<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CEO Nvidia Investasi Rp3,1 Triliun di Vietnam, Mampir ke Indonesia Cuma Makan Gultik Blok M</title><description>CEO Nvidia Jensen Huang lebih memilih investasi penelitian dan pengembangan AI di Vietnam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/09/320/3093805/ceo-nvidia-investasi-rp3-1-triliun-di-vietnam-mampir-ke-indonesia-cuma-makan-gultik-blok-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/09/320/3093805/ceo-nvidia-investasi-rp3-1-triliun-di-vietnam-mampir-ke-indonesia-cuma-makan-gultik-blok-m"/><item><title>CEO Nvidia Investasi Rp3,1 Triliun di Vietnam, Mampir ke Indonesia Cuma Makan Gultik Blok M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/09/320/3093805/ceo-nvidia-investasi-rp3-1-triliun-di-vietnam-mampir-ke-indonesia-cuma-makan-gultik-blok-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/09/320/3093805/ceo-nvidia-investasi-rp3-1-triliun-di-vietnam-mampir-ke-indonesia-cuma-makan-gultik-blok-m</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2024 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Pathola Riez Toekan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/09/320/3093805/ceo-nvidia-pilih-investasi-bangun-pusat-ai-rp3-1-triliun-di-vietnam-mampir-ke-indonesia-cuma-makan-gultik-blok-m-0WhNa3SkEP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Nvidia makan gultik di Blok M (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/09/320/3093805/ceo-nvidia-pilih-investasi-bangun-pusat-ai-rp3-1-triliun-di-vietnam-mampir-ke-indonesia-cuma-makan-gultik-blok-m-0WhNa3SkEP.jpg</image><title>CEO Nvidia makan gultik di Blok M (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; CEO Nvidia Jensen Huang lebih memilih investasi penelitian dan pengembangan AI di Vietnam. Beberapa waktu lalu Jensen Huang sempat mengunjungi Indonesia namun hanya untuk mengisi forum diskusi dan makan gulai tikungan (gultik) di Blok M.
Nvidia sebagai perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Vietnam. Perjanjian itu meliputi Nvidia dan pemerintah Vietnam bersama-sama mendirikan pusat penelitian dan pengembangan AI serta pusat data AI di negara Asia Tenggara.

BACA JUGA:
Harta Kekayaan Jensen Huang, Bos Nvidia dan Manusia Rp2.000 Triliun yang Sebut RI Negara Paling Maju

Perjanjian tersebut disepakati dalam pertemuan antara Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, dan CEO Nvidia, Jensen Huang, di Ibu Kota Vietnam, Hanoi. Dalam perjanjian tersebut, tidak disebutkan rincian dana untuk membangun pusat penelitian, pengembangan, dan pusat data AI, demikian dilansir dari Reuters, Senin (9/12/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Perdana Menteri Vietnam mengungkapkan bahwa AI dapat mendorong pertumbuhan Vietnam. Selain itu, AI juga dapat mengembangkan energi ramah lingkungan.

BACA JUGA:
Heboh Bos Nvidia Jensen Huang Manusia Rp2.000 Triliun Makan Gultik di Blok M

&amp;ldquo;Kami tidak hanya ingin menaklukkan AI, tapi juga ruang angkasa dan lautan,&amp;rdquo; kata Chinh. &amp;ldquo;AI akan mengubah matahari, angin, dan ombak menjadi energi ramah lingkungan bagi kita,&amp;rdquo; sambungnya.
Nvidia diketahui telah mengakuisisi startup kesehatan milik konglomerat Vietnam yang tergabung dalam Vingroup, yakni VinBrain. Selain itu, diketahui perusahaan teknologi asal Vietnam, FPT, berencana membangun pabrik kecerdasan buatan senilai USD200 juta setara Rp3,1 triliun menggunakan chip grafis dan perangkat lunak Nvidia, pada April 2024.
Demikian perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Nvidia, yang telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Vietnam.Diberitakan sebelumnya, Jensen Huang yang terkenal memiliki mencapai  kekayaan Rp2.000 triliun terlihat menikmati hidangan khas Indonesia,  gulai tikungan (gultik). Momen langka ini dibagikan melalui unggahan  Instagram Vikram Sinha, CEO Indosat Ooredoo Hutchison.
Dalam unggahan tersebut, tampak Jensen Huang duduk santai bersama  Vikram dan jurnalis terkenal Najwa Shihab. Mereka berbincang hangat  sambil menikmati kuliner kaki lima yang terkenal di Jakarta. Selain  menikmati makanan, mereka berdiskusi tentang masa depan teknologi  kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
&quot;Percakapan ini memberikan banyak inspirasi bagi saya tentang potensi  AI untuk membuka berbagai peluang tak terbatas bagi Indonesia,&quot; tulis  Vikram.
Postingan ini pun langsung viral, menarik perhatian banyak warganet  yang terkesan melihat seorang tokoh besar dunia teknologi menikmati  hidangan sederhana di pinggir jalan.
Jensen Huang, yang dikenal sebagai sosok penting dalam perkembangan  teknologi AI global, menunjukkan kesederhanaannya dengan hadir di  Indonesia dan makan di warung kaki lima. Kehadirannya ini dinilai  sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya lokal sekaligus menegaskan  sikap rendah hatinya meski memiliki status sebagai miliarder dunia.
Najwa Shihab, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, ikut  berdiskusi tentang perkembangan AI untuk masa depan. Kolaborasi antara  tokoh teknologi, bisnis, dan media ini dinilai membawa harapan baru bagi  Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam pembangunan berkelanjutan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; CEO Nvidia Jensen Huang lebih memilih investasi penelitian dan pengembangan AI di Vietnam. Beberapa waktu lalu Jensen Huang sempat mengunjungi Indonesia namun hanya untuk mengisi forum diskusi dan makan gulai tikungan (gultik) di Blok M.
Nvidia sebagai perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Vietnam. Perjanjian itu meliputi Nvidia dan pemerintah Vietnam bersama-sama mendirikan pusat penelitian dan pengembangan AI serta pusat data AI di negara Asia Tenggara.

