<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Safari Prabowo Awal Tahun, Kadin Temui Dubes India Bahas Potensi Kerjasama</title><description>Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie melakukan pertemuan dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/19/320/3097025/safari-prabowo-awal-tahun-kadin-temui-dubes-india-bahas-potensi-kerjasama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/19/320/3097025/safari-prabowo-awal-tahun-kadin-temui-dubes-india-bahas-potensi-kerjasama"/><item><title>Safari Prabowo Awal Tahun, Kadin Temui Dubes India Bahas Potensi Kerjasama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/19/320/3097025/safari-prabowo-awal-tahun-kadin-temui-dubes-india-bahas-potensi-kerjasama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/19/320/3097025/safari-prabowo-awal-tahun-kadin-temui-dubes-india-bahas-potensi-kerjasama</guid><pubDate>Kamis 19 Desember 2024 19:08 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/19/320/3097025/safari-prabowo-awal-tahun-kadin-temui-dubes-india-bahas-potensi-kerjasama-nslHZzYAon.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anindya Bakrie bertemu dengan Dubes India (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/19/320/3097025/safari-prabowo-awal-tahun-kadin-temui-dubes-india-bahas-potensi-kerjasama-nslHZzYAon.jpg</image><title>Anindya Bakrie bertemu dengan Dubes India (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie melakukan pertemuan dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty. Pertemuan membahas rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo ke India pada awal tahun 2025.

BACA JUGA:
Ketum Kadin Ajak Pengusaha Manfaatkan Peluang Emas di Program Swasembada Pangan


Anindya menjelaskan rencananya, Presiden Prabowon melangsungkan lawatan ke India pada 25-26 Januari 2025. Hal tersebut dalam rangka memenuhi undangan sebagai tamu kehormatan pada perayaan independence day India.
&quot;Pertemuan hari ini terkait rencana kunjungan pak Presiden Prabowo tanggal 25 dan 26 Januari 2025, India dan Indonesia mempunyai relasi yang cukup panjang, bukan hanya histori, kultural, tapi juga ekonomi, tapi politis juga,&quot; ujarnya dalam konferensi pers di Menara Kadin, Kamis (19/12/2024).

BACA JUGA:
Kadin Sebut Jabar Jadi Ujung Tombak Pertumbuhan Ekonomi


Pada kesempatan itu, Anindya menjelaskan beberapa hal pokok terkait visi misi presiden Prabowo juga sekaligus dibahas bersama Dubes India. Terutama masalah swasembada pangan, energi, kesehatan, dan lainnya.
&quot;Dalam diskusi tadi, kita melihat banyak membicarakan, baik resiliensi atau swasembada pangan, swasembada energi, maupun kekuatan daya tahan kesehatan, dan masih banyak lagi,&quot; lanjutnya.
Anindya menilai, baik India maupun Indonesia merupakan negara yang  punya penduduk terbanyak di dunia. Jumlah penduduk yang besar ini  menjadi peluang pasar lebih besar untuk mempererat hubungan ekonomi  kedua negara dan bermanfaat bagi masyarakat.
&quot;Intinya (pertemhan kita) untuk memperluas kerjasama antara india dan  Indonesia, kedua, dapat membawa manfaat bagi masayrakat masing-masing.  India dan Indonesia adalah negara besar, kita lihat bahwa kolaborasi ini  bisa mensejahterahkan masyarakat,&quot; lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep  Chakravorty merespon positif pertemuan yang dilakukan bersama Kadin.  Harapannya, pertemuan ini mampu mempererat hubungan bisnis yang sudah  dijalankan India dengan Indonesia sebelumnya.
&quot;Hari ini kita membahas bagaimana keterlibatan bisnis dan ekonomi  antara India dan Indonesia dapat saling bergantung. Saya pikir, kita  adalah 2 negara berkembang yang ingin menjadi negara maju,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie melakukan pertemuan dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty. Pertemuan membahas rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo ke India pada awal tahun 2025.

BACA JUGA:
Ketum Kadin Ajak Pengusaha Manfaatkan Peluang Emas di Program Swasembada Pangan


Anindya menjelaskan rencananya, Presiden Prabowon melangsungkan lawatan ke India pada 25-26 Januari 2025. Hal tersebut dalam rangka memenuhi undangan sebagai tamu kehormatan pada perayaan independence day India.
&quot;Pertemuan hari ini terkait rencana kunjungan pak Presiden Prabowo tanggal 25 dan 26 Januari 2025, India dan Indonesia mempunyai relasi yang cukup panjang, bukan hanya histori, kultural, tapi juga ekonomi, tapi politis juga,&quot; ujarnya dalam konferensi pers di Menara Kadin, Kamis (19/12/2024).

BACA JUGA:
Kadin Sebut Jabar Jadi Ujung Tombak Pertumbuhan Ekonomi


Pada kesempatan itu, Anindya menjelaskan beberapa hal pokok terkait visi misi presiden Prabowo juga sekaligus dibahas bersama Dubes India. Terutama masalah swasembada pangan, energi, kesehatan, dan lainnya.
&quot;Dalam diskusi tadi, kita melihat banyak membicarakan, baik resiliensi atau swasembada pangan, swasembada energi, maupun kekuatan daya tahan kesehatan, dan masih banyak lagi,&quot; lanjutnya.
Anindya menilai, baik India maupun Indonesia merupakan negara yang  punya penduduk terbanyak di dunia. Jumlah penduduk yang besar ini  menjadi peluang pasar lebih besar untuk mempererat hubungan ekonomi  kedua negara dan bermanfaat bagi masyarakat.
&quot;Intinya (pertemhan kita) untuk memperluas kerjasama antara india dan  Indonesia, kedua, dapat membawa manfaat bagi masayrakat masing-masing.  India dan Indonesia adalah negara besar, kita lihat bahwa kolaborasi ini  bisa mensejahterahkan masyarakat,&quot; lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep  Chakravorty merespon positif pertemuan yang dilakukan bersama Kadin.  Harapannya, pertemuan ini mampu mempererat hubungan bisnis yang sudah  dijalankan India dengan Indonesia sebelumnya.
&quot;Hari ini kita membahas bagaimana keterlibatan bisnis dan ekonomi  antara India dan Indonesia dapat saling bergantung. Saya pikir, kita  adalah 2 negara berkembang yang ingin menjadi negara maju,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
