<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Keuangan agar Milenial dan Gen Z Bisa Punya Rumah</title><description>Pinhome merilis data 41 juta orang di Indonesia termasuk dalam kategori generasi sandwich dan belum memiliki rumah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/28/622/3090409/tips-keuangan-agar-milenial-dan-gen-z-bisa-punya-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/28/622/3090409/tips-keuangan-agar-milenial-dan-gen-z-bisa-punya-rumah"/><item><title>Tips Keuangan agar Milenial dan Gen Z Bisa Punya Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/28/622/3090409/tips-keuangan-agar-milenial-dan-gen-z-bisa-punya-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/28/622/3090409/tips-keuangan-agar-milenial-dan-gen-z-bisa-punya-rumah</guid><pubDate>Kamis 28 November 2024 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/28/622/3090409/tips-keuangan-agar-milenial-dan-gen-z-bisa-punya-rumah-MEFLpnANRD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Keuangan Supaya Gen Z dan Milenial Punya Rumah. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/28/622/3090409/tips-keuangan-agar-milenial-dan-gen-z-bisa-punya-rumah-MEFLpnANRD.jpg</image><title>Tips Keuangan Supaya Gen Z dan Milenial Punya Rumah. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pinhome merilis data 41 juta orang di Indonesia termasuk dalam kategori generasi sandwich dan belum memiliki rumah. Mayoritas adalah milenial disusul oleh Gen Z.
&amp;ldquo;Kendala finansial menjadi faktor utama yang membuat sulit menuju rumah impian. Prioritas menopang keuangan keluarga, tetapi di sisi lain telah masuk fase produktif dan dewasa. Kepemilikan properti menjadi salah satu kebutuhan dasar khususnya bagi yang telah berkeluarga,&amp;rdquo; ujar Permata CEO &amp;amp; Founder Pinhome, Dayu Dara, Kamis (28/11/2024).
Sejalan dengan visi membantu kepemilikan rumah pertama, Pinhome terus berinovasi melalui layanan dan fitur di aplikasi agar relevan untuk membuka jalan tersebut.
&amp;ldquo;Tetapi tentu perlu didukung pengetahuan cara kelola keuangan yang baik. Pinhome melakukan edukasi terkait ini melalui berbagai cara, termasuk talkshow bersama para ahli,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Dilema Sandwich Generation ketika Orangtua Sakit

Certified Financial Planner Nadia Harsya membagikan strategi nabung DP rumah untuk generasi sandwich. Dia mengatakan, generasi sandwich harus cerdas dalam perencanaan keuangan dan fokus pada solusi.
Dia mendorong untuk melihatnya sebagai berkah yang bisa membentuk pribadi menjadi lebih kuat, cerdas, dan mandiri.
&amp;ldquo;Terkait ingin memiliki rumah, generasi sandwich harus hidup tertib dan terukur. Tertib artinya disiplin dalam mencari, mengatur, bahkan memutar uangnya. Tipsnya adalah menerapkan rumus 3x3. Yaitu membayar DP ideal sebesar 30%, menggunakan 1/3 gaji untuk cicilan setiap bulan, dan pastikan batas pinjaman ke bank tidak lebih besar dari 3x total pendapatan tahunan,&amp;rdquo; jelas Nadia.
Dia menyebut meskipun berat, kebiasaan menabung tetap menjadi keharusan yang perlu dibangun sedini mungkin.

BACA JUGA:
Kamu Generasi Sandwich? Yuk, Ketahui Soal Cara Perencanaan Finansial yang Tepat!

