<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamen Tiko Urusi 24 BUMN, dari Garuda Indonesia hingga PLN</title><description>BUMN) telah resmi menetapkan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo untuk membantu Menteri Erick Thohir</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/22/320/3088707/wamen-tiko-urusi-24-bumn-dari-garuda-indonesia-hingga-pln</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/22/320/3088707/wamen-tiko-urusi-24-bumn-dari-garuda-indonesia-hingga-pln"/><item><title>Wamen Tiko Urusi 24 BUMN, dari Garuda Indonesia hingga PLN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/22/320/3088707/wamen-tiko-urusi-24-bumn-dari-garuda-indonesia-hingga-pln</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/22/320/3088707/wamen-tiko-urusi-24-bumn-dari-garuda-indonesia-hingga-pln</guid><pubDate>Jum'at 22 November 2024 23:16 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/22/320/3088707/wamen-tiko-urusi-24-bumn-dari-garuda-indonesia-hingga-pln-uBrF08hQbO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamen BUMN Tiko (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/22/320/3088707/wamen-tiko-urusi-24-bumn-dari-garuda-indonesia-hingga-pln-uBrF08hQbO.jpg</image><title>Wamen BUMN Tiko (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah resmi menetapkan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo untuk membantu Menteri Erick Thohir dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan pembinaan BUMN dan perseroan terbatas.
&quot;Kepada Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo untuk melakukan tugas membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan pembinaan badan usaha milik negara dan perseroan terbatas,&quot; dikutip dari salinan Instruksi Menteri BUMN RI No.INS-1/MBU/11/2024 dikutip Antara pada Jumat (22/11/2024).

BACA JUGA:
Bagaimana Posisi Kementerian BUMN Setelah Ada Danantara?


Instruksi tersebut telah ditandatangani oleh Erick Thohir dan mulai berlaku pada 1 November 2024.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8yMi8xLzE4NjgwOC8zL2NuZXcxRVlneU9n&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam pembagian tugas itu, Kartika atau yang akrab disapa Tiko akan membawahi dan membina 24 perusahaan BUMN selama lima tahun ke depan.

BACA JUGA:
Rombak 22 BUMN, Erick Thohir: Hal Lumrah


Adapun 24 perusahaan pelat merah yang dibawahi oleh Tiko adalah PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Industri Kereta Api (Persero), dan PT Pertamina (Persero).
Selanjutnya, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Selain itu, Perum Bulog, Perum Pembangunan Perumahan Nasional, Perum DAMRI, Perum Perhutani, dan Perum Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia juga akan dibina oleh Tiko.
Nama Kartika atau yang akrab disapa Tiko ini, sebenarnya sudah tidak asing lagi di lingkungan BUMN. Sebagai Wakil Menteri BUMN sejak 2019, ia telah berperan besar dalam mengawal berbagai program transformasi BUMN di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan. Sebelum bergabung dengan Kementerian BUMN, Tiko pernah menjabat Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2016-2019, dan sebelumnya sebagai Direktur Finance &amp;amp; Strategy pada 2015-2016.
Tiko sempat menjabat sebagai Kepala Eksekutif dan Anggota Dewan Komisioner di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2014-2015, serta pernah menjadi Presiden Direktur dan CEO PT Indonesia Infrastructure Finance.
Saat menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dalam Kabinet Indonesia Maju, ia sangat berperan penting dalam mengawasi berbagai program strategis di Kementerian BUMN.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah resmi menetapkan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo untuk membantu Menteri Erick Thohir dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan pembinaan BUMN dan perseroan terbatas.
&quot;Kepada Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo untuk melakukan tugas membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan pembinaan badan usaha milik negara dan perseroan terbatas,&quot; dikutip dari salinan Instruksi Menteri BUMN RI No.INS-1/MBU/11/2024 dikutip Antara pada Jumat (22/11/2024).

BACA JUGA:
Bagaimana Posisi Kementerian BUMN Setelah Ada Danantara?


Instruksi tersebut telah ditandatangani oleh Erick Thohir dan mulai berlaku pada 1 November 2024.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8yMi8xLzE4NjgwOC8zL2NuZXcxRVlneU9n&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam pembagian tugas itu, Kartika atau yang akrab disapa Tiko akan membawahi dan membina 24 perusahaan BUMN selama lima tahun ke depan.

BACA JUGA:
Rombak 22 BUMN, Erick Thohir: Hal Lumrah


Adapun 24 perusahaan pelat merah yang dibawahi oleh Tiko adalah PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Industri Kereta Api (Persero), dan PT Pertamina (Persero).
Selanjutnya, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Selain itu, Perum Bulog, Perum Pembangunan Perumahan Nasional, Perum DAMRI, Perum Perhutani, dan Perum Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia juga akan dibina oleh Tiko.
Nama Kartika atau yang akrab disapa Tiko ini, sebenarnya sudah tidak asing lagi di lingkungan BUMN. Sebagai Wakil Menteri BUMN sejak 2019, ia telah berperan besar dalam mengawal berbagai program transformasi BUMN di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan. Sebelum bergabung dengan Kementerian BUMN, Tiko pernah menjabat Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2016-2019, dan sebelumnya sebagai Direktur Finance &amp;amp; Strategy pada 2015-2016.
Tiko sempat menjabat sebagai Kepala Eksekutif dan Anggota Dewan Komisioner di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2014-2015, serta pernah menjadi Presiden Direktur dan CEO PT Indonesia Infrastructure Finance.
Saat menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN dalam Kabinet Indonesia Maju, ia sangat berperan penting dalam mengawasi berbagai program strategis di Kementerian BUMN.</content:encoded></item></channel></rss>
