<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua OJK: Kinerja Pasar Modal Dukung Target Ekonomi 8%</title><description>Mahendra Siregar, menyoroti kinerja pasar modal Indonesia dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/02/278/3100727/ketua-ojk-kinerja-pasar-modal-dukung-target-ekonomi-8</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/02/278/3100727/ketua-ojk-kinerja-pasar-modal-dukung-target-ekonomi-8"/><item><title>Ketua OJK: Kinerja Pasar Modal Dukung Target Ekonomi 8%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/02/278/3100727/ketua-ojk-kinerja-pasar-modal-dukung-target-ekonomi-8</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/02/278/3100727/ketua-ojk-kinerja-pasar-modal-dukung-target-ekonomi-8</guid><pubDate>Kamis 02 Januari 2025 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/02/278/3100727/bei-A5Gu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembukaan IHSG 2025 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/02/278/3100727/bei-A5Gu_large.jpg</image><title>Pembukaan IHSG 2025 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menyoroti kinerja pasar modal Indonesia dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Dukung Ekonomi 8%&#13;
&#13;
&#13;
Mahendra mengatakan integritas pasar merupakan landasan utama bagi terbentuknya kinerja pasar modal yang positif.&amp;nbsp;&#13;
Hal ini diyakini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebesar 8%.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kinerja pasar modal yang positif, merupakan modal penting bagi kita mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional,&amp;rdquo; kata Mahendra di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Capaian Positif&#13;
&#13;
&#13;
Mahendra mengapresiasi capaian positif yang diraih pasar modal sepanjang 2024, tetapi juga mengingatkan masih banyak ruang perbaikan yang harus dimanfaatkan.&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kapitalisasi Pasar&#13;
&#13;
&#13;
Salah satunya adalah kapitalisasi pasar bursa yang masih di bawah negara-negara tetangga. Meskipun kontribusi market cap telah mencapai 56 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), angka tersebut masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga seperti India 140 persen, Thailand 101 persen, dan Malaysia 97 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini menunjukkan untuk merealisasikan ruang dan potensi pertumbuhan pasar modal masih sangat besar, sehingga kita meningkatkan aspek integritas pasar sebagai landasan well-functioning and efficient capital market,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Peluang Investasi&#13;
&#13;
Dalam pemberitaan sebelumnya, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengungkapkan sejumlah peluang investasi untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen.&#13;
&#13;
Iman menyebut sejumlah emiten menjadi incaran investor asing dalam menanamkan modalnya. Ini berlangsung karena perusahaan terbuka diyakini lebih transparan.&#13;
&amp;quot;Artinya kenapa? Ternyata banyak juga perusahaan-perusahaan asing yang saat ini mencari target perusahaan-perusahaan tercatat. Kenapa? Karena dianggap lebih transparan dalam keterbukaan informasi,&amp;quot; kata Iman di Jakarta (8/10).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menyoroti kinerja pasar modal Indonesia dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Dukung Ekonomi 8%&#13;
&#13;
&#13;
Mahendra mengatakan integritas pasar merupakan landasan utama bagi terbentuknya kinerja pasar modal yang positif.&amp;nbsp;&#13;
Hal ini diyakini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebesar 8%.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kinerja pasar modal yang positif, merupakan modal penting bagi kita mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional,&amp;rdquo; kata Mahendra di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Capaian Positif&#13;
&#13;
&#13;
Mahendra mengapresiasi capaian positif yang diraih pasar modal sepanjang 2024, tetapi juga mengingatkan masih banyak ruang perbaikan yang harus dimanfaatkan.&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kapitalisasi Pasar&#13;
&#13;
&#13;
Salah satunya adalah kapitalisasi pasar bursa yang masih di bawah negara-negara tetangga. Meskipun kontribusi market cap telah mencapai 56 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), angka tersebut masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga seperti India 140 persen, Thailand 101 persen, dan Malaysia 97 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal ini menunjukkan untuk merealisasikan ruang dan potensi pertumbuhan pasar modal masih sangat besar, sehingga kita meningkatkan aspek integritas pasar sebagai landasan well-functioning and efficient capital market,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Peluang Investasi&#13;
&#13;
Dalam pemberitaan sebelumnya, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengungkapkan sejumlah peluang investasi untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen.&#13;
&#13;
Iman menyebut sejumlah emiten menjadi incaran investor asing dalam menanamkan modalnya. Ini berlangsung karena perusahaan terbuka diyakini lebih transparan.&#13;
&amp;quot;Artinya kenapa? Ternyata banyak juga perusahaan-perusahaan asing yang saat ini mencari target perusahaan-perusahaan tercatat. Kenapa? Karena dianggap lebih transparan dalam keterbukaan informasi,&amp;quot; kata Iman di Jakarta (8/10).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
