<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Bright Gas 3 Kg Bakal Gantikan Elpiji Subsidi, Ini Faktanya</title><description>LPG 3 kg nonsubsidi (Bright gas) akan menggantikan LPG 3 kg subsidi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110127/viral-bright-gas-3-kg-bakal-gantikan-elpiji-subsidi-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110127/viral-bright-gas-3-kg-bakal-gantikan-elpiji-subsidi-ini-faktanya"/><item><title>Viral Bright Gas 3 Kg Bakal Gantikan Elpiji Subsidi, Ini Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110127/viral-bright-gas-3-kg-bakal-gantikan-elpiji-subsidi-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110127/viral-bright-gas-3-kg-bakal-gantikan-elpiji-subsidi-ini-faktanya</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2025 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/03/320/3110127/bright_gas-MI46_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Bright Gas 3 Kg Bakal Gantikan Elpiji Subsidi, Ini Faktanya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/03/320/3110127/bright_gas-MI46_large.jpg</image><title>Viral Bright Gas 3 Kg Bakal Gantikan Elpiji Subsidi, Ini Faktanya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga buka suara soal viralnya kabar produk LPG 3 kg nonsubsidi (Bright gas) akan menggantikan LPG 3 kg subsidi. Terlebih saat ini, pengecer dilarang menjual LPG 3 kg. Masyarakat diminta membeli LPG 3 kg subsidi di pangkalan resmi karena harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu adalah informasi tidak benar,&amp;quot; kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari ketika dihubungi di Jakarta, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
1. Penjelasan Pertamina soal Bright Gas&#13;
&#13;
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menegaskan, produk Bright gas saat ini hanya tersedia dalam dua kemasan saja, yaitu 5,5 kg dan 12 kg.&#13;
&#13;
2. Heboh Tabung LPG 3 Kg Nonsubsidi (Bright gas)&#13;
&#13;
Lebih lanjut, merespons foto yang beredar soal tabung LPG 3 kg pink nonsubsidi (Bright gas), Heppy menyampaikan bahwa gambar tersebut kemungkinan besar diambil pada tahun 2018, ketika Pertamina melakukan uji pasar varian baru elpiji Bright Gas ukuran 3 kg.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Betul (saat uji pasar), sepertinya foto 2018,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Pertamina melakukan uji pasar Bright Gas 3 kg di Jakarta sebanyak 2.000 tabung dan di Surabaya 1.000 tabung pada awal 2018.&#13;
&#13;
Akan tetapi, saat ini produk Bright gas hanya tersedia dalam dua kemasan saja, yaitu 5,5 kg dan 12 kg.&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut merespons ramainya narasi di media sosial terkait kehadiran Bright gas 3 kg nonsubsidi untuk menggantikan gas melon (LPG 3 kg subsidi), menyusul pernyataan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berencana mengubah pengecer LPG 3 kg menjadi pangkalan resmi, dimulai pada 1 Februari 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Wamen ESDM Minta Pengecer Jadi Pangkalan Resmi&#13;
&#13;
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meminta para pengecer untuk mendaftarkan diri menjadi pangkalan resmi.&#13;
&#13;
Adapun waktu transisi dari pengecer menjadi pangkalan resmi yang disediakan adalah satu bulan.&#13;
&#13;
Yuliot menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan upaya untuk mencegah harga LPG 3 kg yang lebih mahal daripada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah. Demikian dilansir Antara.&#13;
&#13;
Selain itu, distribusi LPG 3 kg pun menjadi lebih tercatat, sehingga pemerintah bisa mengetahui berapa kebutuhan masyarakat.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga buka suara soal viralnya kabar produk LPG 3 kg nonsubsidi (Bright gas) akan menggantikan LPG 3 kg subsidi. Terlebih saat ini, pengecer dilarang menjual LPG 3 kg. Masyarakat diminta membeli LPG 3 kg subsidi di pangkalan resmi karena harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu adalah informasi tidak benar,&amp;quot; kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari ketika dihubungi di Jakarta, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
1. Penjelasan Pertamina soal Bright Gas&#13;
&#13;
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menegaskan, produk Bright gas saat ini hanya tersedia dalam dua kemasan saja, yaitu 5,5 kg dan 12 kg.&#13;
&#13;
2. Heboh Tabung LPG 3 Kg Nonsubsidi (Bright gas)&#13;
&#13;
Lebih lanjut, merespons foto yang beredar soal tabung LPG 3 kg pink nonsubsidi (Bright gas), Heppy menyampaikan bahwa gambar tersebut kemungkinan besar diambil pada tahun 2018, ketika Pertamina melakukan uji pasar varian baru elpiji Bright Gas ukuran 3 kg.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Betul (saat uji pasar), sepertinya foto 2018,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Pertamina melakukan uji pasar Bright Gas 3 kg di Jakarta sebanyak 2.000 tabung dan di Surabaya 1.000 tabung pada awal 2018.&#13;
&#13;
Akan tetapi, saat ini produk Bright gas hanya tersedia dalam dua kemasan saja, yaitu 5,5 kg dan 12 kg.&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut merespons ramainya narasi di media sosial terkait kehadiran Bright gas 3 kg nonsubsidi untuk menggantikan gas melon (LPG 3 kg subsidi), menyusul pernyataan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berencana mengubah pengecer LPG 3 kg menjadi pangkalan resmi, dimulai pada 1 Februari 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Wamen ESDM Minta Pengecer Jadi Pangkalan Resmi&#13;
&#13;
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meminta para pengecer untuk mendaftarkan diri menjadi pangkalan resmi.&#13;
&#13;
Adapun waktu transisi dari pengecer menjadi pangkalan resmi yang disediakan adalah satu bulan.&#13;
&#13;
Yuliot menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan upaya untuk mencegah harga LPG 3 kg yang lebih mahal daripada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah. Demikian dilansir Antara.&#13;
&#13;
Selain itu, distribusi LPG 3 kg pun menjadi lebih tercatat, sehingga pemerintah bisa mengetahui berapa kebutuhan masyarakat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
