<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KFC Diretas, Data Pribadi Pelanggan Terancam</title><description>FAST mengakui adanya aktivitas peretasan terhadap sistem platform KFCKU APPS</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/26/320/3089671/kfc-diretas-data-pribadi-pelanggan-terancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/26/320/3089671/kfc-diretas-data-pribadi-pelanggan-terancam"/><item><title>KFC Diretas, Data Pribadi Pelanggan Terancam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/26/320/3089671/kfc-diretas-data-pribadi-pelanggan-terancam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/26/320/3089671/kfc-diretas-data-pribadi-pelanggan-terancam</guid><pubDate>Selasa 26 November 2024 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/26/320/3089671/kfc-diretas-data-pribadi-pelanggan-terancam-7EtdAh6RM1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aplikasi KFC Diretas. (Foto: Okezone.com/The Sun)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/26/320/3089671/kfc-diretas-data-pribadi-pelanggan-terancam-7EtdAh6RM1.jpg</image><title>Aplikasi KFC Diretas. (Foto: Okezone.com/The Sun)</title></images><description>JAKARTA - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) mengakui adanya aktivitas peretasan terhadap sistem platform KFCKU APPS. Manajemen menyadari insiden berdampak terhadap data pribadi pengguna, seperti nama, email, dan nomor ponsel.
&amp;ldquo;Kami ingin memberitahukan bahwa pada tanggal 19 November 2024, KFC Indonesia mendeteksi aktivitas peretas pada sistem kami di KFCKU APPS. Insiden ini mungkin berdampak pada data pribadi Anda, seperti Nama, Email, No Handphone,&amp;rdquo; tulis manajemen dalam surat elektronik , Selasa (26/11/2024).

BACA JUGA:
Begini Kondisi KFC Usai Rugi Rp557 Miliar, Tutup 47 Gerai dan PHK 2.274 Karyawan

Corporate Secretary FAST Justinus Dalimin Juwono membenarkan isi surel tersebut. Pihaknya mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada otoritas.
&quot;Benar, dan kami sudah lapor ke Otoritas sesuai dengan peraturan berlaku,&quot; katanya.
Dalam surel tersebut, manajemen telah mengambil tiga langkah sebagai bagian dari mitigasi, termasuk isolasi sistem yang terdampak. Pilihan ini diambil untuk mencegah aktivitas peretasan lebih lanjut, dengan investigasi secara komprehensif terhadap sistem.
Perusahaan juga telah melaporkan kejadian ini kepada otoritas terkait, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tak main-main, manajemen juga bakal melapor kepada pihak berwenang.

BACA JUGA:
2 Penyebab KFC Rugi hingga Tutup 47 Gerai

&amp;ldquo;Kami juga berencana membuat Laporan Kepolisian atas insiden ini,&amp;rdquo; jelasnya.
Kepada pengguna, manajemen berpesan untuk mengubah kata sandi akun dalam platform, dan memastikan telah menggunakan kombinasi password yang kuat dan unik.Manajemen juga meminta pengguna untuk mewaspadai email, pesan teks, atau panggilan mencurigakan yang meminta informasi pribadi.
&quot;Kami memahami bahwa keamanan data Anda adalah prioritas, dan kami berkomitmen untuk terus memperkuat standar keamanan kami guna mencegah insiden serupa di masa mendatang,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) mengakui adanya aktivitas peretasan terhadap sistem platform KFCKU APPS. Manajemen menyadari insiden berdampak terhadap data pribadi pengguna, seperti nama, email, dan nomor ponsel.
&amp;ldquo;Kami ingin memberitahukan bahwa pada tanggal 19 November 2024, KFC Indonesia mendeteksi aktivitas peretas pada sistem kami di KFCKU APPS. Insiden ini mungkin berdampak pada data pribadi Anda, seperti Nama, Email, No Handphone,&amp;rdquo; tulis manajemen dalam surat elektronik , Selasa (26/11/2024).

BACA JUGA:
Begini Kondisi KFC Usai Rugi Rp557 Miliar, Tutup 47 Gerai dan PHK 2.274 Karyawan

Corporate Secretary FAST Justinus Dalimin Juwono membenarkan isi surel tersebut. Pihaknya mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada otoritas.
&quot;Benar, dan kami sudah lapor ke Otoritas sesuai dengan peraturan berlaku,&quot; katanya.
Dalam surel tersebut, manajemen telah mengambil tiga langkah sebagai bagian dari mitigasi, termasuk isolasi sistem yang terdampak. Pilihan ini diambil untuk mencegah aktivitas peretasan lebih lanjut, dengan investigasi secara komprehensif terhadap sistem.
Perusahaan juga telah melaporkan kejadian ini kepada otoritas terkait, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tak main-main, manajemen juga bakal melapor kepada pihak berwenang.

BACA JUGA:
2 Penyebab KFC Rugi hingga Tutup 47 Gerai

&amp;ldquo;Kami juga berencana membuat Laporan Kepolisian atas insiden ini,&amp;rdquo; jelasnya.
Kepada pengguna, manajemen berpesan untuk mengubah kata sandi akun dalam platform, dan memastikan telah menggunakan kombinasi password yang kuat dan unik.Manajemen juga meminta pengguna untuk mewaspadai email, pesan teks, atau panggilan mencurigakan yang meminta informasi pribadi.
&quot;Kami memahami bahwa keamanan data Anda adalah prioritas, dan kami berkomitmen untuk terus memperkuat standar keamanan kami guna mencegah insiden serupa di masa mendatang,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
