<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pastikan Kepatuhan Pajak, KPP Badora Datangi 2 Perusahaan Jepang</title><description>Tim Pengawasan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Badan dan Orang Asing  mengunjungi dua perusahaan Jepang utuk memastikan kepatuhan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/18/320/3086856/pastikan-kepatuhan-pajak-kpp-badora-datangi-2-perusahaan-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/18/320/3086856/pastikan-kepatuhan-pajak-kpp-badora-datangi-2-perusahaan-jepang"/><item><title>Pastikan Kepatuhan Pajak, KPP Badora Datangi 2 Perusahaan Jepang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/18/320/3086856/pastikan-kepatuhan-pajak-kpp-badora-datangi-2-perusahaan-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/18/320/3086856/pastikan-kepatuhan-pajak-kpp-badora-datangi-2-perusahaan-jepang</guid><pubDate>Senin 18 November 2024 08:33 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/18/320/3086856/pastikan-kepatuhan-pajak-kpp-badora-datangi-2-perusahaan-jepang-NG9oto8K4t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPP Badora kunjungi 2 perusahaan Jepang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/18/320/3086856/pastikan-kepatuhan-pajak-kpp-badora-datangi-2-perusahaan-jepang-NG9oto8K4t.jpg</image><title>KPP Badora kunjungi 2 perusahaan Jepang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tim Pengawasan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Badan dan Orang Asing mengunjungi dua perusahaan Jepang utuk memastikan kepatuhan perpajakan. Tim KPP Badora terdiri dari Ade M Setiawan, Dewi Rahmayanti Hamid, dan Siska Wardiana.
Kunjungan dilakukan ke Oriental Consultants Global Co., Ltd. dan Tokyu Construction Co., Ltd. di Palu, Sulawesi Tengah guna memeriksa kepatuhan pajak para wajib pajak.

BACA JUGA:
KPP Badora Jadi Kantor Pelayanan Terbaik 2024 Berkat Inovasi


&quot;Kunjungan Tim Pengawasan KPP ini menunjukkan perhatian pemerintah dalam memastikan kepatuhan pajak serta kelancaran proyek infrastruktur yang penting untuk pemulihan wilayah terdampak bencana di Sulawesi Tengah,&quot; kata Ade, Senin (18/11/2024).
Pada hari pertama, Tim Pengawasan Badora mendatangi Oriental Consultants Global Co., Ltd., sebuah perusahaan konsultan asal Jepang yang bergerak di bidang perencanaan, desain, pengawasan konstruksi, dan manajemen proyek infrastruktur. Perusahaan ini bekerja sama dengan beberapa perusahaan lokal dalam proyek rekonstruksi dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah pada 28 September 2018.

BACA JUGA:
KPP Badora Kunjungi Galangan Kapal Batam, Evaluasi Potensi Pajak 


Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), dengan pendanaan yang disepakati sejak Januari 2020. Kontrak awal proyek yang seharusnya selesai pada September 2024 diperpanjang hingga Februari 2026 menyesuaikan dengan perkembangan pekerjaan di lapangan.
Keesokan harinya, kunjungan dilanjutkan ke Tokyu Construction Co., Ltd., yang bekerja sama dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dalam proyek rekonstruksi Jembatan Palu IV.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wNy80LzE4NTg2Mi8zLzJPWXVaUXlYWllF&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Proyek ini juga merupakan bagian dari kerjasama antara Pemerintah  Indonesia dan Jepang dengan pendanaan dari JICA. Kontrak proyek yang  dimulai pada Juni 2022 dan awalnya dijadwalkan selesai pada Juni 2024,  kini diperpanjang hingga April 2025 untuk mengatasi tantangan teknis di  lapangan.
Jayus Tawi Putra Kalompo, Assistant Project Manager dari Tokyu  Construction, menjelaskan bahwa perpanjangan kontrak ini terjadi karena  kesulitan dalam membangun fondasi akibat puing-puing jembatan lama yang  runtuh saat gempa, sehingga perlu waktu untuk membersihkannya.
Hingga akhir Oktober 2024, progres proyek telah mencapai 74,34%,  dengan target penyelesaian pada April 2025. Jembatan tersebut akan  memiliki panjang 1.073 meter, dengan dua jalur dan lebar jalan mencapai  12 meter.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tim Pengawasan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Badan dan Orang Asing mengunjungi dua perusahaan Jepang utuk memastikan kepatuhan perpajakan. Tim KPP Badora terdiri dari Ade M Setiawan, Dewi Rahmayanti Hamid, dan Siska Wardiana.
Kunjungan dilakukan ke Oriental Consultants Global Co., Ltd. dan Tokyu Construction Co., Ltd. di Palu, Sulawesi Tengah guna memeriksa kepatuhan pajak para wajib pajak.

BACA JUGA:
KPP Badora Jadi Kantor Pelayanan Terbaik 2024 Berkat Inovasi


&quot;Kunjungan Tim Pengawasan KPP ini menunjukkan perhatian pemerintah dalam memastikan kepatuhan pajak serta kelancaran proyek infrastruktur yang penting untuk pemulihan wilayah terdampak bencana di Sulawesi Tengah,&quot; kata Ade, Senin (18/11/2024).
Pada hari pertama, Tim Pengawasan Badora mendatangi Oriental Consultants Global Co., Ltd., sebuah perusahaan konsultan asal Jepang yang bergerak di bidang perencanaan, desain, pengawasan konstruksi, dan manajemen proyek infrastruktur. Perusahaan ini bekerja sama dengan beberapa perusahaan lokal dalam proyek rekonstruksi dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah pada 28 September 2018.

BACA JUGA:
KPP Badora Kunjungi Galangan Kapal Batam, Evaluasi Potensi Pajak 


Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), dengan pendanaan yang disepakati sejak Januari 2020. Kontrak awal proyek yang seharusnya selesai pada September 2024 diperpanjang hingga Februari 2026 menyesuaikan dengan perkembangan pekerjaan di lapangan.
Keesokan harinya, kunjungan dilanjutkan ke Tokyu Construction Co., Ltd., yang bekerja sama dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dalam proyek rekonstruksi Jembatan Palu IV.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8wNy80LzE4NTg2Mi8zLzJPWXVaUXlYWllF&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Proyek ini juga merupakan bagian dari kerjasama antara Pemerintah  Indonesia dan Jepang dengan pendanaan dari JICA. Kontrak proyek yang  dimulai pada Juni 2022 dan awalnya dijadwalkan selesai pada Juni 2024,  kini diperpanjang hingga April 2025 untuk mengatasi tantangan teknis di  lapangan.
Jayus Tawi Putra Kalompo, Assistant Project Manager dari Tokyu  Construction, menjelaskan bahwa perpanjangan kontrak ini terjadi karena  kesulitan dalam membangun fondasi akibat puing-puing jembatan lama yang  runtuh saat gempa, sehingga perlu waktu untuk membersihkannya.
Hingga akhir Oktober 2024, progres proyek telah mencapai 74,34%,  dengan target penyelesaian pada April 2025. Jembatan tersebut akan  memiliki panjang 1.073 meter, dengan dua jalur dan lebar jalan mencapai  12 meter.
</content:encoded></item></channel></rss>
