<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Luhut Temui Prabowo, Ingatkan Daya Beli Masyarakat Kelas Menengah Turun</title><description>Tim Dewan Ekonomi Nasional yang diketuai Luhut Binsar Pandjaitan menemui Presiden Prabowo Subianto.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3092863/tim-luhut-temui-prabowo-ingatkan-daya-beli-masyarakat-kelas-menengah-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3092863/tim-luhut-temui-prabowo-ingatkan-daya-beli-masyarakat-kelas-menengah-turun"/><item><title>Tim Luhut Temui Prabowo, Ingatkan Daya Beli Masyarakat Kelas Menengah Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3092863/tim-luhut-temui-prabowo-ingatkan-daya-beli-masyarakat-kelas-menengah-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3092863/tim-luhut-temui-prabowo-ingatkan-daya-beli-masyarakat-kelas-menengah-turun</guid><pubDate>Jum'at 06 Desember 2024 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/06/320/3092863/tim-luhut-temui-prabowo-ingatkan-daya-beli-masyarakat-kelas-menengah-turun-Uk7LzD9vAA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim Luhut temui Prabowo bahas daya beli masyarakat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/06/320/3092863/tim-luhut-temui-prabowo-ingatkan-daya-beli-masyarakat-kelas-menengah-turun-Uk7LzD9vAA.jpg</image><title>Tim Luhut temui Prabowo bahas daya beli masyarakat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tim Dewan Ekonomi Nasional yang diketuai Luhut Binsar Pandjaitan menemui Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan tersebut, daya beli masyarakat yang turun menjadi salah satu topik yang dibahas.
Anggota Dewan Ekonomi Nasional, Muhammad Chatib Basri menyoroti isu daya beli masyarakat kelas menengah yang menjadi perhatian utama. Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya keseimbangan kebijakan terkait upah minimum provinsi (UMP).

BACA JUGA:
Pesan Prabowo di Rapimnas Kadin: Jaga Daya Beli dan Dorong Kelas Menengah

&amp;ldquo;Karena ini berkaitan juga dengan daya beli di satu sisi tetapi juga competitiveness dari industri di sisi lain,&amp;rdquo; ungkapnya, kata dia usai menemui Prabowo, dikutip Jumat (6/12/2024).
Sementara itu, Mari Elka Pangestu yang merupakan Wakil Ketua DEN menjelaskan bahwa diskusi juga mencakup langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek dan menengah. Mari juga menekankan pentingnya menarik investasi berkualitas yang dapat memperkuat sektor manufaktur nasional.

BACA JUGA:
UMP 2025 Naik 6,5%, Bisa Tingkatkan Daya Beli?

&quot;Kita ingin menarik jenis investasi yang juga akan membawa istilahnya supply chain-nya ya jadi pendalaman dari sektor manufaktur dan masalah struktural di dalam sektor manufaktur itu juga yang perlu kita atasi,&quot; kata Mari.
Lebih lanjut, Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua DEN, turut menambahkan bahwa ada sejumlah langkah konkret yang segera dilaksanakan, termasuk peluncuran e-katalog versi 6 yang direncanakan bulan depan.
Menurut Luhut, katalog tersebut akan mencakup 95% belanja APBN yang diharapkan dapat mengurangi inefisiensi yang telah mencapai angka signifikan.Luhut pun optimis bahwa melalui digitalisasi pemerintahan, target  pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% secara bertahap dalam lima tahun  ke depan dapat tercapai.
&quot;Jadi kombinasi-kombinasi tadi dengan digitalisasi semua data yang  ada di pemerintahan dan kementerian dan institusi pemerintahan itu akan  segera dilakukan, kemudian ujungnya nanti kepada government technology,&quot;  kata Luhut.
Pertemuan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat  fondasi ekonomi nasional melalui sinergi antara pemerintah dan Dewan  Ekonomi Nasional. Kombinasi langkah strategis dan konkret diharapkan  mampu menjawab tantangan ekonomi dalam jangka pendek maupun jangka  panjang.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Dewan Ekonomi Nasional yang diketuai Luhut Binsar Pandjaitan menemui Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan tersebut, daya beli masyarakat yang turun menjadi salah satu topik yang dibahas.
Anggota Dewan Ekonomi Nasional, Muhammad Chatib Basri menyoroti isu daya beli masyarakat kelas menengah yang menjadi perhatian utama. Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya keseimbangan kebijakan terkait upah minimum provinsi (UMP).

BACA JUGA:
Pesan Prabowo di Rapimnas Kadin: Jaga Daya Beli dan Dorong Kelas Menengah

&amp;ldquo;Karena ini berkaitan juga dengan daya beli di satu sisi tetapi juga competitiveness dari industri di sisi lain,&amp;rdquo; ungkapnya, kata dia usai menemui Prabowo, dikutip Jumat (6/12/2024).
Sementara itu, Mari Elka Pangestu yang merupakan Wakil Ketua DEN menjelaskan bahwa diskusi juga mencakup langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek dan menengah. Mari juga menekankan pentingnya menarik investasi berkualitas yang dapat memperkuat sektor manufaktur nasional.

BACA JUGA:
UMP 2025 Naik 6,5%, Bisa Tingkatkan Daya Beli?

&quot;Kita ingin menarik jenis investasi yang juga akan membawa istilahnya supply chain-nya ya jadi pendalaman dari sektor manufaktur dan masalah struktural di dalam sektor manufaktur itu juga yang perlu kita atasi,&quot; kata Mari.
Lebih lanjut, Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua DEN, turut menambahkan bahwa ada sejumlah langkah konkret yang segera dilaksanakan, termasuk peluncuran e-katalog versi 6 yang direncanakan bulan depan.
Menurut Luhut, katalog tersebut akan mencakup 95% belanja APBN yang diharapkan dapat mengurangi inefisiensi yang telah mencapai angka signifikan.Luhut pun optimis bahwa melalui digitalisasi pemerintahan, target  pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% secara bertahap dalam lima tahun  ke depan dapat tercapai.
&quot;Jadi kombinasi-kombinasi tadi dengan digitalisasi semua data yang  ada di pemerintahan dan kementerian dan institusi pemerintahan itu akan  segera dilakukan, kemudian ujungnya nanti kepada government technology,&quot;  kata Luhut.
Pertemuan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat  fondasi ekonomi nasional melalui sinergi antara pemerintah dan Dewan  Ekonomi Nasional. Kombinasi langkah strategis dan konkret diharapkan  mampu menjawab tantangan ekonomi dalam jangka pendek maupun jangka  panjang.</content:encoded></item></channel></rss>
