<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Ingin Garuda Indonesia Jadi Agregator Pesawat   </title><description>Erick Thohir mendorong PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjadi agregator pesawat terbang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087488/erick-thohir-ingin-garuda-indonesia-jadi-agregator-pesawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087488/erick-thohir-ingin-garuda-indonesia-jadi-agregator-pesawat"/><item><title>Erick Thohir Ingin Garuda Indonesia Jadi Agregator Pesawat   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087488/erick-thohir-ingin-garuda-indonesia-jadi-agregator-pesawat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087488/erick-thohir-ingin-garuda-indonesia-jadi-agregator-pesawat</guid><pubDate>Selasa 19 November 2024 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/19/320/3087488/erick-thohir-ingin-garuda-indonesia-jadi-agregator-pesawat-8R7gVQ2Jxg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia Diminta Jadi Agregator Pesawat. (Foto: Okezone.com/AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/19/320/3087488/erick-thohir-ingin-garuda-indonesia-jadi-agregator-pesawat-8R7gVQ2Jxg.jpg</image><title>Garuda Indonesia Diminta Jadi Agregator Pesawat. (Foto: Okezone.com/AP)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjadi agregator pesawat terbang. Rencana tersebut bagian dari pemenuhan kebutuhan armada pesawat di Tanah Air.
Proses pemetaan jumlah pesawat tengah dilakukan Kementerian BUMN dan emiten berkode saham GIAA. Termasuk, fasilitas lain yang dibutuhkan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Copot Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra

&amp;ldquo;Kita untuk Garuda tadi, ini Pak Dirut kita mapping-in (pemetaan) dulu ya situasi daripada jumlah pesawat yang ada, fasilitas yang dimiliki, segala,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Selasa (19/11/2024).
&amp;ldquo;Nah siapa tahu kita bisa menjadikan aggregator antara Garuda dan semua penerbangan daripada pihak swasta,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Sosok Wamildan Tsani yang Digadang-gadang Jadi Dirut Garuda Indonesia

Berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah melalui BUMN di sektor penerbangan harus memenuhi kebutuhan pesawat, terutama ketika pelaksanaan haji 2025.
&amp;ldquo;Sehingga kebutuhan daripada jumlah pesawatnya ini bisa mencukupi, khususnya pada saat musim haji yang selama ini tentu dengan jumlahnya yang terus signifikan, ya kita harus memberikan solusi,&amp;rdquo; beber dia.Kendati begitu, Erick mengaku aksi korporasi dengan menjadikan Garuda Indonesia sebagai agregator baru berupa rencana awal, sehingga belum dapat dipastikan kapan bisa direalisasikan.
&amp;ldquo;Nah tapi ini salah satu pemikiran, belum jadi keputusan,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjadi agregator pesawat terbang. Rencana tersebut bagian dari pemenuhan kebutuhan armada pesawat di Tanah Air.
Proses pemetaan jumlah pesawat tengah dilakukan Kementerian BUMN dan emiten berkode saham GIAA. Termasuk, fasilitas lain yang dibutuhkan.

BACA JUGA:
Erick Thohir Copot Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra

&amp;ldquo;Kita untuk Garuda tadi, ini Pak Dirut kita mapping-in (pemetaan) dulu ya situasi daripada jumlah pesawat yang ada, fasilitas yang dimiliki, segala,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di gedung Kementerian BUMN, Selasa (19/11/2024).
&amp;ldquo;Nah siapa tahu kita bisa menjadikan aggregator antara Garuda dan semua penerbangan daripada pihak swasta,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Sosok Wamildan Tsani yang Digadang-gadang Jadi Dirut Garuda Indonesia

Berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah melalui BUMN di sektor penerbangan harus memenuhi kebutuhan pesawat, terutama ketika pelaksanaan haji 2025.
&amp;ldquo;Sehingga kebutuhan daripada jumlah pesawatnya ini bisa mencukupi, khususnya pada saat musim haji yang selama ini tentu dengan jumlahnya yang terus signifikan, ya kita harus memberikan solusi,&amp;rdquo; beber dia.Kendati begitu, Erick mengaku aksi korporasi dengan menjadikan Garuda Indonesia sebagai agregator baru berupa rencana awal, sehingga belum dapat dipastikan kapan bisa direalisasikan.
&amp;ldquo;Nah tapi ini salah satu pemikiran, belum jadi keputusan,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
