<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Kondisi Sistem Keuangan RI, Sri Mulyani Pantau Kebijakan Donald Trump</title><description>KSSK menyatakan stabilitas sistem keuangan (SSK) tetap terjaga pada kuartal IV-2024. Menteri Keuangan sekaligus Koordinator KSSK Sri Mulyani mengatakan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/24/320/3107534/begini-kondisi-sistem-keuangan-ri-sri-mulyani-pantau-kebijakan-donald-trump</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/24/320/3107534/begini-kondisi-sistem-keuangan-ri-sri-mulyani-pantau-kebijakan-donald-trump"/><item><title>Begini Kondisi Sistem Keuangan RI, Sri Mulyani Pantau Kebijakan Donald Trump</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/24/320/3107534/begini-kondisi-sistem-keuangan-ri-sri-mulyani-pantau-kebijakan-donald-trump</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/24/320/3107534/begini-kondisi-sistem-keuangan-ri-sri-mulyani-pantau-kebijakan-donald-trump</guid><pubDate>Jum'at 24 Januari 2025 17:24 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/24/320/3107534/menkeu_sri_mulyani-rmxQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani soal Sistem Keuangan RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/24/320/3107534/menkeu_sri_mulyani-rmxQ_large.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani soal Sistem Keuangan RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan ( KSSK ) menyatakan stabilitas sistem keuangan (SSK) tetap terjaga pada kuartal IV-2024. Menteri Keuangan sekaligus Koordinator KSSK Sri Mulyani mengatakan sistem keuangan masih bertahan di tengah divergensi pertumbuhan ekonomi dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena beberapa negara maju yang ekonominya kuat seperti Amerika Serikat (AS), sementara Eropa dan China masih berjuang untuk memulihkan pertumbuhannya,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (24/1/2025) .&#13;
&#13;
1. Divergensi Pertumbuhan Ekonomi&#13;
&#13;
Divergensi pertumbuhan ekonomi merupakan kondisi saat pertumbuhan ekonomi antar negara semakin melebar. Kesenian ini dinilai berlangsung seiring ketegangan geopolitik.&#13;
&#13;
Sri Mulyani menuturkan divergensi ini menimbulkan kompleksitas dan ketegangan di pasar keuangan yang semakin meningkat.&#13;
&#13;
2. Sri Mulyani Tingkatkan Kewaspadaan&#13;
&#13;
Pihaknya memastikan terus memperkuat kewaspadaan, sekaligus meningkatkan koordinasi antar lembaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Agar kita mampu memitigasi dampak rambatan faktor-faktor risiko yang berasal dari eksternal dan global, terhadap perekonomian global dan dalam negeri,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Sri Mulyani Pantau Ekonomi AS hingga Tiongkok&#13;
&#13;
Sri Mulyani melaporkan perekonomian AS masih tumbuh kuat dan bahkan lebih kuat, sementara perekonomian Eropa masih mengalami pelemahan. Adapun pertumbuhan ekonomi Tiongkok terakselerasi menjadi 5,4 persen year-on-year (yoy).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini perkembangan positif, didorong stimulus ekonomi dari pemerintah China,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Arah kebijakan pemerintahan baru AS di bawah Donald Trump, juga Federal Reserve juga menjadi faktor yang memberikan pengaruh paling besar pada kondisi penutupan pasar keuangan global.&#13;
&#13;
Adapun dampak kebijakan tarif yang dilakukan di AS, diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap proses disinflasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian inflasi AS masih dalam level yang kuat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan ( KSSK ) menyatakan stabilitas sistem keuangan (SSK) tetap terjaga pada kuartal IV-2024. Menteri Keuangan sekaligus Koordinator KSSK Sri Mulyani mengatakan sistem keuangan masih bertahan di tengah divergensi pertumbuhan ekonomi dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena beberapa negara maju yang ekonominya kuat seperti Amerika Serikat (AS), sementara Eropa dan China masih berjuang untuk memulihkan pertumbuhannya,&amp;rdquo; kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala KSSK I Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (24/1/2025) .&#13;
&#13;
1. Divergensi Pertumbuhan Ekonomi&#13;
&#13;
Divergensi pertumbuhan ekonomi merupakan kondisi saat pertumbuhan ekonomi antar negara semakin melebar. Kesenian ini dinilai berlangsung seiring ketegangan geopolitik.&#13;
&#13;
Sri Mulyani menuturkan divergensi ini menimbulkan kompleksitas dan ketegangan di pasar keuangan yang semakin meningkat.&#13;
&#13;
2. Sri Mulyani Tingkatkan Kewaspadaan&#13;
&#13;
Pihaknya memastikan terus memperkuat kewaspadaan, sekaligus meningkatkan koordinasi antar lembaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Agar kita mampu memitigasi dampak rambatan faktor-faktor risiko yang berasal dari eksternal dan global, terhadap perekonomian global dan dalam negeri,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Sri Mulyani Pantau Ekonomi AS hingga Tiongkok&#13;
&#13;
Sri Mulyani melaporkan perekonomian AS masih tumbuh kuat dan bahkan lebih kuat, sementara perekonomian Eropa masih mengalami pelemahan. Adapun pertumbuhan ekonomi Tiongkok terakselerasi menjadi 5,4 persen year-on-year (yoy).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini perkembangan positif, didorong stimulus ekonomi dari pemerintah China,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Arah kebijakan pemerintahan baru AS di bawah Donald Trump, juga Federal Reserve juga menjadi faktor yang memberikan pengaruh paling besar pada kondisi penutupan pasar keuangan global.&#13;
&#13;
Adapun dampak kebijakan tarif yang dilakukan di AS, diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap proses disinflasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian inflasi AS masih dalam level yang kuat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
