<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Indonesia Tak Akan Tumbuh 6% hingga 2026</title><description>Ekonomi Indonesia diprediksi tak akan tumbuh 6% hingga 2026.  Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih berjalan di sekitar 5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090941/ekonomi-indonesia-tak-akan-tumbuh-6-hingga-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090941/ekonomi-indonesia-tak-akan-tumbuh-6-hingga-2026"/><item><title>Ekonomi Indonesia Tak Akan Tumbuh 6% hingga 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090941/ekonomi-indonesia-tak-akan-tumbuh-6-hingga-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/11/29/320/3090941/ekonomi-indonesia-tak-akan-tumbuh-6-hingga-2026</guid><pubDate>Jum'at 29 November 2024 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/29/320/3090941/ekonomi-indonesia-tak-akan-tumbuh-6-hingga-2026-WW0yCySVbE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Indonesia sulit tumbuh 6% (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/29/320/3090941/ekonomi-indonesia-tak-akan-tumbuh-6-hingga-2026-WW0yCySVbE.jpg</image><title>Ekonomi Indonesia sulit tumbuh 6% (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Ekonomi Indonesia diprediksi tak akan tumbuh 6% hingga 2026. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih berjalan di sekitar 5%.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan Indonesia pada tahun 2025 hanya mampu tumbuh di angka 4,8%-5,6%. Sedangkan pada tahun 2026, diperkirakan baru tumbuh di angka 4,9%-5,7%.

BACA JUGA:
4 Fakta Ekonomi RI Tak Baik-Baik Saja, Pengangguran Tembus 7,5 Juta Orang


&quot;Dengan sinergi insyaallah tahun 2025 dan 2026 akan menunjukkan kinerja yang cukup tinggi, pertumbuhan akan membaik, mencapai 4,8%-5,6% pada 2025 dan 4,9%-5,7% pada 2026,&quot; ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024, Jumat (29/11/2024).
Asumsi pertumbuhan ekonomi 2 tahun mendatang itu melihat 3 indikator utama seperti konsumsi rumah tangga, investasi, dan neraca ekspor pada tahun 2025 dan tahun 2026.

BACA JUGA:
Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% Bisa Dicapai dengan Investasi Rp3.000 Triliun


Pada paparannya, Perry Warjiyo mengungkapkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada tahun 2024 sebesar 4,7%-5,5% secara year on year (yoy). Sedangkan tahun 2025 tumbuh di angka 4,5-5,3% (yoy), dan tahun 2026 tumbuh di angka 4,8%-5,6% (yoy).
Sedangkan dari sisi pertumbuhan investasi pada tahun 2024 ini  diperkirakan tumbuh 4,2%-5,0% (yoy), tahun 2025 tumbuh 4,4%-5,2 (yoy),  dan tahun 2026 tumbuh di angka 4,7%-5,5% (yoy).
Adapun dari sisi pertumbuhan ekspor, tahun 2024 ini diperkirakan  hanya mampu tumbuh di angka 4,1%-4,9% (yoy), tahun 2025  sebesar  4,8%-5,6% (yoy), dan tahun 2026 diperkirakan naik menjadi 5,7%-6,5%  (yoy).
Sekedar informasi, berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM  komposisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dikontribusikan paling besar  dari konsumsi domestik sebesar 53%-54%, investasi sebesar 24-25%,  belanja pemerintah 7%-8%, dan sisanya ekspor-impor.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonomi Indonesia diprediksi tak akan tumbuh 6% hingga 2026. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih berjalan di sekitar 5%.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan Indonesia pada tahun 2025 hanya mampu tumbuh di angka 4,8%-5,6%. Sedangkan pada tahun 2026, diperkirakan baru tumbuh di angka 4,9%-5,7%.

BACA JUGA:
4 Fakta Ekonomi RI Tak Baik-Baik Saja, Pengangguran Tembus 7,5 Juta Orang


&quot;Dengan sinergi insyaallah tahun 2025 dan 2026 akan menunjukkan kinerja yang cukup tinggi, pertumbuhan akan membaik, mencapai 4,8%-5,6% pada 2025 dan 4,9%-5,7% pada 2026,&quot; ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024, Jumat (29/11/2024).
Asumsi pertumbuhan ekonomi 2 tahun mendatang itu melihat 3 indikator utama seperti konsumsi rumah tangga, investasi, dan neraca ekspor pada tahun 2025 dan tahun 2026.

BACA JUGA:
Target Pertumbuhan Ekonomi RI 8% Bisa Dicapai dengan Investasi Rp3.000 Triliun


Pada paparannya, Perry Warjiyo mengungkapkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada tahun 2024 sebesar 4,7%-5,5% secara year on year (yoy). Sedangkan tahun 2025 tumbuh di angka 4,5-5,3% (yoy), dan tahun 2026 tumbuh di angka 4,8%-5,6% (yoy).
Sedangkan dari sisi pertumbuhan investasi pada tahun 2024 ini  diperkirakan tumbuh 4,2%-5,0% (yoy), tahun 2025 tumbuh 4,4%-5,2 (yoy),  dan tahun 2026 tumbuh di angka 4,7%-5,5% (yoy).
Adapun dari sisi pertumbuhan ekspor, tahun 2024 ini diperkirakan  hanya mampu tumbuh di angka 4,1%-4,9% (yoy), tahun 2025  sebesar  4,8%-5,6% (yoy), dan tahun 2026 diperkirakan naik menjadi 5,7%-6,5%  (yoy).
Sekedar informasi, berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM  komposisi pertumbuhan ekonomi Indonesia dikontribusikan paling besar  dari konsumsi domestik sebesar 53%-54%, investasi sebesar 24-25%,  belanja pemerintah 7%-8%, dan sisanya ekspor-impor.</content:encoded></item></channel></rss>
