<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Targetkan Tak Impor Beras, Gula hingga Jagung di 2025</title><description>Kementan menargetkan tidak mengimpor empat komoditas pangan yakni beras, jagung, garam konsumsi dan gula konsumsi pada 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/06/320/3101684/ri-targetkan-tak-impor-beras-gula-hingga-jagung-di-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/06/320/3101684/ri-targetkan-tak-impor-beras-gula-hingga-jagung-di-2025"/><item><title>RI Targetkan Tak Impor Beras, Gula hingga Jagung di 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/06/320/3101684/ri-targetkan-tak-impor-beras-gula-hingga-jagung-di-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/06/320/3101684/ri-targetkan-tak-impor-beras-gula-hingga-jagung-di-2025</guid><pubDate>Senin 06 Januari 2025 06:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/06/320/3101684/beras-RkPi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI Tak Impor Beras di 2025 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/06/320/3101684/beras-RkPi_large.jpg</image><title>RI Tak Impor Beras di 2025 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan tidak mengimpor empat komoditas pangan yakni beras, jagung, garam konsumsi dan gula konsumsi pada 2025.&#13;
&#13;
1. Petani Milenial&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono berharap petani milenial turut berperan dalam pencapaian target dengan terjun langsung menanam komoditas sehingga produksi pertanian dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyuwangi merupakan daerah agraris dengan hasil pertanian yang besar. Banyuwangi juga dikenal memiliki inovasi di sektor pertanian, apalagi kini pelakunya banyak anak muda,&amp;quot; katanya dikutip Antara, Senin (6/1/2025).&#13;
&#13;
2. Program Pertanian&#13;
&#13;
Wamentan Sudaryono mengapresiasi akselerasi program pertanian yang dilakukan Pemkab Banyuwangi, sehingga mendorong munculnya banyak anak muda yang tertarik berkecimpung di dunia pertanian.&#13;
&#13;
Dia juga menyatakan siap mendukung program-program pertanian yang ada di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Produksi Langung&#13;
&#13;
Dalam kunjungan kerjanya, Wamentan Sudaryono mengunjungi langsung produksi dan pengemasan beras organik Banyuwangi, Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh.&#13;
&#13;
Selain melihat langsung produksi beras organik, Sudaryono juga bertemu dengan para petani muda Banyuwangi dan menyemangati para petani muda untuk terus memajukan dunia pertanian.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan tidak mengimpor empat komoditas pangan yakni beras, jagung, garam konsumsi dan gula konsumsi pada 2025.&#13;
&#13;
1. Petani Milenial&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono berharap petani milenial turut berperan dalam pencapaian target dengan terjun langsung menanam komoditas sehingga produksi pertanian dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyuwangi merupakan daerah agraris dengan hasil pertanian yang besar. Banyuwangi juga dikenal memiliki inovasi di sektor pertanian, apalagi kini pelakunya banyak anak muda,&amp;quot; katanya dikutip Antara, Senin (6/1/2025).&#13;
&#13;
2. Program Pertanian&#13;
&#13;
Wamentan Sudaryono mengapresiasi akselerasi program pertanian yang dilakukan Pemkab Banyuwangi, sehingga mendorong munculnya banyak anak muda yang tertarik berkecimpung di dunia pertanian.&#13;
&#13;
Dia juga menyatakan siap mendukung program-program pertanian yang ada di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Produksi Langung&#13;
&#13;
Dalam kunjungan kerjanya, Wamentan Sudaryono mengunjungi langsung produksi dan pengemasan beras organik Banyuwangi, Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh.&#13;
&#13;
Selain melihat langsung produksi beras organik, Sudaryono juga bertemu dengan para petani muda Banyuwangi dan menyemangati para petani muda untuk terus memajukan dunia pertanian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