BACA JUGA:
Harta Kekayaan Jensen Huang, Bos Nvidia dan Manusia Rp2.000 Triliun yang Sebut RI Negara Paling Maju

Perjanjian tersebut disepakati dalam pertemuan antara Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, dan CEO Nvidia, Jensen Huang, di Ibu Kota Vietnam, Hanoi. Dalam perjanjian tersebut, tidak disebutkan rincian dana untuk membangun pusat penelitian, pengembangan, dan pusat data AI, demikian dilansir dari Reuters, Senin (9/12/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Perdana Menteri Vietnam mengungkapkan bahwa AI dapat mendorong pertumbuhan Vietnam. Selain itu, AI juga dapat mengembangkan energi ramah lingkungan.

BACA JUGA:
Heboh Bos Nvidia Jensen Huang Manusia Rp2.000 Triliun Makan Gultik di Blok M

&amp;ldquo;Kami tidak hanya ingin menaklukkan AI, tapi juga ruang angkasa dan lautan,&amp;rdquo; kata Chinh. &amp;ldquo;AI akan mengubah matahari, angin, dan ombak menjadi energi ramah lingkungan bagi kita,&amp;rdquo; sambungnya.
Nvidia diketahui telah mengakuisisi startup kesehatan milik konglomerat Vietnam yang tergabung dalam Vingroup, yakni VinBrain. Selain itu, diketahui perusahaan teknologi asal Vietnam, FPT, berencana membangun pabrik kecerdasan buatan senilai USD200 juta setara Rp3,1 triliun menggunakan chip grafis dan perangkat lunak Nvidia, pada April 2024.
Demikian perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Nvidia, yang telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah Vietnam.Diberitakan sebelumnya, Jensen Huang yang terkenal memiliki mencapai  kekayaan Rp2.000 triliun terlihat menikmati hidangan khas Indonesia,  gulai tikungan (gultik). Momen langka ini dibagikan melalui unggahan  Instagram Vikram Sinha, CEO Indosat Ooredoo Hutchison.
Dalam unggahan tersebut, tampak Jensen Huang duduk santai bersama  Vikram dan jurnalis terkenal Najwa Shihab. Mereka berbincang hangat  sambil menikmati kuliner kaki lima yang terkenal di Jakarta. Selain  menikmati makanan, mereka berdiskusi tentang masa depan teknologi  kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
&quot;Percakapan ini memberikan banyak inspirasi bagi saya tentang potensi  AI untuk membuka berbagai peluang tak terbatas bagi Indonesia,&quot; tulis  Vikram.
Postingan ini pun langsung viral, menarik perhatian banyak warganet  yang terkesan melihat seorang tokoh besar dunia teknologi menikmati  hidangan sederhana di pinggir jalan.
Jensen Huang, yang dikenal sebagai sosok penting dalam perkembangan  teknologi AI global, menunjukkan kesederhanaannya dengan hadir di  Indonesia dan makan di warung kaki lima. Kehadirannya ini dinilai  sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya lokal sekaligus menegaskan  sikap rendah hatinya meski memiliki status sebagai miliarder dunia.
Najwa Shihab, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, ikut  berdiskusi tentang perkembangan AI untuk masa depan. Kolaborasi antara  tokoh teknologi, bisnis, dan media ini dinilai membawa harapan baru bagi  Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam pembangunan berkelanjutan.</content:encoded></item></channel></rss>
