<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPJS Ketenagakerjaan Terancam Defisit, Kemnaker: Usia Pensiun 59 Tahun Tak Pengaruhi Besaran Jaminan Pensiun</title><description>Usia pensiun pekerja jadi 59 tahun tidak akan mempengaruhi besaran manfaat jaminan pensiun yang akan diterima oleh pekerja.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/10/320/3103309/bpjs-ketenagakerjaan-terancam-defisit-kemnaker-usia-pensiun-59-tahun-tak-pengaruhi-besaran-jaminan-pensiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/10/320/3103309/bpjs-ketenagakerjaan-terancam-defisit-kemnaker-usia-pensiun-59-tahun-tak-pengaruhi-besaran-jaminan-pensiun"/><item><title>BPJS Ketenagakerjaan Terancam Defisit, Kemnaker: Usia Pensiun 59 Tahun Tak Pengaruhi Besaran Jaminan Pensiun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/10/320/3103309/bpjs-ketenagakerjaan-terancam-defisit-kemnaker-usia-pensiun-59-tahun-tak-pengaruhi-besaran-jaminan-pensiun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/10/320/3103309/bpjs-ketenagakerjaan-terancam-defisit-kemnaker-usia-pensiun-59-tahun-tak-pengaruhi-besaran-jaminan-pensiun</guid><pubDate>Jum'at 10 Januari 2025 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/10/320/3103309/bpjs_ketenagakerjaan-lVHm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS Ketenagakerjaan Terancam Defisit, Kemnaker: Usia Pensiun 59 Tahun Tak Pengaruhi Besaran Jaminan Pensiun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/10/320/3103309/bpjs_ketenagakerjaan-lVHm_large.jpg</image><title>BPJS Ketenagakerjaan Terancam Defisit, Kemnaker: Usia Pensiun 59 Tahun Tak Pengaruhi Besaran Jaminan Pensiun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan usia pensiun pekerja tidak akan mempengaruhi besaran manfaat jaminan pensiun yang akan diterima oleh pekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dampak kenaikan usia pensiun, tidak mempengaruhi besaran manfaat yang akan diterima oleh pekerja serta tidak akan menambah beban iuran bagi pengusaha,&amp;rdquo; ujar Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI JSK) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indah Anggoro Putri di Jakarta, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
1. Usia Pensiun Pekerja saat Menerima Manfaat Jaminan Pensiun&#13;
&#13;
Berdasarkan PP Nomor 45 Tahun 2015, usia pensiun pekerja berarti usia saat pekerja mulai dapat menerima manfaat jaminan pensiun, bukan usia berhenti bekerja dari perusahaan.&#13;
&#13;
Pekerja yang telah memasuki usia pensiun tetap dapat dipekerjakan, dapat memilih untuk menerima manfaat pensiun saat mencapai usia pensiun atau saat peserta berhenti bekerja dengan ketentuan paling lama tiga tahun setelah usia pensiun.&#13;
&#13;
2. BPJS Ketenagakerjaan Terancam Defisit dan Iuran Jaminan Pensiun&#13;
&#13;
Pihaknya juga memproyeksikan kesehatan keuangan program jaminan pensiun yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan akan defisit pada 2075.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun saat ini iuran Jaminan Pensiun (JP) sebesar 3 persen terdiri 2 persen iuran pengusaha dan 1 persen iuran pekerja dengan manfaat pensiun terendah saat ini sebesar Rp393.000 dan tertinggi sebesar Rp4.718.200.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pemerintah Lakukan Harmonisasi Seluruh Program Pensiun&#13;
&#13;
Hingga kini, kata dia, pemerintah tengah melakukan pembatasan untuk mengharmonisasikan seluruh program pensiun yang ada di Indonesia dengan leading sektor Kementerian Keuangan sebagai amanat UU Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).&#13;
&#13;
Menurutnya, hal ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan pekerja di masa tua/pensiun melalui manfaat yang lebih baik dengan mempertimbangkan kondisi bonus demografi serta ageing population.&#13;
&#13;
4. Penjelasan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan kenaikan usia pensiun pekerja di Indonesia masih berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya ya itu kita laksanakan dan sampai sekarang kami masih monitoring dan itu sesuatu yang sudah berjalan dari 2015,&amp;rdquo; kata Menaker dilansir Antara.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan usia pensiun pekerja tidak akan mempengaruhi besaran manfaat jaminan pensiun yang akan diterima oleh pekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dampak kenaikan usia pensiun, tidak mempengaruhi besaran manfaat yang akan diterima oleh pekerja serta tidak akan menambah beban iuran bagi pengusaha,&amp;rdquo; ujar Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI JSK) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indah Anggoro Putri di Jakarta, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
1. Usia Pensiun Pekerja saat Menerima Manfaat Jaminan Pensiun&#13;
&#13;
Berdasarkan PP Nomor 45 Tahun 2015, usia pensiun pekerja berarti usia saat pekerja mulai dapat menerima manfaat jaminan pensiun, bukan usia berhenti bekerja dari perusahaan.&#13;
&#13;
Pekerja yang telah memasuki usia pensiun tetap dapat dipekerjakan, dapat memilih untuk menerima manfaat pensiun saat mencapai usia pensiun atau saat peserta berhenti bekerja dengan ketentuan paling lama tiga tahun setelah usia pensiun.&#13;
&#13;
2. BPJS Ketenagakerjaan Terancam Defisit dan Iuran Jaminan Pensiun&#13;
&#13;
Pihaknya juga memproyeksikan kesehatan keuangan program jaminan pensiun yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan akan defisit pada 2075.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun saat ini iuran Jaminan Pensiun (JP) sebesar 3 persen terdiri 2 persen iuran pengusaha dan 1 persen iuran pekerja dengan manfaat pensiun terendah saat ini sebesar Rp393.000 dan tertinggi sebesar Rp4.718.200.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pemerintah Lakukan Harmonisasi Seluruh Program Pensiun&#13;
&#13;
Hingga kini, kata dia, pemerintah tengah melakukan pembatasan untuk mengharmonisasikan seluruh program pensiun yang ada di Indonesia dengan leading sektor Kementerian Keuangan sebagai amanat UU Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).&#13;
&#13;
Menurutnya, hal ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan pekerja di masa tua/pensiun melalui manfaat yang lebih baik dengan mempertimbangkan kondisi bonus demografi serta ageing population.&#13;
&#13;
4. Penjelasan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan kenaikan usia pensiun pekerja di Indonesia masih berdasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya ya itu kita laksanakan dan sampai sekarang kami masih monitoring dan itu sesuatu yang sudah berjalan dari 2015,&amp;rdquo; kata Menaker dilansir Antara.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
