<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kuota BBM Subsidi untuk Kereta Api Naik Jadi 209 Ribu KL di 2025</title><description>Pemerintah menetapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kereta api sebesar 209.809 KL di 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/07/320/3102158/kuota-bbm-subsidi-untuk-kereta-api-naik-jadi-209-ribu-kl-di-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/07/320/3102158/kuota-bbm-subsidi-untuk-kereta-api-naik-jadi-209-ribu-kl-di-2025"/><item><title>Kuota BBM Subsidi untuk Kereta Api Naik Jadi 209 Ribu KL di 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/07/320/3102158/kuota-bbm-subsidi-untuk-kereta-api-naik-jadi-209-ribu-kl-di-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/07/320/3102158/kuota-bbm-subsidi-untuk-kereta-api-naik-jadi-209-ribu-kl-di-2025</guid><pubDate>Selasa 07 Januari 2025 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/07/320/3102158/kereta-iG9k_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumlah BBM subsidi&amp;nbsp; untuk Kereta Api naik 13.156 KL atau 6,7?ri kuota 2024 yaitu 196.653 KL. (Foto: Okezone.com/KAI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/07/320/3102158/kereta-iG9k_large.jpg</image><title>Jumlah BBM subsidi&amp;nbsp; untuk Kereta Api naik 13.156 KL atau 6,7?ri kuota 2024 yaitu 196.653 KL. (Foto: Okezone.com/KAI)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menetapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kereta api sebesar 209.809 KL di 2025. Jumlah BBM subsidi&amp;nbsp;&#13;
tersebut naik 13.156 KL atau 6,7% dari kuota 2024 yaitu 196.653 KL.&#13;
&#13;
1. Untuk Kereta Barang dan Penumpang&#13;
&#13;
VP Public Relations PT KAI (Persero) Anne Purba mengatakan, BBM subsidi akan digunakan untuk berbagai jenis kereta api, seperti kereta penumpang dan barang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peningkatan ini tentu saja merupakan bentuk kepercayaan pemerintah dalam mendukung transportasi kereta api yang efisien dan ramah lingkungan,&amp;rdquo; ujar Anne, Selasa (7/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Kereta Perintis Pakai BBM Subsidi&#13;
&#13;
KAI juga bakal manfaatkan BBM Subsidi untuk pengembangan jaringan transportasi, misalnya kereta perintis Makassar-Parepare.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Melalui peningkatan kuota pada kebijakan BBM Subsidi untuk tahun 2025 yang diamankan, KAI berkomitmen mendukung perkembangan ekonomi nasional, serta menghadirkan solusi ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
3. Berikut rincian alokasi BBM subsidi untuk kereta api selama 2025:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kereta Penumpang: 184.036 KL&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Klinker: 913 KL&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Parcel: 3.996 KL&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Peti Kemas: 15.593&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Semen: 5.271 KL&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Distribusi BBM subsidi akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan operasional tiap Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) KAI, dengan rincian alokasi untuk masing-masing wilayah sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Daop 1 Jakarta: 56.892 KL&#13;
2. Daop 2 Bandung: 18.969 KL&#13;
3. Daop 3 Cirebon: 5.191 KL&#13;
4. Daop 4 Semarang: 15.182 KL&#13;
5. Daop 5 Purwokerto: 12.917 KL&#13;
6. Daop 6 Yogyakarta: 21.909 KL&#13;
7. Daop 7 Madiun: 6.756 KL&#13;
8. Daop 8 Surabaya: 50.877 KL&#13;
9. Daop 9 Jember: 6.482 KL&#13;
10. Divre I Sumatera Utara: 6.564 KL&#13;
11. Divre II Sumatera Barat: 2.779 KL&#13;
12. Divre III Palembang: 2.413 KL&#13;
13. Divre IV Tanjungkarang: 2.634 KL&#13;
14. Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan: 244 KL&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menetapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kereta api sebesar 209.809 KL di 2025. Jumlah BBM subsidi&amp;nbsp;&#13;
tersebut naik 13.156 KL atau 6,7% dari kuota 2024 yaitu 196.653 KL.&#13;
&#13;
1. Untuk Kereta Barang dan Penumpang&#13;
&#13;
VP Public Relations PT KAI (Persero) Anne Purba mengatakan, BBM subsidi akan digunakan untuk berbagai jenis kereta api, seperti kereta penumpang dan barang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peningkatan ini tentu saja merupakan bentuk kepercayaan pemerintah dalam mendukung transportasi kereta api yang efisien dan ramah lingkungan,&amp;rdquo; ujar Anne, Selasa (7/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Kereta Perintis Pakai BBM Subsidi&#13;
&#13;
KAI juga bakal manfaatkan BBM Subsidi untuk pengembangan jaringan transportasi, misalnya kereta perintis Makassar-Parepare.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Melalui peningkatan kuota pada kebijakan BBM Subsidi untuk tahun 2025 yang diamankan, KAI berkomitmen mendukung perkembangan ekonomi nasional, serta menghadirkan solusi ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
3. Berikut rincian alokasi BBM subsidi untuk kereta api selama 2025:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kereta Penumpang: 184.036 KL&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Klinker: 913 KL&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Parcel: 3.996 KL&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Peti Kemas: 15.593&amp;nbsp;&#13;
Kereta Barang Komoditas Semen: 5.271 KL&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Distribusi BBM subsidi akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan operasional tiap Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) KAI, dengan rincian alokasi untuk masing-masing wilayah sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Daop 1 Jakarta: 56.892 KL&#13;
2. Daop 2 Bandung: 18.969 KL&#13;
3. Daop 3 Cirebon: 5.191 KL&#13;
4. Daop 4 Semarang: 15.182 KL&#13;
5. Daop 5 Purwokerto: 12.917 KL&#13;
6. Daop 6 Yogyakarta: 21.909 KL&#13;
7. Daop 7 Madiun: 6.756 KL&#13;
8. Daop 8 Surabaya: 50.877 KL&#13;
9. Daop 9 Jember: 6.482 KL&#13;
10. Divre I Sumatera Utara: 6.564 KL&#13;
11. Divre II Sumatera Barat: 2.779 KL&#13;
12. Divre III Palembang: 2.413 KL&#13;
13. Divre IV Tanjungkarang: 2.634 KL&#13;
14. Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan: 244 KL&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
