<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SPAM Jati Luhur Diresmikan Akhir 2024, Pengambilan Air Tanah Dilarang</title><description>Pemerintah menargetkan SPAM Jati Luhur diresmikan akhir tahun 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087541/spam-jati-luhur-diresmikan-akhir-2024-pengambilan-air-tanah-dilarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087541/spam-jati-luhur-diresmikan-akhir-2024-pengambilan-air-tanah-dilarang"/><item><title>SPAM Jati Luhur Diresmikan Akhir 2024, Pengambilan Air Tanah Dilarang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087541/spam-jati-luhur-diresmikan-akhir-2024-pengambilan-air-tanah-dilarang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/19/320/3087541/spam-jati-luhur-diresmikan-akhir-2024-pengambilan-air-tanah-dilarang</guid><pubDate>Selasa 19 November 2024 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/19/320/3087541/spam-jati-luhur-diresmikan-akhir-2024-pengambilan-air-tanah-dilarang-qx2Zbujk79.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengambilan Air Tanah Dilarang di Jakarta. (Foto: Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/19/320/3087541/spam-jati-luhur-diresmikan-akhir-2024-pengambilan-air-tanah-dilarang-qx2Zbujk79.jpg</image><title>Pengambilan Air Tanah Dilarang di Jakarta. (Foto: Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menargetkan SPAM Jati Luhur diresmikan akhir tahun 2024. Peresmian ini akan bakal meningkatkan kapasitas suplai air baku ke Jakarta.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menjelaskan, SPAM Jatiluhur I memilik kapasitas sebesar 4.000 liter/detik. Saat ini SPAM tersebut sudah rampung dibangun dan siap diresmikan.
&quot;SPAM Jatiluhur, 4.000 liter/detik ini sebenarnya selesai di tahun 2024 ini. Dan kami berencana juga bahkan mengusulkan untuk bisa diresmikan di akhir tahun 2024 ini,&quot; kata Diana di Kementerian PU, Selasa (19/11/2024).

BACA JUGA:
Pesona Keindahaan Waduk Jatiluhur, Informasi Selengkapnya di Okezone Update!

Lebih lanjut Diana menjelaskan, setelah sambungan tersebut rampung nantinya tinggal membangun jaringan perpipaan ke rumah tangga. Harapannya, dengan suplai air baku dari SPAM ini maka masyarakat bisa mengurangi penyedotan air tanah.
&quot;Kalau kita lihat pipa di Bekasi juga sudah selesai, IPA di Cibeet juga sudah selesai, sekarang kita tinggal menyelesaikan sambungan rumahnya dan pipa-pipanya,&quot; lanjut Diana.

BACA JUGA:
Jakarta Terancam Tenggelam, Warga Jangan Lagi Ambil Air Tanah!

Target pemerintah, jika sambungan rumah sudah terhubung dengan jaringan perpipaan dari SPAM maka penyedotan air tanah bisa segera dilarang. Sebab pengambilan air tanah dinilai menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.&quot;Kita harapkan tahun ini kita bisa resmikan dan bisa COD, artinya bisa dimanfaatkan. Ini juga merupakan salah satu yang kita harapkan untuk menangani land subsidence,&quot; pungkas Diana.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menargetkan SPAM Jati Luhur diresmikan akhir tahun 2024. Peresmian ini akan bakal meningkatkan kapasitas suplai air baku ke Jakarta.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menjelaskan, SPAM Jatiluhur I memilik kapasitas sebesar 4.000 liter/detik. Saat ini SPAM tersebut sudah rampung dibangun dan siap diresmikan.
&quot;SPAM Jatiluhur, 4.000 liter/detik ini sebenarnya selesai di tahun 2024 ini. Dan kami berencana juga bahkan mengusulkan untuk bisa diresmikan di akhir tahun 2024 ini,&quot; kata Diana di Kementerian PU, Selasa (19/11/2024).

BACA JUGA:
Pesona Keindahaan Waduk Jatiluhur, Informasi Selengkapnya di Okezone Update!

Lebih lanjut Diana menjelaskan, setelah sambungan tersebut rampung nantinya tinggal membangun jaringan perpipaan ke rumah tangga. Harapannya, dengan suplai air baku dari SPAM ini maka masyarakat bisa mengurangi penyedotan air tanah.
&quot;Kalau kita lihat pipa di Bekasi juga sudah selesai, IPA di Cibeet juga sudah selesai, sekarang kita tinggal menyelesaikan sambungan rumahnya dan pipa-pipanya,&quot; lanjut Diana.

BACA JUGA:
Jakarta Terancam Tenggelam, Warga Jangan Lagi Ambil Air Tanah!

Target pemerintah, jika sambungan rumah sudah terhubung dengan jaringan perpipaan dari SPAM maka penyedotan air tanah bisa segera dilarang. Sebab pengambilan air tanah dinilai menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.&quot;Kita harapkan tahun ini kita bisa resmikan dan bisa COD, artinya bisa dimanfaatkan. Ini juga merupakan salah satu yang kita harapkan untuk menangani land subsidence,&quot; pungkas Diana.</content:encoded></item></channel></rss>