&amp;ldquo;Contoh untuk gaji UMR, meskipun yang disisihkan tidak banyak tetapi setidaknya bangun dulu kebiasaannya. Agar nanti saat sudah lebih mapan, tidak menjadi konsumtif hingga lupa prioritas. Hindari perasaan FOMO (fear of missing out) dan sadarilah bahwa memiliki semua barang impian tidak akan membuat lebih bahagia, jika kebutuhan dasar belum terpenuhi,&amp;rdquo; ujarnya.
Senada dengan Nadia, Almira Bastari Penulis Buku &amp;ldquo;Home Sweet Loan&amp;rdquo; yang bercerita tentang perjuangan tokoh Kaluna sebagai generasi sandwich, dalam talkshow tersebut juga mengatakan mengutamakan prioritas adalah yang utama.&amp;ldquo;Banyak di antara generasi sandwich ingin buru-buru mencapai financial freedom, padahal masih banyak tanggung jawab yang harus dipenuhi. Lebih baik fokus untuk mencapai financial independence dulu agar tidak bergantung pada orang lain, apalagi sibuk mencari pinjaman sana-sini.&amp;rdquo;
Banyak cara untuk mencapai kemandirian finansial. &amp;ldquo;Paling mudah perbanyak cari pendapatan sampingan, gunakan akhir pekan tidak hanya untuk istirahat tetapi juga produktif. Setidaknya jika belum bisa mulai pekerjaan sampingan, upgrade diri dengan ikut banyak kursus gratis maupun berbayar sebagai modal untuk mencari uang lagi,&amp;rdquo; ungkap Almira.</description><content:encoded>JAKARTA - Pinhome merilis data 41 juta orang di Indonesia termasuk dalam kategori generasi sandwich dan belum memiliki rumah. Mayoritas adalah milenial disusul oleh Gen Z.
&amp;ldquo;Kendala finansial menjadi faktor utama yang membuat sulit menuju rumah impian. Prioritas menopang keuangan keluarga, tetapi di sisi lain telah masuk fase produktif dan dewasa. Kepemilikan properti menjadi salah satu kebutuhan dasar khususnya bagi yang telah berkeluarga,&amp;rdquo; ujar Permata CEO &amp;amp; Founder Pinhome, Dayu Dara, Kamis (28/11/2024).
Sejalan dengan visi membantu kepemilikan rumah pertama, Pinhome terus berinovasi melalui layanan dan fitur di aplikasi agar relevan untuk membuka jalan tersebut.
&amp;ldquo;Tetapi tentu perlu didukung pengetahuan cara kelola keuangan yang baik. Pinhome melakukan edukasi terkait ini melalui berbagai cara, termasuk talkshow bersama para ahli,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Dilema Sandwich Generation ketika Orangtua Sakit

Certified Financial Planner Nadia Harsya membagikan strategi nabung DP rumah untuk generasi sandwich. Dia mengatakan, generasi sandwich harus cerdas dalam perencanaan keuangan dan fokus pada solusi.
Dia mendorong untuk melihatnya sebagai berkah yang bisa membentuk pribadi menjadi lebih kuat, cerdas, dan mandiri.
&amp;ldquo;Terkait ingin memiliki rumah, generasi sandwich harus hidup tertib dan terukur. Tertib artinya disiplin dalam mencari, mengatur, bahkan memutar uangnya. Tipsnya adalah menerapkan rumus 3x3. Yaitu membayar DP ideal sebesar 30%, menggunakan 1/3 gaji untuk cicilan setiap bulan, dan pastikan batas pinjaman ke bank tidak lebih besar dari 3x total pendapatan tahunan,&amp;rdquo; jelas Nadia.
Dia menyebut meskipun berat, kebiasaan menabung tetap menjadi keharusan yang perlu dibangun sedini mungkin.

BACA JUGA:
Kamu Generasi Sandwich? Yuk, Ketahui Soal Cara Perencanaan Finansial yang Tepat!

&amp;ldquo;Contoh untuk gaji UMR, meskipun yang disisihkan tidak banyak tetapi setidaknya bangun dulu kebiasaannya. Agar nanti saat sudah lebih mapan, tidak menjadi konsumtif hingga lupa prioritas. Hindari perasaan FOMO (fear of missing out) dan sadarilah bahwa memiliki semua barang impian tidak akan membuat lebih bahagia, jika kebutuhan dasar belum terpenuhi,&amp;rdquo; ujarnya.
Senada dengan Nadia, Almira Bastari Penulis Buku &amp;ldquo;Home Sweet Loan&amp;rdquo; yang bercerita tentang perjuangan tokoh Kaluna sebagai generasi sandwich, dalam talkshow tersebut juga mengatakan mengutamakan prioritas adalah yang utama.&amp;ldquo;Banyak di antara generasi sandwich ingin buru-buru mencapai financial freedom, padahal masih banyak tanggung jawab yang harus dipenuhi. Lebih baik fokus untuk mencapai financial independence dulu agar tidak bergantung pada orang lain, apalagi sibuk mencari pinjaman sana-sini.&amp;rdquo;
Banyak cara untuk mencapai kemandirian finansial. &amp;ldquo;Paling mudah perbanyak cari pendapatan sampingan, gunakan akhir pekan tidak hanya untuk istirahat tetapi juga produktif. Setidaknya jika belum bisa mulai pekerjaan sampingan, upgrade diri dengan ikut banyak kursus gratis maupun berbayar sebagai modal untuk mencari uang lagi,&amp;rdquo; ungkap Almira.</content:encoded></item></channel></rss>
