<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamentan ke Petani: Harga Gabah Rp6.500, Jangan Mau Dibeli Murah</title><description>Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa harga pokok pembelian (HPP) gabah saat ini berada di angka Rp6.500 per kilogram. Ia pun meminta agar petani menolak jika gabahnya dilego di bawah harga tersebut.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/14/320/3104257/wamentan-ke-petani-harga-gabah-rp6-500-jangan-mau-dibeli-murah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/14/320/3104257/wamentan-ke-petani-harga-gabah-rp6-500-jangan-mau-dibeli-murah"/><item><title>Wamentan ke Petani: Harga Gabah Rp6.500, Jangan Mau Dibeli Murah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/14/320/3104257/wamentan-ke-petani-harga-gabah-rp6-500-jangan-mau-dibeli-murah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/14/320/3104257/wamentan-ke-petani-harga-gabah-rp6-500-jangan-mau-dibeli-murah</guid><pubDate>Selasa 14 Januari 2025 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/14/320/3104257/petani-UM71_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamentan ke Petani: Harga Gabah Rp6.500, Jangan Mau Dibeli Murah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/14/320/3104257/petani-UM71_large.jpg</image><title>Wamentan ke Petani: Harga Gabah Rp6.500, Jangan Mau Dibeli Murah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa harga pokok pembelian (HPP) gabah saat ini berada di angka Rp6.500 per kilogram. Ia pun meminta agar petani menolak jika gabahnya dilego di bawah harga tersebut.&#13;
&#13;
Harga Gabah Petani&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. HPP Gabah&#13;
&#13;
Wamentan mengatakan, adanya kasus harga gabah yang hanya mencapai Rp5.000 sangat merugikan para petani Indonesia. Di sisi lain juga harga gabah yang rendah ini bertentangan dengan kebijakan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya ingin menekankan, memberi tahu pada masyarakat jangan sampai gabah dibeli murah. Ini penting ya. Peran Bulog diperkuat, Instruksi Presiden jelas, HPP Rp6.500 per kilogram. Tapi kalau kurang-kurangnya ya jangan Rp5.000, saya kira itu menyengsarakan petani kita,&amp;rdquo; ujar Wamentan Sudaryono, Senin (13/1/2025).&#13;
&#13;
2. Bulog Serap Gabah Petani&#13;
&#13;
Wamentan Sudaryono mengingatkan bahwa pemerintah melalui Bulog akan mulai menjalankan kebijakan penyerapan gabah dengan harga yang sesuai HPP pada 15 Januari 2025. Ia juga menekankan agar seluruh daerah di Indonesia menjaga stabilitas harga gabah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semua daerah seluruh Indonesia serentak harus mematuhi Instruksi Presiden. Jangan ada lagi harga gabah Rp5.000 apalagi di bawah Rp5.000,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
3. Jaga Harga Beras&#13;
&#13;
Sudaryono mewajibkan Bulog segera melakukan penyerapan gabah dari petani. Dalam kunjungannya di Desa Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Senin, 13 Januari 2025, Wamentan Sudaryono menyebut penyerapan gabah petani harus segera di lakukan agar mampu menjaga harga beras tetap tinggi, dan para petani menerima keuntungan.&#13;
&#13;
Sebab, saat ini masih ditemukan fakta di Sumsel bahwa harga gabah petani saat ini dijual di bawah Rp5.400 per kg, yang sangat jauh di bawah HPP yang telah ditetapkan pemerintah yaitu sebesar Rp6.500 per kg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan ada lagi harga gabah di bawah Rp5400 di tingkat petani, saya minta tolong tengkulak jangan untung sendiri, kasihan petani. Karena itu 2 hari lagi Bulog juga harus siap serap gabah sesuai dengan HPP,&amp;rdquo; ujar Wamentan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa harga pokok pembelian (HPP) gabah saat ini berada di angka Rp6.500 per kilogram. Ia pun meminta agar petani menolak jika gabahnya dilego di bawah harga tersebut.&#13;
&#13;
Harga Gabah Petani&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. HPP Gabah&#13;
&#13;
Wamentan mengatakan, adanya kasus harga gabah yang hanya mencapai Rp5.000 sangat merugikan para petani Indonesia. Di sisi lain juga harga gabah yang rendah ini bertentangan dengan kebijakan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya ingin menekankan, memberi tahu pada masyarakat jangan sampai gabah dibeli murah. Ini penting ya. Peran Bulog diperkuat, Instruksi Presiden jelas, HPP Rp6.500 per kilogram. Tapi kalau kurang-kurangnya ya jangan Rp5.000, saya kira itu menyengsarakan petani kita,&amp;rdquo; ujar Wamentan Sudaryono, Senin (13/1/2025).&#13;
&#13;
2. Bulog Serap Gabah Petani&#13;
&#13;
Wamentan Sudaryono mengingatkan bahwa pemerintah melalui Bulog akan mulai menjalankan kebijakan penyerapan gabah dengan harga yang sesuai HPP pada 15 Januari 2025. Ia juga menekankan agar seluruh daerah di Indonesia menjaga stabilitas harga gabah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semua daerah seluruh Indonesia serentak harus mematuhi Instruksi Presiden. Jangan ada lagi harga gabah Rp5.000 apalagi di bawah Rp5.000,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
3. Jaga Harga Beras&#13;
&#13;
Sudaryono mewajibkan Bulog segera melakukan penyerapan gabah dari petani. Dalam kunjungannya di Desa Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Senin, 13 Januari 2025, Wamentan Sudaryono menyebut penyerapan gabah petani harus segera di lakukan agar mampu menjaga harga beras tetap tinggi, dan para petani menerima keuntungan.&#13;
&#13;
Sebab, saat ini masih ditemukan fakta di Sumsel bahwa harga gabah petani saat ini dijual di bawah Rp5.400 per kg, yang sangat jauh di bawah HPP yang telah ditetapkan pemerintah yaitu sebesar Rp6.500 per kg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan ada lagi harga gabah di bawah Rp5400 di tingkat petani, saya minta tolong tengkulak jangan untung sendiri, kasihan petani. Karena itu 2 hari lagi Bulog juga harus siap serap gabah sesuai dengan HPP,&amp;rdquo; ujar Wamentan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
