<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Sebut Kekurangan Pesawat Biang Kerok Harga Tiket Mahal</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menyebut Indonesia kekurangan pesawat setelah pandemi Covid-19 melanda dunia beberapa tahun lalu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/20/320/3097385/erick-thohir-sebut-kekurangan-pesawat-biang-kerok-harga-tiket-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/20/320/3097385/erick-thohir-sebut-kekurangan-pesawat-biang-kerok-harga-tiket-mahal"/><item><title>Erick Thohir Sebut Kekurangan Pesawat Biang Kerok Harga Tiket Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/20/320/3097385/erick-thohir-sebut-kekurangan-pesawat-biang-kerok-harga-tiket-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/20/320/3097385/erick-thohir-sebut-kekurangan-pesawat-biang-kerok-harga-tiket-mahal</guid><pubDate>Jum'at 20 Desember 2024 20:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/20/320/3097385/erick-thohir-sebut-kekurangan-pesawat-biang-kerok-harga-tiket-mahal-aeF565q0LU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir sebut harga tiket pesawat mahal karena kurangnya armada (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/20/320/3097385/erick-thohir-sebut-kekurangan-pesawat-biang-kerok-harga-tiket-mahal-aeF565q0LU.jpg</image><title>Erick Thohir sebut harga tiket pesawat mahal karena kurangnya armada (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyebut Indonesia kekurangan pesawat setelah pandemi Covid-19 melanda dunia beberapa tahun lalu. Kekurangan armada ini menjadi salah satu sebab harga tiket pesawat melambung tinggi alias mahal.
&quot;Kita ketahui kondisi penerbangan di seluruh dunia memang sedang kekurangan pesawat. Kita bisa cek kondisi armada pesawat setelah Covid-19,&amp;rdquo; ujar Erick ditemui di Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Jumat (20/12/2024).

BACA JUGA:
Garuda Rugi Imbas Harga Tiket Pesawat Turun 10%, Erick Thohir: Itu Penugasan Harus Dijalankan


Kendati begitu, Erick menegaskan pemerintah fokus memberikan solusi jangka pendek, menengah, dan panjang untuk memastikan pelayanan transportasi penerbangan tetap optimal.
&amp;ldquo;Tapi tentu sebagai bangsa kita tidak boleh hanya mencari isunya saja bahwa ini kurang, ini tidak cukup, yang penting adalah solusinya,&quot; paparnya.

BACA JUGA:
Apakah Pesawat Bisa Berhenti di Atas Udara?


Saat ini pemerintah menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10% yang berlaku selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Selain itu, harga tiket moda transportasi lainnya juga tidak naik sepanjang Nataru tahun ini, sekalipun banyak komponen yang mempengaruhi harga.
&quot;(Di sektor transportasi), ada banyak komponen yang mempengaruhi harga, seperti dolar dan BBM,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8yMC80LzE4NzIwMC8zL05NbkRGRGRxTmln&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Tapi ini bagian dari komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk  memastikan pelayanan ke masyarakat tetap berjalan dengan baik, sehingga  ekonomi juga bisa terus bergerak,&quot; ucap Erick.
Untuk mengatasi kekurangan jumlah pesawat, Erick memastikan PT Garuda  Indonesia (Persero) Tbk dan Pelita Air balal menambah armada.
&quot;Saya sudah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan, Pak Dudy  Purwagandhi, terkait upaya mengisi kekurangan jumlah pesawat ini dalam  lima tahun ke depan. Garuda Indonesia sedang dalam pembahasan terkait  penambahan pesawat, mungkin beberapa bisa direalisasikan tahun ini.  Pelita Air juga punya rencana serupa,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyebut Indonesia kekurangan pesawat setelah pandemi Covid-19 melanda dunia beberapa tahun lalu. Kekurangan armada ini menjadi salah satu sebab harga tiket pesawat melambung tinggi alias mahal.
&quot;Kita ketahui kondisi penerbangan di seluruh dunia memang sedang kekurangan pesawat. Kita bisa cek kondisi armada pesawat setelah Covid-19,&amp;rdquo; ujar Erick ditemui di Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Jumat (20/12/2024).

BACA JUGA:
Garuda Rugi Imbas Harga Tiket Pesawat Turun 10%, Erick Thohir: Itu Penugasan Harus Dijalankan


Kendati begitu, Erick menegaskan pemerintah fokus memberikan solusi jangka pendek, menengah, dan panjang untuk memastikan pelayanan transportasi penerbangan tetap optimal.
&amp;ldquo;Tapi tentu sebagai bangsa kita tidak boleh hanya mencari isunya saja bahwa ini kurang, ini tidak cukup, yang penting adalah solusinya,&quot; paparnya.

BACA JUGA:
Apakah Pesawat Bisa Berhenti di Atas Udara?


Saat ini pemerintah menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10% yang berlaku selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Selain itu, harga tiket moda transportasi lainnya juga tidak naik sepanjang Nataru tahun ini, sekalipun banyak komponen yang mempengaruhi harga.
&quot;(Di sektor transportasi), ada banyak komponen yang mempengaruhi harga, seperti dolar dan BBM,&amp;rdquo; beber dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8yMC80LzE4NzIwMC8zL05NbkRGRGRxTmln&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Tapi ini bagian dari komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk  memastikan pelayanan ke masyarakat tetap berjalan dengan baik, sehingga  ekonomi juga bisa terus bergerak,&quot; ucap Erick.
Untuk mengatasi kekurangan jumlah pesawat, Erick memastikan PT Garuda  Indonesia (Persero) Tbk dan Pelita Air balal menambah armada.
&quot;Saya sudah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan, Pak Dudy  Purwagandhi, terkait upaya mengisi kekurangan jumlah pesawat ini dalam  lima tahun ke depan. Garuda Indonesia sedang dalam pembahasan terkait  penambahan pesawat, mungkin beberapa bisa direalisasikan tahun ini.  Pelita Air juga punya rencana serupa,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
