<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Catat Inflasi November 0,30%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada November 2024 secara bulanan sebesar 0,30% terhadap Oktober 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091505/bps-catat-inflasi-november-0-30</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091505/bps-catat-inflasi-november-0-30"/><item><title>BPS Catat Inflasi November 0,30%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091505/bps-catat-inflasi-november-0-30</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091505/bps-catat-inflasi-november-0-30</guid><pubDate>Senin 02 Desember 2024 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/02/320/3091505/bps-catat-inflasi-november-0-30-r69PK5p8H7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS catat inflasi November 2024 sebesar 0,30% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/02/320/3091505/bps-catat-inflasi-november-0-30-r69PK5p8H7.jpg</image><title>BPS catat inflasi November 2024 sebesar 0,30% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada November 2024 secara bulanan sebesar 0,30% terhadap Oktober 2024.
Plt Kepala BPS Amalia A. Widyasanti mengatakan, artinya terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,01 pada Oktober 2024 menjadi 106,33 pada November 2024. Sementara itu secara year on year (yoy) terjadi inflasi sebesar 1,55%

BACA JUGA:
Inflasi Terkendali, Ekonomi Jakarta Tumbuh Solid

&quot;Secara tahun kalender year to date (ytd) terjadi inflasi sebesar 1,12%,&quot; kata Amalia dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/12/2024).
Menurut Amalia, inflasi bulanan pada November 2024 lebih tinggi dibandingkan Oktober 2024 tetapi masih lebih rendah jika dibandingkan November 2023.

BACA JUGA:
Harga Emas Perhiasan Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Oktober 2024

&quot;Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,78% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,22%,&quot; jelasnya.


Komoditas yang mendorong inflasi pada kelompok ini adalah bawang  merah dan tomat, yang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar  0,10%.
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi  antara lain, emas perhiasan 0,04%, daging ayam ras dan minyak goreng  0,03%, bawang putih, ikan segar, sigaret kretek mesin, tarif angkutan  udara dan kopi bubuk 0,01%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada November 2024 secara bulanan sebesar 0,30% terhadap Oktober 2024.
Plt Kepala BPS Amalia A. Widyasanti mengatakan, artinya terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,01 pada Oktober 2024 menjadi 106,33 pada November 2024. Sementara itu secara year on year (yoy) terjadi inflasi sebesar 1,55%

BACA JUGA:
Inflasi Terkendali, Ekonomi Jakarta Tumbuh Solid

&quot;Secara tahun kalender year to date (ytd) terjadi inflasi sebesar 1,12%,&quot; kata Amalia dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/12/2024).
Menurut Amalia, inflasi bulanan pada November 2024 lebih tinggi dibandingkan Oktober 2024 tetapi masih lebih rendah jika dibandingkan November 2023.

BACA JUGA:
Harga Emas Perhiasan Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Oktober 2024

&quot;Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 0,78% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,22%,&quot; jelasnya.


Komoditas yang mendorong inflasi pada kelompok ini adalah bawang  merah dan tomat, yang masing-masing memberikan andil inflasi sebesar  0,10%.
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi  antara lain, emas perhiasan 0,04%, daging ayam ras dan minyak goreng  0,03%, bawang putih, ikan segar, sigaret kretek mesin, tarif angkutan  udara dan kopi bubuk 0,01%.</content:encoded></item></channel></rss>
