<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Punya Bioavtur dari Minyak Jelantah, Dukung Swasembada Energi&amp;nbsp;</title><description>Minyak jelantah dinilai sebagai terobosan untuk mendukung swasembada energi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/21/320/3106591/ri-punya-bioavtur-dari-minyak-jelantah-dukung-swasembada-energi-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/21/320/3106591/ri-punya-bioavtur-dari-minyak-jelantah-dukung-swasembada-energi-nbsp"/><item><title>RI Punya Bioavtur dari Minyak Jelantah, Dukung Swasembada Energi&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/21/320/3106591/ri-punya-bioavtur-dari-minyak-jelantah-dukung-swasembada-energi-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/21/320/3106591/ri-punya-bioavtur-dari-minyak-jelantah-dukung-swasembada-energi-nbsp</guid><pubDate>Selasa 21 Januari 2025 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rayhan Ramdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/21/320/3106591/minyak_jelantah-0gbv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minyak Jelantah untuk Swasembada Energi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/21/320/3106591/minyak_jelantah-0gbv_large.jpg</image><title>Minyak Jelantah untuk Swasembada Energi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Program pengembangan bahan bakar ramah lingkungan dari Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah dinilai sebagai terobosan untuk mendukung swasembada energi. Selain itu, program tersebut sangat mendukung kinerja menjelang 100 hari Pemerintahan Prabowo-Gibran di bidang energi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Saya apresiasi program yang luar biasa ini. Pertamina selalu menginisiasi pengembangan energi alternatif. Ini sangat mendukung program Pemerintah, termasuk menjelang 100 hari kerja,&amp;rdquo; kata pakar ekonomi lingkungan IPB University Aceng Hidayat &amp;nbsp;di Jakarta, Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
1. Pengembangan Bioavtur dari Minyak Jelantah&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemanfaatan minyak jelantah untuk diolah Pertamina menjadi bahan bakar ramah lingkungan, yakni Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur, bisa menjadi solusi dari kondisi yang saat ini dihadapi Indonesia. Pertama, untuk mengurangi beban pencemaran lingkungan. Kedua, mendukung swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait pengurangan pencemaran lingkungan, dirinya menyebut bahwa jelantah merupakan limbah yang selama ini tidak teratasi. Pasalnya sering kali bahan pencemar tersebut dibuang di saluran air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi penggunaan jelantah sebagai bahan bakar merupakan solusi lingkungan,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Dukung Swasembada Energi&#13;
&#13;
Dia juga mengatakan, bahwa program pemanfaatan minyak jelantah tersebut sangat mendukung swasembada energi.&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Sangat mendukung, sejalan. Sebab upaya untuk swasembada energi, misal dengan menggunakan energi terbarukan tentu harus dicari sumbernya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, jelantah memiliki potensi sangat besar. Tidak hanya rumah tangga dan UKM, bahkan beberapa industri pun, menurutnya juga menghasilkan minyak jelantah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sumbernya berlimpah, potensinya luar biasa. Apalagi masyarakat Indonesia sangat senang dengan makanan gorengan, sehingga bahan baku energi tersebut tidak akan kekurangan. Kalau bisa dihimpun semua tentu menjadi energi alternatif yang juga memberi dampak luar biasa,&amp;rdquo; kata dia.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Program pengembangan bahan bakar ramah lingkungan dari Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah dinilai sebagai terobosan untuk mendukung swasembada energi. Selain itu, program tersebut sangat mendukung kinerja menjelang 100 hari Pemerintahan Prabowo-Gibran di bidang energi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Saya apresiasi program yang luar biasa ini. Pertamina selalu menginisiasi pengembangan energi alternatif. Ini sangat mendukung program Pemerintah, termasuk menjelang 100 hari kerja,&amp;rdquo; kata pakar ekonomi lingkungan IPB University Aceng Hidayat &amp;nbsp;di Jakarta, Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
1. Pengembangan Bioavtur dari Minyak Jelantah&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemanfaatan minyak jelantah untuk diolah Pertamina menjadi bahan bakar ramah lingkungan, yakni Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur, bisa menjadi solusi dari kondisi yang saat ini dihadapi Indonesia. Pertama, untuk mengurangi beban pencemaran lingkungan. Kedua, mendukung swasembada energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait pengurangan pencemaran lingkungan, dirinya menyebut bahwa jelantah merupakan limbah yang selama ini tidak teratasi. Pasalnya sering kali bahan pencemar tersebut dibuang di saluran air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi penggunaan jelantah sebagai bahan bakar merupakan solusi lingkungan,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Dukung Swasembada Energi&#13;
&#13;
Dia juga mengatakan, bahwa program pemanfaatan minyak jelantah tersebut sangat mendukung swasembada energi.&#13;
&#13;
&amp;rdquo;Sangat mendukung, sejalan. Sebab upaya untuk swasembada energi, misal dengan menggunakan energi terbarukan tentu harus dicari sumbernya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, jelantah memiliki potensi sangat besar. Tidak hanya rumah tangga dan UKM, bahkan beberapa industri pun, menurutnya juga menghasilkan minyak jelantah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Sumbernya berlimpah, potensinya luar biasa. Apalagi masyarakat Indonesia sangat senang dengan makanan gorengan, sehingga bahan baku energi tersebut tidak akan kekurangan. Kalau bisa dihimpun semua tentu menjadi energi alternatif yang juga memberi dampak luar biasa,&amp;rdquo; kata dia.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
