<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Dana Rp15 Triliun, Kepala SKK Migas Tepuk Tangan Buat Bahlil</title><description>Djoko Suswanto menyambut pemberian dana Rp15 triliun dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/03/320/3091947/dapat-dana-rp15-triliun-kepala-skk-migas-tepuk-tangan-buat-bahlil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/03/320/3091947/dapat-dana-rp15-triliun-kepala-skk-migas-tepuk-tangan-buat-bahlil"/><item><title>Dapat Dana Rp15 Triliun, Kepala SKK Migas Tepuk Tangan Buat Bahlil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/03/320/3091947/dapat-dana-rp15-triliun-kepala-skk-migas-tepuk-tangan-buat-bahlil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/03/320/3091947/dapat-dana-rp15-triliun-kepala-skk-migas-tepuk-tangan-buat-bahlil</guid><pubDate>Selasa 03 Desember 2024 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/03/320/3091947/dapat-dana-rp15-triliun-kepala-skk-migas-tepuk-tangan-buat-bahlil-AaCDyo9bpp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala SKK Migas Sambut Dana Rp15 Triliun dari Bahlil. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/03/320/3091947/dapat-dana-rp15-triliun-kepala-skk-migas-tepuk-tangan-buat-bahlil-AaCDyo9bpp.jpg</image><title>Kepala SKK Migas Sambut Dana Rp15 Triliun dari Bahlil. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Suswanto menyambut pemberian dana Rp15 triliun dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan eksplorasi minyak dan gas Indonesia.
&quot;Bapak Menteri SDM telah berjuang keras menyediakan dana Rp15 triliun per tahun untuk kegiatan eksplorasi. Tepuk tangan buat Bapak Menteri,&quot; ungkapnya, Selasa (3/12/2024).

BACA JUGA:
Jurus SKK Migas untuk Capai Target 1 Juta Barel Minyak di 2030

Menurut Djoko, industri minyak dan gas Indonesia kian menantang. Produksi industri migas Indonesia menurun sampai saat ini masih terus berlangsung.
Diperlukan langkah konkret agar tantangan tersebut bisa dilewati. Disampaikan, pihaknya telah melakukan studi dengan berbagai pihak untuk menemukan cadangan migas baru sebagai upaya pencarian solusi dari tantangan ini.

BACA JUGA:
Lantik Djoko Siswanto Jadi Kepala SKK Migas, Ini Pesan Bahlil

Menurutnya, studi dijalankan dengan analisis mendalam, pendekatan strategis dan rekomendasi yang terarah. Sehingga dapat menghasilkan data-data yang cukup akurat untuk mendukung percepatan kegiatan eksplorasi cadangan minyak.&quot;Diharapkan (studi) dapat memberikan masukan berharga untuk investor dalam memutuskan percepatan kegiatan eksplorasi sehingga probabilitas menemukan cadangan bisa lebih tinggi,&quot; ungkap Djoko.
&quot;Sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi para geologis terutama geologis-geologis muda lulusan dari berbagai universitas dan juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah maupun ekonomi nasional,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Suswanto menyambut pemberian dana Rp15 triliun dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan eksplorasi minyak dan gas Indonesia.
&quot;Bapak Menteri SDM telah berjuang keras menyediakan dana Rp15 triliun per tahun untuk kegiatan eksplorasi. Tepuk tangan buat Bapak Menteri,&quot; ungkapnya, Selasa (3/12/2024).

BACA JUGA:
Jurus SKK Migas untuk Capai Target 1 Juta Barel Minyak di 2030

Menurut Djoko, industri minyak dan gas Indonesia kian menantang. Produksi industri migas Indonesia menurun sampai saat ini masih terus berlangsung.
Diperlukan langkah konkret agar tantangan tersebut bisa dilewati. Disampaikan, pihaknya telah melakukan studi dengan berbagai pihak untuk menemukan cadangan migas baru sebagai upaya pencarian solusi dari tantangan ini.

BACA JUGA:
Lantik Djoko Siswanto Jadi Kepala SKK Migas, Ini Pesan Bahlil

Menurutnya, studi dijalankan dengan analisis mendalam, pendekatan strategis dan rekomendasi yang terarah. Sehingga dapat menghasilkan data-data yang cukup akurat untuk mendukung percepatan kegiatan eksplorasi cadangan minyak.&quot;Diharapkan (studi) dapat memberikan masukan berharga untuk investor dalam memutuskan percepatan kegiatan eksplorasi sehingga probabilitas menemukan cadangan bisa lebih tinggi,&quot; ungkap Djoko.
&quot;Sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi para geologis terutama geologis-geologis muda lulusan dari berbagai universitas dan juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah maupun ekonomi nasional,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
