<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil: India Dukung Hilirisasi Batu Bara dan Nikel RI</title><description>Bahlil Lahadalia mengatakan India memiliki peluang untuk mendukung hilirisasi sektor batu bara.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/26/320/3108007/bahlil-india-dukung-hilirisasi-batu-bara-dan-nikel-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/01/26/320/3108007/bahlil-india-dukung-hilirisasi-batu-bara-dan-nikel-ri"/><item><title>Bahlil: India Dukung Hilirisasi Batu Bara dan Nikel RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/01/26/320/3108007/bahlil-india-dukung-hilirisasi-batu-bara-dan-nikel-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/01/26/320/3108007/bahlil-india-dukung-hilirisasi-batu-bara-dan-nikel-ri</guid><pubDate>Minggu 26 Januari 2025 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/26/320/3108007/menteri_esdm_bahlil-jP3I_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Bahlil soal India Dukung Hilirisasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/26/320/3108007/menteri_esdm_bahlil-jP3I_large.jpg</image><title>Menteri Bahlil soal India Dukung Hilirisasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Bahlil Lahadalia mengatakan India memiliki peluang untuk mendukung hilirisasi sektor batu bara serta berinvestasi pada mineral kritis nikel seperti yang penting untuk pengembangan baterai kendaraan listrik.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerja sama di sektor hilirisasi nikel sangat strategis bagi kedua negara. india dapat menjadi pusat produksi baterai kendaraan listrik, sementara India berperan sebagai mitra utama dalam rantai pasok global,&amp;rdquo; ujar Menteri ESDM sebagaimana dikutip Antara, Minggu (26/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
1. Peluang Kerja Sama dengan India&#13;
&#13;
Terkait peluang kerja sama dengan India, Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo di New Delhi, India &#13;
menyoroti peran penting Indonesia sebagai salah satu produsen utama mineral strategis dunia.&#13;
&#13;
Kerja sama Indonesia dengan India merupakan peluang emas untuk mempercepat pengembangan industri berbasis mineral dan energi di india.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kolaborasi ini tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga membuka ruang bagi penguatan industri dalam negeri melalui transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
2. Indonesia Mampu Percepat Hilirisasi&#13;
&#13;
Bahlil optimistis Indonesia mampu mempercepat transformasi ekonomi sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam rantai pasok global.&#13;
&#13;
Menurut dia, kebijakan hilirisasi yang konsisten akan membawa dampak positif dalam jangka panjang bagi perekonomian nasional serta hubungan bilateral antarkedua negara.&#13;
&#13;
&#13;
3. Langkah yang tak dapat dihindari&#13;
&#13;
&#13;
Hilirisasi merupakan langkah yang tidak dapat dihindari demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional, membuka peluang kerja sama internasional salah satunya dengan India.&#13;
&#13;
Bahlil menekankan bahwa hilirisasi tidak sekadar meningkatkan nilai komoditas dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mempercepat pertumbuhan industri manufaktur berbasis sumber daya alam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan hilirisasi, kita tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga mengekspor produk bernilai tambah yang mampu memberikan manfaat lebih besar bagi perekonomian nasional,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Bahlil Lahadalia mengatakan India memiliki peluang untuk mendukung hilirisasi sektor batu bara serta berinvestasi pada mineral kritis nikel seperti yang penting untuk pengembangan baterai kendaraan listrik.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerja sama di sektor hilirisasi nikel sangat strategis bagi kedua negara. india dapat menjadi pusat produksi baterai kendaraan listrik, sementara India berperan sebagai mitra utama dalam rantai pasok global,&amp;rdquo; ujar Menteri ESDM sebagaimana dikutip Antara, Minggu (26/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
1. Peluang Kerja Sama dengan India&#13;
&#13;
Terkait peluang kerja sama dengan India, Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo di New Delhi, India &#13;
menyoroti peran penting Indonesia sebagai salah satu produsen utama mineral strategis dunia.&#13;
&#13;
Kerja sama Indonesia dengan India merupakan peluang emas untuk mempercepat pengembangan industri berbasis mineral dan energi di india.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kolaborasi ini tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga membuka ruang bagi penguatan industri dalam negeri melalui transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
2. Indonesia Mampu Percepat Hilirisasi&#13;
&#13;
Bahlil optimistis Indonesia mampu mempercepat transformasi ekonomi sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam rantai pasok global.&#13;
&#13;
Menurut dia, kebijakan hilirisasi yang konsisten akan membawa dampak positif dalam jangka panjang bagi perekonomian nasional serta hubungan bilateral antarkedua negara.&#13;
&#13;
&#13;
3. Langkah yang tak dapat dihindari&#13;
&#13;
&#13;
Hilirisasi merupakan langkah yang tidak dapat dihindari demi memperkuat ketahanan ekonomi nasional, membuka peluang kerja sama internasional salah satunya dengan India.&#13;
&#13;
Bahlil menekankan bahwa hilirisasi tidak sekadar meningkatkan nilai komoditas dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mempercepat pertumbuhan industri manufaktur berbasis sumber daya alam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan hilirisasi, kita tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga mengekspor produk bernilai tambah yang mampu memberikan manfaat lebih besar bagi perekonomian nasional,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
