<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tingkatkan UMKM dan Produk Lokal, Ini Tren Belanja Online di Akhir Tahun</title><description>Marketplace memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi  Indonesia, terutama dalam memperkuat daya saing produk lokal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/16/455/3086406/tingkatkan-umkm-dan-produk-lokal-ini-tren-belanja-online-di-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/16/455/3086406/tingkatkan-umkm-dan-produk-lokal-ini-tren-belanja-online-di-akhir-tahun"/><item><title>Tingkatkan UMKM dan Produk Lokal, Ini Tren Belanja Online di Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/16/455/3086406/tingkatkan-umkm-dan-produk-lokal-ini-tren-belanja-online-di-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/16/455/3086406/tingkatkan-umkm-dan-produk-lokal-ini-tren-belanja-online-di-akhir-tahun</guid><pubDate>Sabtu 16 November 2024 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Fitria Ningsih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/16/455/3086406/tingkatkan-umkm-dan-produk-lokal-ini-tren-belanja-online-di-akhir-tahun-57BYYBZ3Xa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tren belanja online di akhir tahun (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/16/455/3086406/tingkatkan-umkm-dan-produk-lokal-ini-tren-belanja-online-di-akhir-tahun-57BYYBZ3Xa.jpg</image><title>Tren belanja online di akhir tahun (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Marketplace memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam memperkuat daya saing produk lokal.
Berdasarkan laporan e-Conomy SEA oleh Google, pada tahun 2023, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD82 miliar dan menargetkan realisasi USD110 miliar pada tahun 2025.
Angka ini menunjukkan potensi marketplace sebagai salah satu katalis penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan daya saing nasional.

BACA JUGA:
Dapat Bantuan Gerobak UMKM dari Partai Perindo, Penerima: Biar Lebih Maju Dagangannya

&quot;Dalam lanskap e-commerce Indonesia yang kian kompetitif, upaya para pemain utama berlomba menawarkan inisiatif program, strategi inovatif, layanan, serta fitur interaktif sepertinya semakin menarik untuk ditelusuri. Sejauh mana dampak persaingan ini terhadap keberhasilan UMKM? Siapa yang berhasil menjuarai pasar Indonesia?&quot; kata Senior Research Manager Snapcart Helena Suri di Jakarta, Sabtu (16/11/2024).
Para pemain e-commerce seperti Tokopedia, TikTok Shop, Shopee, dan Lazada masih menjadi yang dapat memperkokoh peluang dan kesempatan untuk para brand lokal dan UMKM. Pihaknya pun melaporkan riset bertajuk Marketplace Pilihan UMKM: Pengalaman Berjualan Terbaik.
&amp;ldquo;Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis marketplace pilihan UMKM dan brand lokal, serta mengukur kontribusi mereka dalam meningkatkan daya saing ekonomi digital secara keseluruhan. Sekaligus memberikan wawasan mengenai tingkat kepuasan, preferensi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan mereka,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Perindo Bogor Bagikan Gerobak UMKM Gratis: Insya Allah Dibutuhkan Masyarakat


Aspek-aspek utama yang mempengaruhi brand lokal dan UMKM dalam memilih platform e-commerce untuk berjualan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan platform e-commerce untuk berjualan meliputi berbagai aspek, dengan persebaran preferensi seperti; jaringan usaha yang luas, praktis bisa menjalankan bisnis dimana saja, proses membuka toko di marketplace mudah, banyak promo dan gratis ongkir yang bisa menarik konsumen, dan terdapat berbagai pilihan metode pembayaran yang bisa memudahkan.
Aspek-aspek tersebut tidak hanya memperkuat daya tarik, tetapi juga memberikan nilai lebih lewat pengalaman berjualan yang lebih efisien dan efektif.
Hal ini pun memperkuat performa brand lokal dan UMKM, yang dapat  dilihat pada indikator Dengan besarnya jangkauan konsumen yang dimiliki  oleh suatu platform, hal ini memiliki pengaruh signifikan dalam  kontribusi profit penjualan.
Sejalan dengan data tersebut, Shopee menempati peringkat pertama  sebagai e-commerce yang memberikan keuntungan bagi penjual dengan  persentase 71%. Diikuti dengan Tokopedia (12%), TikTok Shop (11%),  Lazada (3%), dan lainnya (2%).
