<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Tunggal Kemiskinan Rampung Sebelum 1 Januari 2025</title><description>Budiman Sudjatmiko, memastikan data tunggal kemiskinan akan rampung dalam waktu dua minggu</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3093066/data-tunggal-kemiskinan-rampung-sebelum-1-januari-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3093066/data-tunggal-kemiskinan-rampung-sebelum-1-januari-2025"/><item><title>Data Tunggal Kemiskinan Rampung Sebelum 1 Januari 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3093066/data-tunggal-kemiskinan-rampung-sebelum-1-januari-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/06/320/3093066/data-tunggal-kemiskinan-rampung-sebelum-1-januari-2025</guid><pubDate>Jum'at 06 Desember 2024 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/06/320/3093066/data-tunggal-kemiskinan-rampung-sebelum-1-januari-2025-aZ6ibIMsPN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data Kemiskinan di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/06/320/3093066/data-tunggal-kemiskinan-rampung-sebelum-1-januari-2025-aZ6ibIMsPN.jpg</image><title>Data Kemiskinan di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, memastikan data tunggal kemiskinan akan rampung dalam waktu dua minggu.
Data tersebut ditargetkan siap digunakan sebelum 1 Januari 2025 untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan di Indonesia.

BACA JUGA:
Menko AHY Ajak Kadin Sinergi Tekan Kemiskinan RI


&amp;ldquo;Ya, tadi dikatakan oleh Kepala BPS (Badan Pusat Statistik), targetnya dua minggu ini, artinya, sebelum ayam berkokok, di tanggal 1 Januari 2025, mudah-mudahan,&amp;rdquo; ujar Budiman di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (6/12/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8wMy80LzE4Njk0Mi8zL1NMUHN3NEJIdEI4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Budiman menyebutkan berbagai instansi terkait, termasuk BPS, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan, terus bekerja sama untuk mempercepat proses finalisasi data tunggal yang akan menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan sosial hingga subsidi agar tepat sasaran.

BACA JUGA:
Penerima Subsidi BBM Pakai Data Tunggal


Dia memastikan bahwa data tunggal kemiskinan ini akan mengintegrasikan beberapa sumber utama, seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta data pelanggan dari PLN dan Pertamina.&amp;ldquo;Kebetulan, BPS-nya, karena harus rapat, tapi yang saya dengar, memang sudah dimasukkan DTKS-nya, sudah masuk DTKS, P3KE, Regsosek, kemudian data PLN, pelanggan, data pelanggan, PLN, Pertamina sudah, sedang diproses, ada target,&amp;rdquo; ujar Budiman.
Budiman pun menegaskan bahwa BPS telah menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan data sesuai jadwal. Dia juga mengatakan bahwa BP Taskin bersama kementerian dan lembaga terkait terus mendukung upaya ini sehingga data tunggal siap digunakan sebelum 1 Januari 2025.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan, ya Insya Allah lagi dikejar untuk tahun ini, dua minggu lagi ya, dua minggu lagi, makanya tadi kita berbicara dengan BPJS ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, untuk mempercepat proses itu,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, memastikan data tunggal kemiskinan akan rampung dalam waktu dua minggu.
Data tersebut ditargetkan siap digunakan sebelum 1 Januari 2025 untuk mendukung berbagai program penanggulangan kemiskinan di Indonesia.

BACA JUGA:
Menko AHY Ajak Kadin Sinergi Tekan Kemiskinan RI


&amp;ldquo;Ya, tadi dikatakan oleh Kepala BPS (Badan Pusat Statistik), targetnya dua minggu ini, artinya, sebelum ayam berkokok, di tanggal 1 Januari 2025, mudah-mudahan,&amp;rdquo; ujar Budiman di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (6/12/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8wMy80LzE4Njk0Mi8zL1NMUHN3NEJIdEI4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Budiman menyebutkan berbagai instansi terkait, termasuk BPS, BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS Kesehatan, terus bekerja sama untuk mempercepat proses finalisasi data tunggal yang akan menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan sosial hingga subsidi agar tepat sasaran.

BACA JUGA:
Penerima Subsidi BBM Pakai Data Tunggal


Dia memastikan bahwa data tunggal kemiskinan ini akan mengintegrasikan beberapa sumber utama, seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta data pelanggan dari PLN dan Pertamina.&amp;ldquo;Kebetulan, BPS-nya, karena harus rapat, tapi yang saya dengar, memang sudah dimasukkan DTKS-nya, sudah masuk DTKS, P3KE, Regsosek, kemudian data PLN, pelanggan, data pelanggan, PLN, Pertamina sudah, sedang diproses, ada target,&amp;rdquo; ujar Budiman.
Budiman pun menegaskan bahwa BPS telah menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan data sesuai jadwal. Dia juga mengatakan bahwa BP Taskin bersama kementerian dan lembaga terkait terus mendukung upaya ini sehingga data tunggal siap digunakan sebelum 1 Januari 2025.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan, ya Insya Allah lagi dikejar untuk tahun ini, dua minggu lagi ya, dua minggu lagi, makanya tadi kita berbicara dengan BPJS ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, untuk mempercepat proses itu,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
