<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Perusahaan Manfaatkan Teknologi AI&amp;nbsp;</title><description>Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah digunakan di berbagai bidang.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/622/3103802/cara-perusahaan-manfaatkan-teknologi-ai-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/622/3103802/cara-perusahaan-manfaatkan-teknologi-ai-nbsp"/><item><title>Cara Perusahaan Manfaatkan Teknologi AI&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/622/3103802/cara-perusahaan-manfaatkan-teknologi-ai-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/12/622/3103802/cara-perusahaan-manfaatkan-teknologi-ai-nbsp</guid><pubDate>Minggu 12 Januari 2025 22:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Azizah Banowati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/12/622/3103802/teknologi-whMU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perusahaan Manfaatkan Teknologi AI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/12/622/3103802/teknologi-whMU_large.jpg</image><title>Perusahaan Manfaatkan Teknologi AI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah digunakan di berbagai bidang. Mulai dari manajemen data, hubungan dengan pelanggan, hingga pengembangan kapasitas perusahaan, menjadi beberapa hal yang kini bisa dilakukan dengan bantuan AI.&#13;
&#13;
&#13;
Perusahaan menggunakan teknologi AI untuk mengubah cara mereka bekerja. Bahkan, berbagai tugas yang biasanya diberikan kepada karyawan seperti mencatat keluhan konsumen kini telah terlihat didelegasikan kepada AI. Ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi tenaga kerja dalam perusahaan.&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu contoh teknologi canggih berbasis artificial intelligence (AI) di industri kecantikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Penerapan AI&#13;
&#13;
&#13;
Penerapan smart digital clinic yang merupakan teknologi berbasis AI. Seperti analisis kulit bisa dilakukan secara komprehensif.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;AI ini bisa mendeteksi kondisi kulit mulai dari wrinkle, pori-pori kulit, hingga apakah kulit kita sensitif atau tidak,&amp;rdquo; ujar Managing Director of ERHA Clinic Group Norita Sembada, Minggu (12/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tren Penjualan&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian lanjut dia untuk tren penjualan produk perusahaannya mengalami pertumbuhan pada 2024. Hal ini sesuai dengan masyarakat kebutuhan. Di mana saat ini menjadi kebutuhan sekunder seperti ada budjet untuk membeli produk skincare.&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian penjualan produk bertumbuh hingga satu digit hingga dua digit. Di mana saat ini hukum suplai dan demand mulai berlaku.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita suplai layanan dan demand ada di masyarakat yang mereka membutuhkan. Jadi kita menjawab dengan apa yang kita punya,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di 2025 diproyeksi penjualan akan terus meningkat,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ekspansi Perusahaan&#13;
&#13;
&#13;
Pada 2025 perusahaan akan berhati-hati dan lebih bijak hingga selektif walaupun tetap ekspansi.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang kita tidak target buka banyak dan alat medis tidak semuanya punya. Kita sesuai kebutuhan pasar itu yang kita akan jalankan,&amp;rdquo; pungkasnya&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah digunakan di berbagai bidang. Mulai dari manajemen data, hubungan dengan pelanggan, hingga pengembangan kapasitas perusahaan, menjadi beberapa hal yang kini bisa dilakukan dengan bantuan AI.&#13;
&#13;
&#13;
Perusahaan menggunakan teknologi AI untuk mengubah cara mereka bekerja. Bahkan, berbagai tugas yang biasanya diberikan kepada karyawan seperti mencatat keluhan konsumen kini telah terlihat didelegasikan kepada AI. Ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi tenaga kerja dalam perusahaan.&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu contoh teknologi canggih berbasis artificial intelligence (AI) di industri kecantikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Penerapan AI&#13;
&#13;
&#13;
Penerapan smart digital clinic yang merupakan teknologi berbasis AI. Seperti analisis kulit bisa dilakukan secara komprehensif.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;AI ini bisa mendeteksi kondisi kulit mulai dari wrinkle, pori-pori kulit, hingga apakah kulit kita sensitif atau tidak,&amp;rdquo; ujar Managing Director of ERHA Clinic Group Norita Sembada, Minggu (12/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tren Penjualan&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian lanjut dia untuk tren penjualan produk perusahaannya mengalami pertumbuhan pada 2024. Hal ini sesuai dengan masyarakat kebutuhan. Di mana saat ini menjadi kebutuhan sekunder seperti ada budjet untuk membeli produk skincare.&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian penjualan produk bertumbuh hingga satu digit hingga dua digit. Di mana saat ini hukum suplai dan demand mulai berlaku.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita suplai layanan dan demand ada di masyarakat yang mereka membutuhkan. Jadi kita menjawab dengan apa yang kita punya,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di 2025 diproyeksi penjualan akan terus meningkat,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ekspansi Perusahaan&#13;
&#13;
&#13;
Pada 2025 perusahaan akan berhati-hati dan lebih bijak hingga selektif walaupun tetap ekspansi.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang kita tidak target buka banyak dan alat medis tidak semuanya punya. Kita sesuai kebutuhan pasar itu yang kita akan jalankan,&amp;rdquo; pungkasnya&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