Di sisi lain, akhir tahun kerap menjadi momentum besar untuk dalam  berbelanja online. Para pemain e-commerce pun berlomba-lomba mengadakan  kampanye belanja akhir tahun, angka kembar, penawaran besar-besaran  hingga berbagai inovasi yang dapat mendukung para penjual untuk  memanfaatkan momentum tersebut. Memilih platform e-commerce yang tepat  dan mengoptimalkan program yang dihadirkan, mengambil peran penting bagi  brand lokal dan UMKM untuk tumbuh di tengah persaingan yang ketat.
Jika diamati lebih lanjut, kedudukan Shopee dalam memberikan  pengalaman holistik berjualan bagi brand lokal dan UMKM sejalan dengan  penilaian terhadap berbagai faktor pendukung, mulai dari program  kampanye, variasi kategori produk, metode pembayaran, hingga opsi  layanan pengiriman.
&amp;ldquo;Melalui data ini, terlihat bahwa Shopee menjadi e-commerce yang  dipilih oleh pelaku usaha untuk berjualan khususnya dengan keunggulan  seperti penawaran berbagai layanan dan program yang dapat memenuhi  kebutuhan mereka,&amp;rdquo; kata Helena.
Dalam lanskap e-commerce yang terus berkembang, tren live streaming  dan video singkat kini menjadi kanal penjualan yang semakin digandrungi  oleh brand lokal dan UMKM. Tren ini memanfaatkan konten video, baik yang  disiarkan langsung maupun yang dikemas kreatif, menciptakan pengalaman  belanja real-time yang mendekati suasana toko fisik namun tetap  fleksibel secara digital.
Hasil riset ini menunjukkan bahwa fitur interaktif berbalut hiburan  ini memungkinkan konsumen untuk melihat produk dalam konteks yang lebih  nyata, sehingga mampu mendorong keputusan pembelian yang lebih cepat.  Data Snapcart  mengungkapkan bahwa Shopee dipilih oleh (67%) konsumen  sebagai aplikasi dengan fitur hiburan live streaming dan video pendek  yang paling mendukung penjualan, sementara TikTok Shop mengikuti dengan  (18%), Tokopedia (11%), Lazada (2%), dan lainnya (2%).
Sejalan dengan penilaian sektor lainnya, brand lokal dan UMKM  menunjukkan preferensi yang jelas dalam memilih fitur live streaming di  berbagai platform e-commerce. Fitur-fitur yang dihadirkan, telah menjadi  bagian dari strategi utama pemasaran bagi brand lokal dan UMKM karena  dilihat dapat membawa pengaruh signifikan khususnya dalam lalu lintas  pembeli.
&quot;Tren live streaming kini menjadi primadona baru dalam kanal  penjualan digital, menghadirkan pengalaman belanja yang lebih interaktif  dan autentik,&quot; katanya.
Berbicara mengenai pengalaman jual-beli interaktif, fitur inovatif  lainnya yang juga populer adalah integrasi konten kreator atau  influencer langsung di dalam platform. Fitur ini memungkinkan penjual  untuk terhubung dengan konten kreator yang memberikan rekomendasi,  ulasan, dan bahkan demo produk mereka lewat kreasi konten kreatif dan  edukatif.
Tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku usaha lokal, fitur  konten kreator turut membuka peluang bagi para content creator untuk  meraih penghasilan sambil mempromosikan produk-produk lokal karya UMKM.
Keberhasilan sebuah marketplace tidak hanya dapat diukur dari  pengalaman pembelinya, tetapi juga seberapa besar dukungan yang  diberikan kepada penjual lokal. Platform yang berfokus pada pemberdayaan  brand lokal &amp;amp; UMKM, khususnya penjual lokal, memberikan dampak  positif pada ekonomi lokal dan komunitas.
Dukungan maksimal untuk penjual lokal menjadi kunci utama, mengingat  konsumen yang semakin peduli terhadap produk lokal. Lewat pendekatan  yang tepat, e-commerce  tidak hanya akan menjadi pilihan bisnis yang  menguntungkan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif  dan memberikan dampak positif jangka panjang.
