<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Merger dengan INKA, Dirut KAI: Kita Siap</title><description>PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengaku siap jika perusahaan  merger dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/23/320/3098020/soal-merger-dengan-inka-dirut-kai-kita-siap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/23/320/3098020/soal-merger-dengan-inka-dirut-kai-kita-siap"/><item><title>Soal Merger dengan INKA, Dirut KAI: Kita Siap</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/23/320/3098020/soal-merger-dengan-inka-dirut-kai-kita-siap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/23/320/3098020/soal-merger-dengan-inka-dirut-kai-kita-siap</guid><pubDate>Senin 23 Desember 2024 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/23/320/3098020/soal-merger-dengan-inka-dirut-kai-kita-siap-PpXoHS5PeS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAI siap merger dengan INKA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/23/320/3098020/soal-merger-dengan-inka-dirut-kai-kita-siap-PpXoHS5PeS.jpg</image><title>KAI siap merger dengan INKA (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengaku siap jika perusahaan merger dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Dalam aksi korporasi itu, KAI bakal menjadi induk usaha.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, pihaknya siap menjadi holding INKA, jika merger menjadi permintaan pemerintah selaku pemegang saham.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rombak Direksi-Komisaris 25 BUMN hingga Akhir 2024, Ini Daftarnya


&amp;ldquo;Kalau arahan pemegang saham kita siap,&amp;rdquo; ujar Didiek saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Senin (23/12/2024).
Saat ini KAI masih menunggu arahan Kementerian BUMN, sebelum berbagai persiapan dilakukan perseroan.
&amp;ldquo;Ya kita tunggu arahan pak Menteri karena kan kita baru dapat info dari pak Menteri kemarin, kita ya menunggu arakan Pak Menteri,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Menteri BUMN dan Menhub Pastikan Harga Tiket Transportasi Tidak Naik 


Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengatakan akan menggabungkan INKA dan KAI. Merger kedua entitas masuk dalam program holdingisasi yang diusung Kementerian BUMN.
&amp;ldquo;Usulan untuk 47 (perampingan BUMN) menjadi 30, ya kan salah satunya ya bagaimana INKA dan KAI menjadi satu payung,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di Kementerian BUMN Selasa pekan lalu.
Dia menambahkan, merger INKA dan KAI perlu dilakukan agar bisnis  kedua perusahaan lebih sinkron lagi. Misalnya, pengajuan rangkaian  kereta api dari KAI terhadap INKA.
Kementerian BUMN segera mengajukan usulan merger kepada Kementerian  Keuangan untuk mendapatkan persetujuan. Setelah itu, tahapan-tahan dari  aksi korporasi ini bakal direalisasikan.
&amp;ldquo;Tentu kita akan dorong prosesnya nanti prosesnya dari Kemenkeu  persetujuannya karena kan pengelola kami kepemilikan dari Menteri  Keuangan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Ya kita purpose ke sana dan saya juga sudah paparan kan di banyak  pihak bahwa memang sinkronisasi daripada banyak perusahaan BUMN ini bisa  lebih maksimal,&amp;rdquo; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengaku siap jika perusahaan merger dengan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Dalam aksi korporasi itu, KAI bakal menjadi induk usaha.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, pihaknya siap menjadi holding INKA, jika merger menjadi permintaan pemerintah selaku pemegang saham.

BACA JUGA:
Erick Thohir Rombak Direksi-Komisaris 25 BUMN hingga Akhir 2024, Ini Daftarnya


&amp;ldquo;Kalau arahan pemegang saham kita siap,&amp;rdquo; ujar Didiek saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Senin (23/12/2024).
Saat ini KAI masih menunggu arahan Kementerian BUMN, sebelum berbagai persiapan dilakukan perseroan.
&amp;ldquo;Ya kita tunggu arahan pak Menteri karena kan kita baru dapat info dari pak Menteri kemarin, kita ya menunggu arakan Pak Menteri,&amp;rdquo; paparnya.

BACA JUGA:
Menteri BUMN dan Menhub Pastikan Harga Tiket Transportasi Tidak Naik 


Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengatakan akan menggabungkan INKA dan KAI. Merger kedua entitas masuk dalam program holdingisasi yang diusung Kementerian BUMN.
&amp;ldquo;Usulan untuk 47 (perampingan BUMN) menjadi 30, ya kan salah satunya ya bagaimana INKA dan KAI menjadi satu payung,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di Kementerian BUMN Selasa pekan lalu.
Dia menambahkan, merger INKA dan KAI perlu dilakukan agar bisnis  kedua perusahaan lebih sinkron lagi. Misalnya, pengajuan rangkaian  kereta api dari KAI terhadap INKA.
Kementerian BUMN segera mengajukan usulan merger kepada Kementerian  Keuangan untuk mendapatkan persetujuan. Setelah itu, tahapan-tahan dari  aksi korporasi ini bakal direalisasikan.
&amp;ldquo;Tentu kita akan dorong prosesnya nanti prosesnya dari Kemenkeu  persetujuannya karena kan pengelola kami kepemilikan dari Menteri  Keuangan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Ya kita purpose ke sana dan saya juga sudah paparan kan di banyak  pihak bahwa memang sinkronisasi daripada banyak perusahaan BUMN ini bisa  lebih maksimal,&amp;rdquo; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
