<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi PNBP Tembus Rp522,4 Triliun, Lampaui Target APBN 2024</title><description>Kemenkeu) mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp522,4 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/11/320/3094547/realisasi-pnbp-tembus-rp522-4-triliun-lampaui-target-apbn-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/11/320/3094547/realisasi-pnbp-tembus-rp522-4-triliun-lampaui-target-apbn-2024"/><item><title>Realisasi PNBP Tembus Rp522,4 Triliun, Lampaui Target APBN 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/11/320/3094547/realisasi-pnbp-tembus-rp522-4-triliun-lampaui-target-apbn-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/11/320/3094547/realisasi-pnbp-tembus-rp522-4-triliun-lampaui-target-apbn-2024</guid><pubDate>Rabu 11 Desember 2024 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/11/320/3094547/realisasi-pnbp-tembus-rp522-4-triliun-lampaui-target-apbn-2024-DARbmeVsaT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi PNBP per November 2024 (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/11/320/3094547/realisasi-pnbp-tembus-rp522-4-triliun-lampaui-target-apbn-2024-DARbmeVsaT.jpeg</image><title>Realisasi PNBP per November 2024 (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp522,4 triliun per 30 November 2024.
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan, angka tersebut mencapai 106,2 persen dari target APBN 2024.

BACA JUGA:
Penerimaan Pajak Tembus Rp1.688,9 Triliun per November 2024, Baru 84,92% dari Target

&amp;ldquo;PNBP dari sisi target on track bahkan sudah beberapa melebihi target, dibandingkan tahun lalu memang lebih rendah karena memang asumsi kita dan proyeksi kita terhadap indikator untuk penerimaan bukan pajak ini memang lebih rendah, yang menolong adalah sumbangan dividen BUMN juga BLU,&amp;rdquo; kata Anggito dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Desember 2024, Rabu (11/12/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8xMS80LzE4NzA2OC8zL2NsTGttbkU4eHhr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam data yang dipaparkan Anggito, angka Rp522,4 triliun ini merupakan 106,2 persen dari target APBN.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kerap Diam Setelah Jadi Menteri Keuangan Prabowo, Ini Alasannya

Dilihat dari penyumbang PNBP, sumber daya alam (SDA) minyak dan gas (migas) tercatat 94,5 persen menjadi Rp104,1 triliun.Sementara untuk realisasi SDA non migas sebesar 110,4 persen menjadi Rp107,7 triliun.
Hingga November 2025, penerimaan dari kekayaan negara dipisahkan (KND) tercatat 100,6 persen dari target menjadi Rp86,4 triliun.
Terakhir, penerimaan PNBP lainnya tercatat 117,7 persen menjadi Rp135,5 triliun. Pendapatan BLU juga tercatat 106,5 persen menjadi Rp88,8 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp522,4 triliun per 30 November 2024.
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan, angka tersebut mencapai 106,2 persen dari target APBN 2024.

BACA JUGA:
Penerimaan Pajak Tembus Rp1.688,9 Triliun per November 2024, Baru 84,92% dari Target

&amp;ldquo;PNBP dari sisi target on track bahkan sudah beberapa melebihi target, dibandingkan tahun lalu memang lebih rendah karena memang asumsi kita dan proyeksi kita terhadap indikator untuk penerimaan bukan pajak ini memang lebih rendah, yang menolong adalah sumbangan dividen BUMN juga BLU,&amp;rdquo; kata Anggito dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Desember 2024, Rabu (11/12/2024).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8xMS80LzE4NzA2OC8zL2NsTGttbkU4eHhr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dalam data yang dipaparkan Anggito, angka Rp522,4 triliun ini merupakan 106,2 persen dari target APBN.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kerap Diam Setelah Jadi Menteri Keuangan Prabowo, Ini Alasannya

Dilihat dari penyumbang PNBP, sumber daya alam (SDA) minyak dan gas (migas) tercatat 94,5 persen menjadi Rp104,1 triliun.Sementara untuk realisasi SDA non migas sebesar 110,4 persen menjadi Rp107,7 triliun.
Hingga November 2025, penerimaan dari kekayaan negara dipisahkan (KND) tercatat 100,6 persen dari target menjadi Rp86,4 triliun.
Terakhir, penerimaan PNBP lainnya tercatat 117,7 persen menjadi Rp135,5 triliun. Pendapatan BLU juga tercatat 106,5 persen menjadi Rp88,8 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
