<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Ara Usul ke Prabowo Iuran Tapera Bersifat Sukarela, Bukan Wajib</title><description>Maruarar Sirait alias Ara mengusulkan agar iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) bersifat sukarela dan bukan wajib.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/08/470/3102413/menteri-ara-usul-ke-prabowo-iuran-tapera-bersifat-sukarela-bukan-wajib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/08/470/3102413/menteri-ara-usul-ke-prabowo-iuran-tapera-bersifat-sukarela-bukan-wajib"/><item><title>Menteri Ara Usul ke Prabowo Iuran Tapera Bersifat Sukarela, Bukan Wajib</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/08/470/3102413/menteri-ara-usul-ke-prabowo-iuran-tapera-bersifat-sukarela-bukan-wajib</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/08/470/3102413/menteri-ara-usul-ke-prabowo-iuran-tapera-bersifat-sukarela-bukan-wajib</guid><pubDate>Rabu 08 Januari 2025 06:54 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/08/470/3102413/tapera-qTmn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Iuran Wajib Tapera (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/08/470/3102413/tapera-qTmn_large.jpg</image><title>Iuran Wajib Tapera (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara mengusulkan agar iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) bersifat sukarela dan bukan wajib.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tapera merupakan uang simpanan yang disetorkan peserta secara berkala dalam jangka waktu tertentu. Dana simpanan ini hanya dapat dimanfaatkan untuk membiayai rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gaji di Atas UMR&#13;
&#13;
&#13;
Adapun, pekerja dengan gaji di atas upah minimum regional (UMR) wajib ikut program Tapera.&#13;
Selain sudah menyampaikan kepada Presiden perihal usulan ini, Ara juga mengaku telah mengundang Badan Pengelola (BP) Tapera untuk membahas beberapa hal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, memang saya sudah undang BP Tapera dan saya sudah laporkan juga tadi, memang tabungan itu kan harusnya bersifat sukarela, kan begitu,&amp;rdquo; ujar Ara dikutip Rabu (8/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi saya dorong Tapera itu harus bisa dipercaya, harus bisa bermanfaat ya, karena itu yang paling penting. Tunjukkan bahwa bisa dipercaya, kredibel, tidak ada korupsi, dan bermanfaat,&amp;rdquo; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Perluasan Kepersertaan&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ara mengaku belum ada pembahasan soal perluasan kepesertaan Tapera. Saat itu, pihaknya bakal membicarakan lebih lanjut terkait skema pembiayaan rumah bagi masyarakat tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum sampai kesitu (bahas Tapera). Tapi kami sudah sampaikan apa konsep (pembiayaan) kami. Tentu bentuknya seperti apa kita akan bicarakan lebih lanjut,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
3. Serap Aspirasi&#13;
&#13;
&#13;
Dia mencatat, serap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak perlu dilakukan agar kebijakan yang ditetapkan punya dampak positif, terutama memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita akan mendengarkan masukan dari semua pihak, dari akademisi, para pengamat, pelaku, tentunya calon konsumen. Kita harus mendengarkan secara sistematis, sehingga apa yang kita lakukan itu komprehensif membangun rumah kedepan,&amp;quot; tambahnya&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara mengusulkan agar iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) bersifat sukarela dan bukan wajib.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tapera merupakan uang simpanan yang disetorkan peserta secara berkala dalam jangka waktu tertentu. Dana simpanan ini hanya dapat dimanfaatkan untuk membiayai rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gaji di Atas UMR&#13;
&#13;
&#13;
Adapun, pekerja dengan gaji di atas upah minimum regional (UMR) wajib ikut program Tapera.&#13;
Selain sudah menyampaikan kepada Presiden perihal usulan ini, Ara juga mengaku telah mengundang Badan Pengelola (BP) Tapera untuk membahas beberapa hal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, memang saya sudah undang BP Tapera dan saya sudah laporkan juga tadi, memang tabungan itu kan harusnya bersifat sukarela, kan begitu,&amp;rdquo; ujar Ara dikutip Rabu (8/1/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi saya dorong Tapera itu harus bisa dipercaya, harus bisa bermanfaat ya, karena itu yang paling penting. Tunjukkan bahwa bisa dipercaya, kredibel, tidak ada korupsi, dan bermanfaat,&amp;rdquo; paparnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Perluasan Kepersertaan&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Ara mengaku belum ada pembahasan soal perluasan kepesertaan Tapera. Saat itu, pihaknya bakal membicarakan lebih lanjut terkait skema pembiayaan rumah bagi masyarakat tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum sampai kesitu (bahas Tapera). Tapi kami sudah sampaikan apa konsep (pembiayaan) kami. Tentu bentuknya seperti apa kita akan bicarakan lebih lanjut,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
3. Serap Aspirasi&#13;
&#13;
&#13;
Dia mencatat, serap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak perlu dilakukan agar kebijakan yang ditetapkan punya dampak positif, terutama memenuhi kebutuhan hunian masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita akan mendengarkan masukan dari semua pihak, dari akademisi, para pengamat, pelaku, tentunya calon konsumen. Kita harus mendengarkan secara sistematis, sehingga apa yang kita lakukan itu komprehensif membangun rumah kedepan,&amp;quot; tambahnya&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
