<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Persaingan, BPR Wajib Transformasi Digital</title><description>Digitalisasi menjadi kunci sektor perbankan dalam meningkatkan daya saing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/21/320/3088051/hadapi-persaingan-bpr-wajib-transformasi-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/21/320/3088051/hadapi-persaingan-bpr-wajib-transformasi-digital"/><item><title>Hadapi Persaingan, BPR Wajib Transformasi Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/21/320/3088051/hadapi-persaingan-bpr-wajib-transformasi-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/21/320/3088051/hadapi-persaingan-bpr-wajib-transformasi-digital</guid><pubDate>Kamis 21 November 2024 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Akbar Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/21/320/3088051/hadapi-persaingan-bpr-wajib-transformasi-digital-uTiqPfd9Dx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPR lakukan digitalisasi hadapi persaingan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/21/320/3088051/hadapi-persaingan-bpr-wajib-transformasi-digital-uTiqPfd9Dx.jpg</image><title>BPR lakukan digitalisasi hadapi persaingan (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Digitalisasi menjadi kunci sektor perbankan dalam meningkatkan daya saing. Sistem digitalisasi perbankan diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, aman dan inovatif bagi masyarakat.
POH Head of SBU Digital &amp;amp; CA PERURI, Shitta Marsella, mengungkapkan bahwa digitalisasi merupakan solusi penting bagi sektor perbankan rakyat dalam menghadapi tantangan persaingan.

BACA JUGA:
BPR-BPRS Wajib Merger Penuhi Modal Inti Rp6 Miliar


&amp;ldquo;Kami yakin, kolaborasi di bidang digital ini akan memperkuat daya saing BPR dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya, Kamis (21/11/2024).
Untuk mendorong digitalisasi pada sektor Bank Perekonomian Rakyat (BPR), perseroan menggandeng BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara dan BPR Rokan Hulu Riau. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Peruri dengan BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara dan BPR Rokan Hulu Riau.

BACA JUGA:
Daftar 15 Bank BPR yang Ditutup karena Penyimpangan Operasional


Digitalisasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing BPR dalam menghadapi perkembangan era digital. Melalui implementasi sistem digitalisasi perbankan BPR diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, aman dan inovatif bagi masyarakat.
Direktur Utama BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara Ahmat menyatakan bahwa digitalisasi ini akan memperkuat peran BPR dalam mendukung perekonomian daerah.
&amp;ldquo;Digitalisasi memudahkan kami dalam melayani nasabah di wilayah yang sulit dijangkau oleh kantor cabang secara fisik,&amp;rdquo; ujarnya.
BPR memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama  dalam pemberdayaan ekonomi lokal serta perkembangan Usaha Mikro, Kecil,  dan Menengah (UMKM).  Melalui digitalisasi layanan perbankan, seperti  sistem integrasi tanda tangan elektronik, BPR bisa meningkatkan  efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan mereka ke  wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Langkah ini diharapkan menjadi model bagi transformasi digital di sektor bank perekonomian rakyat lainnya di seluruh Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Digitalisasi menjadi kunci sektor perbankan dalam meningkatkan daya saing. Sistem digitalisasi perbankan diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, aman dan inovatif bagi masyarakat.
POH Head of SBU Digital &amp;amp; CA PERURI, Shitta Marsella, mengungkapkan bahwa digitalisasi merupakan solusi penting bagi sektor perbankan rakyat dalam menghadapi tantangan persaingan.

BACA JUGA:
BPR-BPRS Wajib Merger Penuhi Modal Inti Rp6 Miliar


&amp;ldquo;Kami yakin, kolaborasi di bidang digital ini akan memperkuat daya saing BPR dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya, Kamis (21/11/2024).
Untuk mendorong digitalisasi pada sektor Bank Perekonomian Rakyat (BPR), perseroan menggandeng BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara dan BPR Rokan Hulu Riau. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Peruri dengan BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara dan BPR Rokan Hulu Riau.

BACA JUGA:
Daftar 15 Bank BPR yang Ditutup karena Penyimpangan Operasional


Digitalisasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing BPR dalam menghadapi perkembangan era digital. Melalui implementasi sistem digitalisasi perbankan BPR diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, aman dan inovatif bagi masyarakat.
Direktur Utama BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara Ahmat menyatakan bahwa digitalisasi ini akan memperkuat peran BPR dalam mendukung perekonomian daerah.
&amp;ldquo;Digitalisasi memudahkan kami dalam melayani nasabah di wilayah yang sulit dijangkau oleh kantor cabang secara fisik,&amp;rdquo; ujarnya.
BPR memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama  dalam pemberdayaan ekonomi lokal serta perkembangan Usaha Mikro, Kecil,  dan Menengah (UMKM).  Melalui digitalisasi layanan perbankan, seperti  sistem integrasi tanda tangan elektronik, BPR bisa meningkatkan  efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan mereka ke  wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Langkah ini diharapkan menjadi model bagi transformasi digital di sektor bank perekonomian rakyat lainnya di seluruh Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
