<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Susu Ikan Jadi Alternatif Program Makan Bergizi Gratis</title><description>Sakti Wahyu Trenggono menyatakan susu ikan menjadi salah satu alternatif dalam program Makan Bergizi Gratis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/10/320/3094156/susu-ikan-jadi-alternatif-program-makan-bergizi-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/10/320/3094156/susu-ikan-jadi-alternatif-program-makan-bergizi-gratis"/><item><title>Susu Ikan Jadi Alternatif Program Makan Bergizi Gratis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/10/320/3094156/susu-ikan-jadi-alternatif-program-makan-bergizi-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/10/320/3094156/susu-ikan-jadi-alternatif-program-makan-bergizi-gratis</guid><pubDate>Selasa 10 Desember 2024 15:16 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/10/320/3094156/susu-ikan-jadi-alternatif-program-makan-bergizi-gratis-XtKyOZBTgP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makan bergizi gratis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/10/320/3094156/susu-ikan-jadi-alternatif-program-makan-bergizi-gratis-XtKyOZBTgP.jpg</image><title>Makan bergizi gratis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan susu ikan menjadi salah satu alternatif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)
&quot;Susu ikan merupakan salah satu alternatif, itu bagian dari inovasi terkait kebutuhan susu yang tinggi sekali, sementara ikan-ikan yang kecil itu bisa diekstrak menjadi tepung yang kemudian berubah menjadi susu,&quot; ujar Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta dikutip Antara, Selasa (10/12/2024).

BACA JUGA:
Muluskan Program Makan Gratis, Erick Thohir Bentuk Satuan Pelayanan Gizi

Susu ikan, lanjutnya, memiliki kandungan protein sangat tinggi. &quot;Kandungan proteinnya sangat tinggi, jadi itu suatu alternatif,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8wNy8xLzE4NzAwNC8zL0k2blFLTU1XSmVF&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagai informasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan susu ikan masuk menjadi salah satu menu makanan dalam program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

BACA JUGA:
Hashim: Prabowo Siapkan Makan Gratis 2 Kali Sehari, Pagi dan Siang

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Sulistiyo mengatakan hingga saat ini pihaknya terus mempromosikan susu ikan ke dapur sentral yang sudah disiapkan oleh lembaga terkait.Oleh karena itu, Budi menyampaikan, pihaknya bakal memantau proses pengolahan dari para produsen susu ikan agar sesuai dengan standardisasi yang sudah ditetapkan, mulai dari kebersihan, pemilihan bahan baku, serta salinitas atau tingkat keasinan air.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan penggunaan susu ikan maupun susu sapi untuk peningkatan asupan gizi memiliki kelebihannya masing-masing.
KKP mengungkapkan, lewat hilirisasi produk perikanan berupa susu ikan, maka industri protein ikan akan tumbuh dan mampu menyerap tenaga kerja.
Sementara itu, Peneliti ahli utama Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ekowati Chasanah meyakini bahwa susu ikan atau hidrolisat memiliki berbagai keunggulan dari beberapa susu yang ada seperti kambing, sapi, unta dan juga kedelai.
Produk hidrolisat (susu ikan), memiliki kelebihan seperti protein pendek, rendah alergen, serta dapat mengaktifkan hormon pertumbuhan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan susu ikan menjadi salah satu alternatif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)
&quot;Susu ikan merupakan salah satu alternatif, itu bagian dari inovasi terkait kebutuhan susu yang tinggi sekali, sementara ikan-ikan yang kecil itu bisa diekstrak menjadi tepung yang kemudian berubah menjadi susu,&quot; ujar Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta dikutip Antara, Selasa (10/12/2024).

BACA JUGA:
Muluskan Program Makan Gratis, Erick Thohir Bentuk Satuan Pelayanan Gizi

Susu ikan, lanjutnya, memiliki kandungan protein sangat tinggi. &quot;Kandungan proteinnya sangat tinggi, jadi itu suatu alternatif,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8wNy8xLzE4NzAwNC8zL0k2blFLTU1XSmVF&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagai informasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan susu ikan masuk menjadi salah satu menu makanan dalam program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

BACA JUGA:
Hashim: Prabowo Siapkan Makan Gratis 2 Kali Sehari, Pagi dan Siang

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Sulistiyo mengatakan hingga saat ini pihaknya terus mempromosikan susu ikan ke dapur sentral yang sudah disiapkan oleh lembaga terkait.Oleh karena itu, Budi menyampaikan, pihaknya bakal memantau proses pengolahan dari para produsen susu ikan agar sesuai dengan standardisasi yang sudah ditetapkan, mulai dari kebersihan, pemilihan bahan baku, serta salinitas atau tingkat keasinan air.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan penggunaan susu ikan maupun susu sapi untuk peningkatan asupan gizi memiliki kelebihannya masing-masing.
KKP mengungkapkan, lewat hilirisasi produk perikanan berupa susu ikan, maka industri protein ikan akan tumbuh dan mampu menyerap tenaga kerja.
Sementara itu, Peneliti ahli utama Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ekowati Chasanah meyakini bahwa susu ikan atau hidrolisat memiliki berbagai keunggulan dari beberapa susu yang ada seperti kambing, sapi, unta dan juga kedelai.
Produk hidrolisat (susu ikan), memiliki kelebihan seperti protein pendek, rendah alergen, serta dapat mengaktifkan hormon pertumbuhan.</content:encoded></item></channel></rss>
