<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Temuan Kasus PMK Sapi, Stok Daging pada Ramadhan 2025 Aman?</title><description>Kementerian Pertanian menjamin ketersediaan daging sapi dan kerbau untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/Lebaran 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/320/3103632/ada-temuan-kasus-pmk-sapi-stok-daging-pada-ramadhan-2025-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/320/3103632/ada-temuan-kasus-pmk-sapi-stok-daging-pada-ramadhan-2025-aman"/><item><title>Ada Temuan Kasus PMK Sapi, Stok Daging pada Ramadhan 2025 Aman?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/320/3103632/ada-temuan-kasus-pmk-sapi-stok-daging-pada-ramadhan-2025-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/320/3103632/ada-temuan-kasus-pmk-sapi-stok-daging-pada-ramadhan-2025-aman</guid><pubDate>Minggu 12 Januari 2025 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/12/320/3103632/kasus_pmk-conN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus PMK Sapi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/12/320/3103632/kasus_pmk-conN_large.jpg</image><title>Kasus PMK Sapi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan daging sapi dan kerbau untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/Lebaran 2025 dalam kondisi aman kendati kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) merebak di beberapa wilayah.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah menjamin bahwa ketersediaan daging untuk bulan puasa maupun Lebaran 2025 insyaAllah tercukupi,&amp;quot; ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda dikutip Antara, Minggu (12/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tambah Stok&#13;
&#13;
&#13;
Terkait pemenuhan kebutuhan daging untuk puasa dan lebaran mendatang, menurut Agung, pemerintah telah menghitung berdasarkan neraca komoditas.&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga masih menambah stok dengan mengimpor daging sapi bakalan maupun kerbau dari luar negeri.&#13;
&amp;quot;Termasuk dari produksi (daging) dalam negeri. Jadi, tidak perlu khawatir, kasus PMK ini akan terus kita kendalikan,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Peningkatan Kasus PMK&#13;
&#13;
&#13;
Kendati Agung mengakui saat ini terjadi peningkatan kasus PMK di RI, namun jumlahnya masih jauh lebih kecil jika dibandingkan saat wabah penyakit itu merebak pada 2022.&#13;
&#13;
&#13;
Mengacu pengalaman pada 2022, menurut dia, ketersediaan daging sapi maupun kerbau untuk kebutuhan puasa dan lebaran kala itu tetap aman.&#13;
&amp;quot;PMK ini kematiannya juga sebetulnya tidak terlalu tinggi. Tingkat kematiannya di bawah 2 persen, tetapi memang penyebarannya yang sangat cepat dan kerugian ekonomi cukup besar,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ada 4 Juta Dosis Vaksin&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Agung, pemerintah telah menyediakan 4 juta dosis vaksin PMK yang akan didistribusikan ke daerah-daerah berisiko tinggi, termasuk Jawa Tengah dan DIY.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kunci dari pencegahan PMK ini adalah vaksinasi. Saat ini, ada lima jenis vaksin PMK yang telah mendapatkan nomor registrasi, termasuk dua yang diproduksi di dalam negeri,&amp;quot; ujar Agung.&#13;
&#13;
&#13;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Surat Edaran Mentan&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan pada 3 Januari 2025, Menteri Pertanian telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota terkait kewaspadaan dini peningkatan kasus penyakit hewan menular strategis (PHMS) termasuk PMK.&#13;
&#13;
&#13;
Dalam surat tersebut kepala daerah diimbau melakukan peningkatan pengawasan lalu lintas ternak serta melakukan mitigasi risiko utamanya di tempat penampungan hewan dan pasar hewan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika terjadi kasus PMK di pasar hewan, maka diperlukan upaya untuk melakukan penutupan pasar hewan sementara, kurang lebih selama 14 hari, yang disertai dengan tindakan pembersihan dan desinfeksi,&amp;quot; ucap Agung.&#13;
&#13;
&#13;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bentuk Satgas&#13;
&#13;
&#13;
Kementan RI juga telah membentuk Satgas PMK Nasional dengan melibatkan sejumlah asosiasi peternak dan asosiasi profesi seperti Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan daging sapi dan kerbau untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/Lebaran 2025 dalam kondisi aman kendati kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) merebak di beberapa wilayah.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah menjamin bahwa ketersediaan daging untuk bulan puasa maupun Lebaran 2025 insyaAllah tercukupi,&amp;quot; ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda dikutip Antara, Minggu (12/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tambah Stok&#13;
&#13;
&#13;
Terkait pemenuhan kebutuhan daging untuk puasa dan lebaran mendatang, menurut Agung, pemerintah telah menghitung berdasarkan neraca komoditas.&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah juga masih menambah stok dengan mengimpor daging sapi bakalan maupun kerbau dari luar negeri.&#13;
&amp;quot;Termasuk dari produksi (daging) dalam negeri. Jadi, tidak perlu khawatir, kasus PMK ini akan terus kita kendalikan,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Peningkatan Kasus PMK&#13;
&#13;
&#13;
Kendati Agung mengakui saat ini terjadi peningkatan kasus PMK di RI, namun jumlahnya masih jauh lebih kecil jika dibandingkan saat wabah penyakit itu merebak pada 2022.&#13;
&#13;
&#13;
Mengacu pengalaman pada 2022, menurut dia, ketersediaan daging sapi maupun kerbau untuk kebutuhan puasa dan lebaran kala itu tetap aman.&#13;
&amp;quot;PMK ini kematiannya juga sebetulnya tidak terlalu tinggi. Tingkat kematiannya di bawah 2 persen, tetapi memang penyebarannya yang sangat cepat dan kerugian ekonomi cukup besar,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ada 4 Juta Dosis Vaksin&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Agung, pemerintah telah menyediakan 4 juta dosis vaksin PMK yang akan didistribusikan ke daerah-daerah berisiko tinggi, termasuk Jawa Tengah dan DIY.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kunci dari pencegahan PMK ini adalah vaksinasi. Saat ini, ada lima jenis vaksin PMK yang telah mendapatkan nomor registrasi, termasuk dua yang diproduksi di dalam negeri,&amp;quot; ujar Agung.&#13;
&#13;
&#13;
4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Surat Edaran Mentan&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan pada 3 Januari 2025, Menteri Pertanian telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota terkait kewaspadaan dini peningkatan kasus penyakit hewan menular strategis (PHMS) termasuk PMK.&#13;
&#13;
&#13;
Dalam surat tersebut kepala daerah diimbau melakukan peningkatan pengawasan lalu lintas ternak serta melakukan mitigasi risiko utamanya di tempat penampungan hewan dan pasar hewan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika terjadi kasus PMK di pasar hewan, maka diperlukan upaya untuk melakukan penutupan pasar hewan sementara, kurang lebih selama 14 hari, yang disertai dengan tindakan pembersihan dan desinfeksi,&amp;quot; ucap Agung.&#13;
&#13;
&#13;
5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bentuk Satgas&#13;
&#13;
&#13;
Kementan RI juga telah membentuk Satgas PMK Nasional dengan melibatkan sejumlah asosiasi peternak dan asosiasi profesi seperti Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