&quot;Kemunculan pelaku baru dan pergeseran preferensi belanja masyarakat  telah mewarnai perkembangan industri belanja online di tanah air.   Menjelang penghujung akhir tahun ini, kita menyaksikan kemajuan yang  semakin pesat dan beragam dari berbagai platform e-commerce yang terus  berinovasi menghadirkan ekosistem jual-beli yang semakin inovatif dan  interaktif. Kami berharap hasil riset ini dapat menjadi wawasan baru  untuk menciptakan masa depan industri e-commerce yang inklusif dan  sehat,&amp;rdquo; tutup Helena.</description><content:encoded>JAKARTA - Marketplace memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam memperkuat daya saing produk lokal.
Berdasarkan laporan e-Conomy SEA oleh Google, pada tahun 2023, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD82 miliar dan menargetkan realisasi USD110 miliar pada tahun 2025.
Angka ini menunjukkan potensi marketplace sebagai salah satu katalis penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan daya saing nasional.

BACA JUGA:
Dapat Bantuan Gerobak UMKM dari Partai Perindo, Penerima: Biar Lebih Maju Dagangannya

&quot;Dalam lanskap e-commerce Indonesia yang kian kompetitif, upaya para pemain utama berlomba menawarkan inisiatif program, strategi inovatif, layanan, serta fitur interaktif sepertinya semakin menarik untuk ditelusuri. Sejauh mana dampak persaingan ini terhadap keberhasilan UMKM? Siapa yang berhasil menjuarai pasar Indonesia?&quot; kata Senior Research Manager Snapcart Helena Suri di Jakarta, Sabtu (16/11/2024).
Para pemain e-commerce seperti Tokopedia, TikTok Shop, Shopee, dan Lazada masih menjadi yang dapat memperkokoh peluang dan kesempatan untuk para brand lokal dan UMKM. Pihaknya pun melaporkan riset bertajuk Marketplace Pilihan UMKM: Pengalaman Berjualan Terbaik.
&amp;ldquo;Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis marketplace pilihan UMKM dan brand lokal, serta mengukur kontribusi mereka dalam meningkatkan daya saing ekonomi digital secara keseluruhan. Sekaligus memberikan wawasan mengenai tingkat kepuasan, preferensi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan mereka,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Perindo Bogor Bagikan Gerobak UMKM Gratis: Insya Allah Dibutuhkan Masyarakat


Aspek-aspek utama yang mempengaruhi brand lokal dan UMKM dalam memilih platform e-commerce untuk berjualan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan platform e-commerce untuk berjualan meliputi berbagai aspek, dengan persebaran preferensi seperti; jaringan usaha yang luas, praktis bisa menjalankan bisnis dimana saja, proses membuka toko di marketplace mudah, banyak promo dan gratis ongkir yang bisa menarik konsumen, dan terdapat berbagai pilihan metode pembayaran yang bisa memudahkan.
Aspek-aspek tersebut tidak hanya memperkuat daya tarik, tetapi juga memberikan nilai lebih lewat pengalaman berjualan yang lebih efisien dan efektif.
Hal ini pun memperkuat performa brand lokal dan UMKM, yang dapat  dilihat pada indikator Dengan besarnya jangkauan konsumen yang dimiliki  oleh suatu platform, hal ini memiliki pengaruh signifikan dalam  kontribusi profit penjualan.
Sejalan dengan data tersebut, Shopee menempati peringkat pertama  sebagai e-commerce yang memberikan keuntungan bagi penjual dengan  persentase 71%. Diikuti dengan Tokopedia (12%), TikTok Shop (11%),  Lazada (3%), dan lainnya (2%).
Di sisi lain, akhir tahun kerap menjadi momentum besar untuk dalam  berbelanja online. Para pemain e-commerce pun berlomba-lomba mengadakan  kampanye belanja akhir tahun, angka kembar, penawaran besar-besaran  hingga berbagai inovasi yang dapat mendukung para penjual untuk  memanfaatkan momentum tersebut. Memilih platform e-commerce yang tepat  dan mengoptimalkan program yang dihadirkan, mengambil peran penting bagi  brand lokal dan UMKM untuk tumbuh di tengah persaingan yang ketat.
