<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anindya Bakrie Ungkap Peran Penting UMKM di Indonesia</title><description>Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyebut peran penting pelaku UMKM dalam perekonomian nasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091671/anindya-bakrie-ungkap-peran-penting-umkm-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091671/anindya-bakrie-ungkap-peran-penting-umkm-di-indonesia"/><item><title>Anindya Bakrie Ungkap Peran Penting UMKM di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091671/anindya-bakrie-ungkap-peran-penting-umkm-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/02/320/3091671/anindya-bakrie-ungkap-peran-penting-umkm-di-indonesia</guid><pubDate>Senin 02 Desember 2024 17:39 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/02/320/3091671/anindya-bakrie-ungkap-peran-penting-umkm-di-indonesia-BARs9NJDNY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Kadin Anindya soal Peran Penting UMKM RI (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/02/320/3091671/anindya-bakrie-ungkap-peran-penting-umkm-di-indonesia-BARs9NJDNY.jpg</image><title>Ketua Umum Kadin Anindya soal Peran Penting UMKM RI (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyebut peran penting pelaku UMKM dalam perekonomian nasional. Tercatat, 97% dari total lapangan pekerjaan disediakan oleh UMKM.
Persentase tersebut menunjukkan bahwa kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia begitu besar.

BACA JUGA:
Prabowo Pakai Pindad Maung, Anindya Bakrie: Teman-Teman Kadin Juga Mau


Anindya memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPP HIPPI) yang digelar, Senin (2/11/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8xNC8xLzE4NjY3MC8zLzJuWjlrOVQ1VmVr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Acara Rakernas HIPPI luar biasa dan sangat konkret. Saya bertemu dengan berbagai macam konstituen, baik dari pengusaha besar, menengah, kecil, hingga pemula,&amp;rdquo; ujar Anindya saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA:
Menko AHY Ajak Kadin Sinergi Tekan Kemiskinan RI


&amp;ldquo;Diskusinya juga menarik, terutama mengenai bagaimana menghubungkan pengusaha daerah dengan perkembangan politik dan ekonomi dunia,&quot; paparnya.Dalam kesempatan itu, Anindya juga menyampaikan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan sumber daya, terutama alokasi anggaran pemerintah agar bisa dialokasikan untuk program unggulan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
&quot;Kami bicara tentang pentingnya efisiensi di Indonesia untuk bisa menghemat, sehingga dananya bisa dipakai untuk kepentingan rakyat, seperti makanan bergizi, industrialisasi agrikultur, lumbung pangan, transisi energi, hingga rumah murah,&quot; beber dia.
Dia juga menyinggung target ambisius pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi di level 8 persen. Selain itu, pengentasan kemiskinan hingga 0 persen. Anindya optimistis tujuan tersebut dapat tercapai melalui sinergi antara Kadin dan HIPPI.
&quot;Kadin baru saja selesai Rapimnas, dan HIPPI adalah salah satu anggota luar biasa yang aktif. Bersama-sama, kita ingin memastikan pertumbuhan ekonomi delapan persen dan kemiskinan nol persen tercapai. Itu sangat mungkin,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyebut peran penting pelaku UMKM dalam perekonomian nasional. Tercatat, 97% dari total lapangan pekerjaan disediakan oleh UMKM.
Persentase tersebut menunjukkan bahwa kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia begitu besar.

BACA JUGA:
Prabowo Pakai Pindad Maung, Anindya Bakrie: Teman-Teman Kadin Juga Mau


Anindya memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPP HIPPI) yang digelar, Senin (2/11/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMS8xNC8xLzE4NjY3MC8zLzJuWjlrOVQ1VmVr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Acara Rakernas HIPPI luar biasa dan sangat konkret. Saya bertemu dengan berbagai macam konstituen, baik dari pengusaha besar, menengah, kecil, hingga pemula,&amp;rdquo; ujar Anindya saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA:
Menko AHY Ajak Kadin Sinergi Tekan Kemiskinan RI


&amp;ldquo;Diskusinya juga menarik, terutama mengenai bagaimana menghubungkan pengusaha daerah dengan perkembangan politik dan ekonomi dunia,&quot; paparnya.Dalam kesempatan itu, Anindya juga menyampaikan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan sumber daya, terutama alokasi anggaran pemerintah agar bisa dialokasikan untuk program unggulan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
&quot;Kami bicara tentang pentingnya efisiensi di Indonesia untuk bisa menghemat, sehingga dananya bisa dipakai untuk kepentingan rakyat, seperti makanan bergizi, industrialisasi agrikultur, lumbung pangan, transisi energi, hingga rumah murah,&quot; beber dia.
Dia juga menyinggung target ambisius pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi di level 8 persen. Selain itu, pengentasan kemiskinan hingga 0 persen. Anindya optimistis tujuan tersebut dapat tercapai melalui sinergi antara Kadin dan HIPPI.
&quot;Kadin baru saja selesai Rapimnas, dan HIPPI adalah salah satu anggota luar biasa yang aktif. Bersama-sama, kita ingin memastikan pertumbuhan ekonomi delapan persen dan kemiskinan nol persen tercapai. Itu sangat mungkin,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
