<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tabungan Masyarakat RI di Atas Rp5 Miliar Makin Banyak</title><description>Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan tren tabungan masyarakat meningkat di 2025&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/23/622/3107215/tabungan-masyarakat-ri-di-atas-rp5-miliar-makin-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/23/622/3107215/tabungan-masyarakat-ri-di-atas-rp5-miliar-makin-banyak"/><item><title>Tabungan Masyarakat RI di Atas Rp5 Miliar Makin Banyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/23/622/3107215/tabungan-masyarakat-ri-di-atas-rp5-miliar-makin-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/23/622/3107215/tabungan-masyarakat-ri-di-atas-rp5-miliar-makin-banyak</guid><pubDate>Jum'at 24 Januari 2025 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ayu Aulia Rahayu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/23/622/3107215/rupiah-VhM7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Segmen tabungan dengan saldo di atas Rp5 miliar menunjukkan kemajuan 3,99%. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/23/622/3107215/rupiah-VhM7_large.jpg</image><title>Segmen tabungan dengan saldo di atas Rp5 miliar menunjukkan kemajuan 3,99%. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan tren tabungan masyarakat meningkat di 2025. Untuk tabungan saldo dari Rp1 juta hingga Rp100 juta naik 5%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Terkait Kemiskinan RI&#13;
&#13;
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, bahwa tren meningkatnya tabungan masyarakat sebanding dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2024, tingkat kemiskinan mencapai 8,57% dari total populasi Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat tabungan tabungan by tier, kalau Rp1 juta hingga Rp100 juta tumbuhnya 5% di bulan Desember 2024 dibanding tahun lalu . Membaik, tahun lalu itu sekitar 3,25%,&amp;rdquo; ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantor pusat LPS.&#13;
&#13;
2. Tabungan Orang Kaya&#13;
&#13;
Purbaya juga memaparkan segmen tabungan dengan saldo di atas Rp5 miliar menunjukkan kemajuan 3,99% pada Desember 2024. Angka ini naik dibandingkan dengan pertumbuhan 3,51% pada Desember 2023.&#13;
&#13;
Menurut Purbaya kondisi tersebut menjadi pertanda awal perbaikan kesehatan finansial masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi ada perbaikan sedikit untuk yang di atas Rp1 juta dalam hal kemampuan mereka menabung atau duitnya lebih banyak dibanding sebelumnya. Sedangkan yang di bawah Rp100 juta juga membaik 5% sekarang, tahun lalu Desember 3,59%. Jadi ada perbaikan di kelihatannya tingkat kesehatan keuangan masyarakat kita, dan di sini sih indikasi awalnya bisa menabung uang lebih banyak,&amp;rdquo; jelas purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Persentase Penduduk Miskin&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPS mencatat, persentase penduduk miskin pada September 2024 menurun sebesar 0,46% poin dibandingkan Maret 2024 yang berada di angka 9,03%. Jika dibandingkan dengan Maret 2023, persentase berikut turun lebih tajam sebesar 0,79% poin.&#13;
&#13;
Pada September 2024 tercatat sebanyak 24,06 juta orang. Angka ini berkurang 1,16 juta orang dibandingkan Maret 2024 dan berkurang 1,84 juta orang dibandingkan dengan Maret 2023.&#13;
&#13;
Pelaksana tugas (plt) BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, penurunan angka kemiskinan terjadi baik di perkotaan maupun perdesaan. Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2024 sebesar 6,66%, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 7,09%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2024 sebesar 11,34 persen, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 11,79 persen,&amp;rdquo; ujar Amalia.&#13;
&#13;
Penurunan tingkat kemiskinan yang diiringi dengan pertumbuhan tabungan menunjukkan bahwa perbaikan ekonomi Indonesia tidak hanya mencakup segmen atas, tetapi juga menjangkau kelompok masyarakat menengah ke bawah.&#13;
&#13;
Baca Selengkapnya: Tren Tabungan Rp1 Juta hingga Rp100 Juta Naik 5%, Pertanda Apa?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan tren tabungan masyarakat meningkat di 2025. Untuk tabungan saldo dari Rp1 juta hingga Rp100 juta naik 5%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Terkait Kemiskinan RI&#13;
&#13;
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, bahwa tren meningkatnya tabungan masyarakat sebanding dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2024, tingkat kemiskinan mencapai 8,57% dari total populasi Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat tabungan tabungan by tier, kalau Rp1 juta hingga Rp100 juta tumbuhnya 5% di bulan Desember 2024 dibanding tahun lalu . Membaik, tahun lalu itu sekitar 3,25%,&amp;rdquo; ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantor pusat LPS.&#13;
&#13;
2. Tabungan Orang Kaya&#13;
&#13;
Purbaya juga memaparkan segmen tabungan dengan saldo di atas Rp5 miliar menunjukkan kemajuan 3,99% pada Desember 2024. Angka ini naik dibandingkan dengan pertumbuhan 3,51% pada Desember 2023.&#13;
&#13;
Menurut Purbaya kondisi tersebut menjadi pertanda awal perbaikan kesehatan finansial masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi ada perbaikan sedikit untuk yang di atas Rp1 juta dalam hal kemampuan mereka menabung atau duitnya lebih banyak dibanding sebelumnya. Sedangkan yang di bawah Rp100 juta juga membaik 5% sekarang, tahun lalu Desember 3,59%. Jadi ada perbaikan di kelihatannya tingkat kesehatan keuangan masyarakat kita, dan di sini sih indikasi awalnya bisa menabung uang lebih banyak,&amp;rdquo; jelas purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Persentase Penduduk Miskin&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPS mencatat, persentase penduduk miskin pada September 2024 menurun sebesar 0,46% poin dibandingkan Maret 2024 yang berada di angka 9,03%. Jika dibandingkan dengan Maret 2023, persentase berikut turun lebih tajam sebesar 0,79% poin.&#13;
&#13;
Pada September 2024 tercatat sebanyak 24,06 juta orang. Angka ini berkurang 1,16 juta orang dibandingkan Maret 2024 dan berkurang 1,84 juta orang dibandingkan dengan Maret 2023.&#13;
&#13;
Pelaksana tugas (plt) BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, penurunan angka kemiskinan terjadi baik di perkotaan maupun perdesaan. Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2024 sebesar 6,66%, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 7,09%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara itu, persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2024 sebesar 11,34 persen, menurun dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 11,79 persen,&amp;rdquo; ujar Amalia.&#13;
&#13;
Penurunan tingkat kemiskinan yang diiringi dengan pertumbuhan tabungan menunjukkan bahwa perbaikan ekonomi Indonesia tidak hanya mencakup segmen atas, tetapi juga menjangkau kelompok masyarakat menengah ke bawah.&#13;
&#13;
Baca Selengkapnya: Tren Tabungan Rp1 Juta hingga Rp100 Juta Naik 5%, Pertanda Apa?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