Jika diamati lebih lanjut, kedudukan Shopee dalam memberikan  pengalaman holistik berjualan bagi brand lokal dan UMKM sejalan dengan  penilaian terhadap berbagai faktor pendukung, mulai dari program  kampanye, variasi kategori produk, metode pembayaran, hingga opsi  layanan pengiriman.
&amp;ldquo;Melalui data ini, terlihat bahwa Shopee menjadi e-commerce yang  dipilih oleh pelaku usaha untuk berjualan khususnya dengan keunggulan  seperti penawaran berbagai layanan dan program yang dapat memenuhi  kebutuhan mereka,&amp;rdquo; kata Helena.
Dalam lanskap e-commerce yang terus berkembang, tren live streaming  dan video singkat kini menjadi kanal penjualan yang semakin digandrungi  oleh brand lokal dan UMKM. Tren ini memanfaatkan konten video, baik yang  disiarkan langsung maupun yang dikemas kreatif, menciptakan pengalaman  belanja real-time yang mendekati suasana toko fisik namun tetap  fleksibel secara digital.
Hasil riset ini menunjukkan bahwa fitur interaktif berbalut hiburan  ini memungkinkan konsumen untuk melihat produk dalam konteks yang lebih  nyata, sehingga mampu mendorong keputusan pembelian yang lebih cepat.  Data Snapcart  mengungkapkan bahwa Shopee dipilih oleh (67%) konsumen  sebagai aplikasi dengan fitur hiburan live streaming dan video pendek  yang paling mendukung penjualan, sementara TikTok Shop mengikuti dengan  (18%), Tokopedia (11%), Lazada (2%), dan lainnya (2%).
Sejalan dengan penilaian sektor lainnya, brand lokal dan UMKM  menunjukkan preferensi yang jelas dalam memilih fitur live streaming di  berbagai platform e-commerce. Fitur-fitur yang dihadirkan, telah menjadi  bagian dari strategi utama pemasaran bagi brand lokal dan UMKM karena  dilihat dapat membawa pengaruh signifikan khususnya dalam lalu lintas  pembeli.
&quot;Tren live streaming kini menjadi primadona baru dalam kanal  penjualan digital, menghadirkan pengalaman belanja yang lebih interaktif  dan autentik,&quot; katanya.
Berbicara mengenai pengalaman jual-beli interaktif, fitur inovatif  lainnya yang juga populer adalah integrasi konten kreator atau  influencer langsung di dalam platform. Fitur ini memungkinkan penjual  untuk terhubung dengan konten kreator yang memberikan rekomendasi,  ulasan, dan bahkan demo produk mereka lewat kreasi konten kreatif dan  edukatif.
Tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku usaha lokal, fitur  konten kreator turut membuka peluang bagi para content creator untuk  meraih penghasilan sambil mempromosikan produk-produk lokal karya UMKM.
Keberhasilan sebuah marketplace tidak hanya dapat diukur dari  pengalaman pembelinya, tetapi juga seberapa besar dukungan yang  diberikan kepada penjual lokal. Platform yang berfokus pada pemberdayaan  brand lokal &amp;amp; UMKM, khususnya penjual lokal, memberikan dampak  positif pada ekonomi lokal dan komunitas.
Dukungan maksimal untuk penjual lokal menjadi kunci utama, mengingat  konsumen yang semakin peduli terhadap produk lokal. Lewat pendekatan  yang tepat, e-commerce  tidak hanya akan menjadi pilihan bisnis yang  menguntungkan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif  dan memberikan dampak positif jangka panjang.
&quot;Kemunculan pelaku baru dan pergeseran preferensi belanja masyarakat  telah mewarnai perkembangan industri belanja online di tanah air.   Menjelang penghujung akhir tahun ini, kita menyaksikan kemajuan yang  semakin pesat dan beragam dari berbagai platform e-commerce yang terus  berinovasi menghadirkan ekosistem jual-beli yang semakin inovatif dan  interaktif. Kami berharap hasil riset ini dapat menjadi wawasan baru  untuk menciptakan masa depan industri e-commerce yang inklusif dan  sehat,&amp;rdquo; tutup Helena.</content:encoded></item></channel></rss>
