<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPN 12% Diterapkan Besok 1 Januari 2025, Bansos Langsung Cair</title><description>Kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) 12% akan mulai berlaku 1 Januari 2025 besok.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/31/320/3100217/ppn-12-diterapkan-besok-1-januari-2025-bansos-langsung-cair</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/12/31/320/3100217/ppn-12-diterapkan-besok-1-januari-2025-bansos-langsung-cair"/><item><title>PPN 12% Diterapkan Besok 1 Januari 2025, Bansos Langsung Cair</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/12/31/320/3100217/ppn-12-diterapkan-besok-1-januari-2025-bansos-langsung-cair</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/12/31/320/3100217/ppn-12-diterapkan-besok-1-januari-2025-bansos-langsung-cair</guid><pubDate>Selasa 31 Desember 2024 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/31/320/3100217/mensos-Wr5b_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos soal PPN 12% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/31/320/3100217/mensos-Wr5b_large.jpg</image><title>Mensos soal PPN 12% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) 12% akan mulai berlaku&amp;nbsp;1 Januari 2025 besok. Kenaikan ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) dimana kenaikan ini dilakukan secara bertahap.&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Keluarkan Paket&#13;
&#13;
&#13;
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pun menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan paket-paket perlindungan usai adanya kenaikan PPN 12%.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Paket-paket perlindungan juga sudah dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan. Jadi segala hal terkait dengan pelaksanaan itu, nanti tentu sudah diantisipasi kemungkinan-kemungkinannya,&amp;rdquo; ujar Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (31/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bansos&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga menegaskan bahwa pemerintah belum menyiapkan bantuan sosial (bansos) khusus untuk kenaikan PPN 12%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi nanti ditunggu aja. Belum ada Bansos-Bansos yang sifatnya khusus gitu. Kita semua yang reguler, yang sudah kita rencanakan di tahun 2024,&amp;rdquo; tuturnya&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bansos Khusus&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Gus Ipul mengatakan bahwa pihaknya bekerja berdasarkan data. Sehingga, pemberian bansos akan dipertimbangkan matang-matang karena PPN 12% baru akan dilaksanakan besok.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Ya belum, belum ada (bansos khusus). Jadi tadi kan sudah sampaikan kerja kita itu berdasarkan data. Bukan berdasarkan perkiraan. PPN 12 kan baru akan diberlakukan bulan Januari ini. Kita belum tahu,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) 12% akan mulai berlaku&amp;nbsp;1 Januari 2025 besok. Kenaikan ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) dimana kenaikan ini dilakukan secara bertahap.&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Keluarkan Paket&#13;
&#13;
&#13;
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pun menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan paket-paket perlindungan usai adanya kenaikan PPN 12%.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Paket-paket perlindungan juga sudah dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan. Jadi segala hal terkait dengan pelaksanaan itu, nanti tentu sudah diantisipasi kemungkinan-kemungkinannya,&amp;rdquo; ujar Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (31/12/2024).&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bansos&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga menegaskan bahwa pemerintah belum menyiapkan bantuan sosial (bansos) khusus untuk kenaikan PPN 12%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi nanti ditunggu aja. Belum ada Bansos-Bansos yang sifatnya khusus gitu. Kita semua yang reguler, yang sudah kita rencanakan di tahun 2024,&amp;rdquo; tuturnya&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bansos Khusus&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Gus Ipul mengatakan bahwa pihaknya bekerja berdasarkan data. Sehingga, pemberian bansos akan dipertimbangkan matang-matang karena PPN 12% baru akan dilaksanakan besok.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Ya belum, belum ada (bansos khusus). Jadi tadi kan sudah sampaikan kerja kita itu berdasarkan data. Bukan berdasarkan perkiraan. PPN 12 kan baru akan diberlakukan bulan Januari ini. Kita belum tahu,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
