<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Ara Sebut Aset KAI Kumuh dan Tak Tertata</title><description>Maruarar Sirait menilai aset lahan milik PT Kereta Api Indonesia  (Persero) atau KAI di beberapa stasiun belum dimanfaatkan maksimal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/27/320/3090161/menteri-ara-sebut-aset-kai-kumuh-dan-tak-tertata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/27/320/3090161/menteri-ara-sebut-aset-kai-kumuh-dan-tak-tertata"/><item><title>Menteri Ara Sebut Aset KAI Kumuh dan Tak Tertata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/27/320/3090161/menteri-ara-sebut-aset-kai-kumuh-dan-tak-tertata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/27/320/3090161/menteri-ara-sebut-aset-kai-kumuh-dan-tak-tertata</guid><pubDate>Rabu 27 November 2024 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/27/320/3090161/menteri-ara-sebut-aset-kai-kumuh-dan-tak-tertata-rYvdpI8GPF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maruarar sebut aset KAI tidak tertata dan kumuh (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/27/320/3090161/menteri-ara-sebut-aset-kai-kumuh-dan-tak-tertata-rYvdpI8GPF.jpg</image><title>Maruarar sebut aset KAI tidak tertata dan kumuh (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menilai aset lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI di beberapa stasiun belum dimanfaatkan maksimal.
Menteri Ara menyebut lahan milik KAI di stasiun kereta api sangat potensial namun belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini membuat aset KAI menjadi tidak tertata dan cenderung kumuh.

BACA JUGA:
Pesan Prabowo ke Kepala Daerah: Jaga Kekayaan Aset Negara 


&amp;ldquo;Karena banyak tanah negara yang ideal, tidak dimaksimalkan dan tidak ditata selama ini. Dan banyak sudah dihuni, bahkan juga kadang kumuh,&amp;rdquo; ujar Ara saat ditemui di Apartemen Mahata Semesta, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/11/2024).
Kendati begitu, Ara memastikan pemerintah bakal memanfaatkan aset perseroan, salah satunya digunakan untuk program 3 juta rumah.

BACA JUGA:
106 Aset Negara Hilang Tanpa Bekas di Tangsel, Begini Penelusuran BPK


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebelumnya mengungkapkan pihaknya akan memetakan beberapa aset milik perusahaan pelat merah untuk mendukung program 3 juta rumah.
Nantinya, lahan BUMN dipakai untuk membangun program hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan kelas menengah.
&quot;Tadi kita ada kesepakatan untuk memetakan seluruh aset BUMN, yang  tentu konteksnya perumahan, di mana untuk perumahan rakyat, dan di mana  untuk rumah kelas menengah,&quot; ucap Erick.
Dua BUMN yang asetnya dimanfaatkan untuk pembangunan rumah adalah Perum Perumnas dan KAI.
&amp;ldquo;Kita ada Perumnas, kita juga ada milik KAI, kemudian ada proyek  percontohan, bagaimana lahan-lahan milik KAI itu menjadi efektif, dan  terjadi subsidi silang antara yang mampu dengan yang membutuhkan,&quot; kata  dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menilai aset lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI di beberapa stasiun belum dimanfaatkan maksimal.
Menteri Ara menyebut lahan milik KAI di stasiun kereta api sangat potensial namun belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini membuat aset KAI menjadi tidak tertata dan cenderung kumuh.

BACA JUGA:
Pesan Prabowo ke Kepala Daerah: Jaga Kekayaan Aset Negara 


&amp;ldquo;Karena banyak tanah negara yang ideal, tidak dimaksimalkan dan tidak ditata selama ini. Dan banyak sudah dihuni, bahkan juga kadang kumuh,&amp;rdquo; ujar Ara saat ditemui di Apartemen Mahata Semesta, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/11/2024).
Kendati begitu, Ara memastikan pemerintah bakal memanfaatkan aset perseroan, salah satunya digunakan untuk program 3 juta rumah.

BACA JUGA:
106 Aset Negara Hilang Tanpa Bekas di Tangsel, Begini Penelusuran BPK


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebelumnya mengungkapkan pihaknya akan memetakan beberapa aset milik perusahaan pelat merah untuk mendukung program 3 juta rumah.
Nantinya, lahan BUMN dipakai untuk membangun program hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan kelas menengah.
&quot;Tadi kita ada kesepakatan untuk memetakan seluruh aset BUMN, yang  tentu konteksnya perumahan, di mana untuk perumahan rakyat, dan di mana  untuk rumah kelas menengah,&quot; ucap Erick.
Dua BUMN yang asetnya dimanfaatkan untuk pembangunan rumah adalah Perum Perumnas dan KAI.
&amp;ldquo;Kita ada Perumnas, kita juga ada milik KAI, kemudian ada proyek  percontohan, bagaimana lahan-lahan milik KAI itu menjadi efektif, dan  terjadi subsidi silang antara yang mampu dengan yang membutuhkan,&quot; kata  dia.</content:encoded></item></channel></rss>
