<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos-Bos Danantara Sambangi Kantor Mensesneg Pagi Ini</title><description>PP dan Perpres pembentukan BPI Danantara diserahkan ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090684/bos-bos-danantara-sambangi-kantor-mensesneg-pagi-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090684/bos-bos-danantara-sambangi-kantor-mensesneg-pagi-ini"/><item><title>Bos-Bos Danantara Sambangi Kantor Mensesneg Pagi Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090684/bos-bos-danantara-sambangi-kantor-mensesneg-pagi-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090684/bos-bos-danantara-sambangi-kantor-mensesneg-pagi-ini</guid><pubDate>Jum'at 29 November 2024 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/29/320/3090684/bos-bos-danantara-sambangi-kantor-mensesneg-pagi-ini-FZFTad9Ndn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PP dan Perpres Danantara Diserahkan ke Mensesneg Pagi Ini. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/29/320/3090684/bos-bos-danantara-sambangi-kantor-mensesneg-pagi-ini-FZFTad9Ndn.jpg</image><title>PP dan Perpres Danantara Diserahkan ke Mensesneg Pagi Ini. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>JAKARTA - Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) diserahkan ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) pagi ini.
Head of Communication Danantara Anton Pripambudi mengatakan, kedua regulasi diserahkan langsung Kepala BPI Danantara Muliaman Darmansyah Hadad dan Wakil Kepala BP Danantara, Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang.
&amp;ldquo;Pagi ini Kepala dan Wakil Kepala Danantara, Bapak Muliaman Hadad dan Bapak Kaharuddin Djenod akan menyerahkan PP dan Perpres BPI Danantara kepada Mensesneg,&amp;rdquo; ujar Anton, Jumat (29/11/2024).

BACA JUGA:
Kapan Perpres Danantara Diteken Prabowo?

Beleid tersebut sudah rampung dianalisis oleh manajemen Danantara dan dipastikan akan segera ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto, sehingga badan baru ini bisa beroperasi
&amp;ldquo;Dari Danantara sudah final dan sudah dilakukan analisa secara cermat kecukupan peraturan perundangan dimaksud agar Danantara bisa segera beroperasi,&amp;rdquo; paparnya.
Tak hanya itu, Danantara juga sedang melakukan finalisasi struktur organisasi dan tata kerja (SOTK). Anton memastikan, setelah PP dan Perpres diterbitkan, Danantara bisa mendorong SOTK untuk mendapatkan pengesahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
Adapun, BP Danantara bakal menaungi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bahkan, pada tahap awal dana kelolaan diperkirakan mencapai USD600 miliar atau setara Rp9.520 triliun (mengacu kurs Rp15.880 per USD).

BACA JUGA:
Prabowo Resmikan Danantara Akhir 2024

Tujuh perseroan negara terdiri atas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID.
Berikut rincian asset under management (AUM) dari tujuh BUMN yang bakal dinaungi BP Danantara:
Bank Mandiri: Rp2.174 triliun
BRI: Rp1.965 triliun
PLN: Rp1.671 triliunPertamina: Rp1.412 triliun.
BNI: Rp1.087 triliun
Telkom: Rp318 triliun
MIND ID: Rp259 triliun
Selain itu, BP Danantara juga membawahi Indonesia Investment Authority (INA). Peleburan INA ke BP Danantara menjadikan dana kelolaan atau asset under management (AUM) berada diangka USD10,8 miliar atau sekitar Rp163 triliun. Jumlah ini baru tahap awal dan berasal dari INA.
Adapun total asset under management yang bakal dikelola BP Danantara USD982 miliar atau setara Rp15.584 triliun</description><content:encoded>JAKARTA - Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) diserahkan ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) pagi ini.
Head of Communication Danantara Anton Pripambudi mengatakan, kedua regulasi diserahkan langsung Kepala BPI Danantara Muliaman Darmansyah Hadad dan Wakil Kepala BP Danantara, Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang.
&amp;ldquo;Pagi ini Kepala dan Wakil Kepala Danantara, Bapak Muliaman Hadad dan Bapak Kaharuddin Djenod akan menyerahkan PP dan Perpres BPI Danantara kepada Mensesneg,&amp;rdquo; ujar Anton, Jumat (29/11/2024).

BACA JUGA:
Kapan Perpres Danantara Diteken Prabowo?

Beleid tersebut sudah rampung dianalisis oleh manajemen Danantara dan dipastikan akan segera ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto, sehingga badan baru ini bisa beroperasi
&amp;ldquo;Dari Danantara sudah final dan sudah dilakukan analisa secara cermat kecukupan peraturan perundangan dimaksud agar Danantara bisa segera beroperasi,&amp;rdquo; paparnya.
Tak hanya itu, Danantara juga sedang melakukan finalisasi struktur organisasi dan tata kerja (SOTK). Anton memastikan, setelah PP dan Perpres diterbitkan, Danantara bisa mendorong SOTK untuk mendapatkan pengesahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).
Adapun, BP Danantara bakal menaungi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bahkan, pada tahap awal dana kelolaan diperkirakan mencapai USD600 miliar atau setara Rp9.520 triliun (mengacu kurs Rp15.880 per USD).

BACA JUGA:
Prabowo Resmikan Danantara Akhir 2024

Tujuh perseroan negara terdiri atas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID.
Berikut rincian asset under management (AUM) dari tujuh BUMN yang bakal dinaungi BP Danantara:
Bank Mandiri: Rp2.174 triliun
BRI: Rp1.965 triliun
PLN: Rp1.671 triliunPertamina: Rp1.412 triliun.
BNI: Rp1.087 triliun
Telkom: Rp318 triliun
MIND ID: Rp259 triliun
Selain itu, BP Danantara juga membawahi Indonesia Investment Authority (INA). Peleburan INA ke BP Danantara menjadikan dana kelolaan atau asset under management (AUM) berada diangka USD10,8 miliar atau sekitar Rp163 triliun. Jumlah ini baru tahap awal dan berasal dari INA.
Adapun total asset under management yang bakal dikelola BP Danantara USD982 miliar atau setara Rp15.584 triliun</content:encoded></item></channel></rss>
