<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Allo Bank (BBHI) Milik CT Anjlok hingga 91,4%</title><description>Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) terjebak dalam tren penurunan usai menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa tahun lalu.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/22/278/3106675/saham-allo-bank-bbhi-milik-ct-anjlok-hingga-91-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/22/278/3106675/saham-allo-bank-bbhi-milik-ct-anjlok-hingga-91-4"/><item><title>Saham Allo Bank (BBHI) Milik CT Anjlok hingga 91,4%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/22/278/3106675/saham-allo-bank-bbhi-milik-ct-anjlok-hingga-91-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/22/278/3106675/saham-allo-bank-bbhi-milik-ct-anjlok-hingga-91-4</guid><pubDate>Rabu 22 Januari 2025 08:58 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/22/278/3106675/ihsg-eK6a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham Allo Bank (BBHI) Milik CT Anjlok hingga 91,4% (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/22/278/3106675/ihsg-eK6a_large.jpg</image><title>Saham Allo Bank (BBHI) Milik CT Anjlok hingga 91,4% (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) terjebak dalam tren penurunan usai menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa tahun lalu.&#13;
Pada perdagangan kemarin, Bank digital milik CT Corp ini ditutup melemah 2,13% ke level Rp690 per saham pada Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
1. Penurunan Saham BBHI&#13;
&#13;
Saham BBHI terus mengalami pelemahan melemah sejak melakukan rights issue. Tercatat, saham BBHI terjun hingga 91,48% dari rekor tertingginya. Dalam satu bulan terakhir, saham besutan Chairul Tanjung (CT) ini telah terkoreksi 14,29%. Bahkan, sepanjang setahun terakhir, saham BBHI anjlok hingga 45,88%, mengukuhkan tren penurunan signifikan.&#13;
Pada perdagangan 11 Januari 2022, saham BBHI sempat menyentuh level ATH di Rp8.100 per saham, didukung pelaksanaan aksi korporasi berupa penambahan modal melalui rights issue.&#13;
Anjloknya saham milik CT Corp ini menjadi sinyal bahwa para investor mengambil aksi ambil untung (profit-taking) besar-besaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Aksi Korporasi BBHI&#13;
&#13;
Kilas balik, rights issue BBHI pada awal 2022 sempat menjadi sorotan. Aksi ini melibatkan nama besar seperti Grup Salim, unicorn teknologi Bukalapak, hingga raksasa ride-hailing GRAB. Selain itu, Carro, Growtheum Capital Partners, dan Traveloka juga berpartisipasi, menyuntikkan modal inti BBHI sebesar Rp4,80 triliun.&#13;
&#13;
3. Kinerja Keuangan BBHI&#13;
&#13;
Performa keuangan BBHI kini juga menunjukkan tekanan. BBHI mencatatkan laba bersih sebesar Rp302,59 miliar hingga kuartal III-2024. Angka ini mengalami penurunan sebesar 10,69% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp338,82 miliar.&#13;
Penurunan laba bersih ini terjadi meskipun pendapatan bunga bersih BBHI mengalami pertumbuhan 8,18% YoY, naik menjadi Rp818,69 miliar hingga kuartal III-2024 dari Rp756,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
Singkatnya, kinerja saham dan keuangan yang melemah ini menjadi tantangan besar bagi BBHI di tengah ekspektasi pasar terhadap bank digital yang semakin memudar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) terjebak dalam tren penurunan usai menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa tahun lalu.&#13;
Pada perdagangan kemarin, Bank digital milik CT Corp ini ditutup melemah 2,13% ke level Rp690 per saham pada Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
1. Penurunan Saham BBHI&#13;
&#13;
Saham BBHI terus mengalami pelemahan melemah sejak melakukan rights issue. Tercatat, saham BBHI terjun hingga 91,48% dari rekor tertingginya. Dalam satu bulan terakhir, saham besutan Chairul Tanjung (CT) ini telah terkoreksi 14,29%. Bahkan, sepanjang setahun terakhir, saham BBHI anjlok hingga 45,88%, mengukuhkan tren penurunan signifikan.&#13;
Pada perdagangan 11 Januari 2022, saham BBHI sempat menyentuh level ATH di Rp8.100 per saham, didukung pelaksanaan aksi korporasi berupa penambahan modal melalui rights issue.&#13;
Anjloknya saham milik CT Corp ini menjadi sinyal bahwa para investor mengambil aksi ambil untung (profit-taking) besar-besaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Aksi Korporasi BBHI&#13;
&#13;
Kilas balik, rights issue BBHI pada awal 2022 sempat menjadi sorotan. Aksi ini melibatkan nama besar seperti Grup Salim, unicorn teknologi Bukalapak, hingga raksasa ride-hailing GRAB. Selain itu, Carro, Growtheum Capital Partners, dan Traveloka juga berpartisipasi, menyuntikkan modal inti BBHI sebesar Rp4,80 triliun.&#13;
&#13;
3. Kinerja Keuangan BBHI&#13;
&#13;
Performa keuangan BBHI kini juga menunjukkan tekanan. BBHI mencatatkan laba bersih sebesar Rp302,59 miliar hingga kuartal III-2024. Angka ini mengalami penurunan sebesar 10,69% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp338,82 miliar.&#13;
Penurunan laba bersih ini terjadi meskipun pendapatan bunga bersih BBHI mengalami pertumbuhan 8,18% YoY, naik menjadi Rp818,69 miliar hingga kuartal III-2024 dari Rp756,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.&#13;
Singkatnya, kinerja saham dan keuangan yang melemah ini menjadi tantangan besar bagi BBHI di tengah ekspektasi pasar terhadap bank digital yang semakin memudar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
