<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Rate Turun, Menko Airlangga: Inflasi Kita Rendah</title><description>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/17/320/3105206/bi-rate-turun-menko-airlangga-inflasi-kita-rendah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/17/320/3105206/bi-rate-turun-menko-airlangga-inflasi-kita-rendah"/><item><title>BI Rate Turun, Menko Airlangga: Inflasi Kita Rendah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/17/320/3105206/bi-rate-turun-menko-airlangga-inflasi-kita-rendah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/17/320/3105206/bi-rate-turun-menko-airlangga-inflasi-kita-rendah</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2025 08:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/17/320/3105206/airlangga-aSdv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI Rate Turun, Menko Airlangga: Inflasi Kita Rendah (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/17/320/3105206/airlangga-aSdv_large.jpg</image><title>BI Rate Turun, Menko Airlangga: Inflasi Kita Rendah (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%.&#13;
Menurut Airlangga, selain karena inflasi yang rendah, memang ada faktor dari cost of fund.&#13;
&amp;quot;BI rate turun adalah baik sekali karena kalau kita lihat inflasi kita kan rendah 1,55. Maka memang cost of fund kalau bunganya gak turun ketinggian,&amp;quot; kata Airlangga kepada awak media di The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).&#13;
&#13;
1. Kondisi Perekonomian Global&#13;
&#13;
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan divergensi pertumbuhan ekonomi dunia melebar dan ketidakpastian pasar keuangan global berlanjut.&amp;nbsp;&#13;
Perekonomian Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih kuat dari prakiraan didukung oleh stimulus fiskal yang meningkatkan permintaan domestik dan kenaikan investasi di bidang teknologi yang mendorong peningkatan produktivitas.&#13;
Hal tersebut dibenarkan oleh Menko Airlangga yang menilai BI menunggu arah kebijakan pemerintah dan bank sentral AS.&#13;
&amp;quot;Nah kemarin BI menahan penurunan karena menunggu Amerika. Karena kita harus ratenya itu dalam tanda petik tidak lebih rendah dari Amerika. Terutama untuk mencegah tidak terjadi capital flux,&amp;quot; ungkap Airlangga.&#13;
&#13;
2. Nilai Tukar Rupiah&#13;
&#13;
Untuk rupiah yang menjadi kekhawatiran atas BI Rate yang turun, menurut Airlangga memang karena dolar AS menguat terhadap semua mata uang.&#13;
&amp;quot;Jadi kita tidak khawatir itu. Yang penting fundamental kita kuat. Kita punya trade positif. Kita punya cadangan devisa juga kuat,&amp;quot; kata Airlangga.&#13;
Menko juga menekankan bahwa perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya.&#13;
&amp;quot;Sehingga tentu ini adalah gejala global yang tidak dihadapi oleh cuma Indonesia. Bahkan beberapa negara lebih dalam termasuk Jepang, Turki, dan yang lain,&amp;quot; pungkas Airlangga.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%.&#13;
Menurut Airlangga, selain karena inflasi yang rendah, memang ada faktor dari cost of fund.&#13;
&amp;quot;BI rate turun adalah baik sekali karena kalau kita lihat inflasi kita kan rendah 1,55. Maka memang cost of fund kalau bunganya gak turun ketinggian,&amp;quot; kata Airlangga kepada awak media di The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/1/2025).&#13;
&#13;
1. Kondisi Perekonomian Global&#13;
&#13;
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan divergensi pertumbuhan ekonomi dunia melebar dan ketidakpastian pasar keuangan global berlanjut.&amp;nbsp;&#13;
Perekonomian Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih kuat dari prakiraan didukung oleh stimulus fiskal yang meningkatkan permintaan domestik dan kenaikan investasi di bidang teknologi yang mendorong peningkatan produktivitas.&#13;
Hal tersebut dibenarkan oleh Menko Airlangga yang menilai BI menunggu arah kebijakan pemerintah dan bank sentral AS.&#13;
&amp;quot;Nah kemarin BI menahan penurunan karena menunggu Amerika. Karena kita harus ratenya itu dalam tanda petik tidak lebih rendah dari Amerika. Terutama untuk mencegah tidak terjadi capital flux,&amp;quot; ungkap Airlangga.&#13;
&#13;
2. Nilai Tukar Rupiah&#13;
&#13;
Untuk rupiah yang menjadi kekhawatiran atas BI Rate yang turun, menurut Airlangga memang karena dolar AS menguat terhadap semua mata uang.&#13;
&amp;quot;Jadi kita tidak khawatir itu. Yang penting fundamental kita kuat. Kita punya trade positif. Kita punya cadangan devisa juga kuat,&amp;quot; kata Airlangga.&#13;
Menko juga menekankan bahwa perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya.&#13;
&amp;quot;Sehingga tentu ini adalah gejala global yang tidak dihadapi oleh cuma Indonesia. Bahkan beberapa negara lebih dalam termasuk Jepang, Turki, dan yang lain,&amp;quot; pungkas Airlangga.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
