<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil soal Kelangkaan LPG 3 Kg Usai Pengecer Lenyap, Minta Warga Bersabar Antre</title><description>Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada kelangkaan LPG 3 kg. Minta masyarakat sabar antre.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110142/bahlil-soal-kelangkaan-lpg-3-kg-usai-pengecer-lenyap-minta-warga-bersabar-antre</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110142/bahlil-soal-kelangkaan-lpg-3-kg-usai-pengecer-lenyap-minta-warga-bersabar-antre"/><item><title>Bahlil soal Kelangkaan LPG 3 Kg Usai Pengecer Lenyap, Minta Warga Bersabar Antre</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110142/bahlil-soal-kelangkaan-lpg-3-kg-usai-pengecer-lenyap-minta-warga-bersabar-antre</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/03/320/3110142/bahlil-soal-kelangkaan-lpg-3-kg-usai-pengecer-lenyap-minta-warga-bersabar-antre</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2025 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/03/320/3110142/menteri_esdm_bahlil_lahadalia-6SMW_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Bahlil soal Kelangkaan LPG 3 Kg Usai Pengecer Lenyap, Minta Warga Bersabar Antre (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/03/320/3110142/menteri_esdm_bahlil_lahadalia-6SMW_large.png</image><title>Bahlil soal Kelangkaan LPG 3 Kg Usai Pengecer Lenyap, Minta Warga Bersabar Antre (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada kelangkaan LPG 3 kg meski saat ini gas elpiji subsidi tersebut tidak lagi dijual di pengecer. Bahlil menjamin LPG 3 kg bisa didapatkan masyarakat dengan mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang (LPG 3 kg) enggak ada langka, saya jamin. Saya jamin enggak ada langka,&amp;quot; ungkap Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
1. Bahlil Sebut Hanya Pergeseran dari Pengecer ke Pangkalan&#13;
&#13;
Bahlil menyebut yang terjadi hanyalah pergeseran ketersediaan LPG 3 kg dari warung-warung pengecer ke pangkalan. Menurutnya meskipun masyarakat harus mencari LPG 3 kg di pangkalan yang jaraknya relatif lebih jauh, namun harga yang didapat akan lebih stabil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya memahami, contoh di Jakarta Timur, tempat saya tinggal, pengecer itu biasanya cuma 100 meter, sekarang (pangkalan) mungkin 500 meter atau 1 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Bahlil Minta Masyarakat Sabar&#13;
&#13;
Bahlil Lahadalia juga meminta kepada masyarakat yang mengantre untuk membeli LPG 3 kg bersabar pada masa transisi penghapusan pengecer menjadi pangkalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi mohon kasih waktu sedikit kami selesaikan ini,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Penertiban Harga LPG 3 Kg&#13;
&#13;
Bahlil menjelaskan bahwa langkah tersebut sengaja diambil untuk menghindari permainan harga yang terjadi di lapangan. Dengan LPG 3 kg kini hanya bisa didapat dari pangkalan, maka harganya diharapkan bisa lebih tertib dan sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kan Pertamina menyuplai ke agen, agen menyuplai ke pangkalan, pangkalan menyuplai ke pengecer. Laporan yang masuk ke kami itu kan ada yang memainkan harga,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Lebih jauh Bahlil mengatakan bahwa seharusnya harga LPG 3 kg tidak lebih dari Rp5.000-Rp6.000 per kg karena pemerintah telah memberikan subsidi sebesar Rp12.000 per kg. Namun dengan adanya pihak yang memainkan harga, maka harga yang sampai ke masyarakat lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporan yang masuk ke kami, subsidi ini, LPG ini, ada yang sebagian tidak cepat sesaran. Ya maaf-maaf, tidak bermaksud curiga nih, ada satu kelompok orang yang membeli LPG dengan jumlah yang tidak wajar. Nah dalam rangka mentertibkan ini, maka kita buatlah regulasi,&amp;quot; imbuh Bahlil.&#13;
&#13;
4. Masyarakat Dapat LPG 3 Kg Sesuai HET&#13;
&#13;
Bahlil menegaskan bahwa ke depan masyarakat bakal mendapat harga LPG 3 kg dengan harga sebenarnya dan ini akan berlaku sama untuk semua pangkalan. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengontrol langsung besaran harganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena harga sampai di pangkalan itu pemerintah bisa kontrol. Kalau harga di pangkalan itu dinaikkan, izin pangkalannya dicabut, dikasih denda, dan kita bisa tahu siapa pemainnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Menurut data yang dikutip Okezone, saat ini HET LPG 3 kg mencapai Rp18.000 per tabung untuk wilayah Jakarta. Perlu diingat, HET ini berbeda di masing-masing daerah, seperti HET LPG 3 kg di Bekasi mencapai Rp18.750 per tabung, HET LPG 4 kg di Depok, Bogor dan Tangerang Rp19.000 per tabung.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada kelangkaan LPG 3 kg meski saat ini gas elpiji subsidi tersebut tidak lagi dijual di pengecer. Bahlil menjamin LPG 3 kg bisa didapatkan masyarakat dengan mudah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang (LPG 3 kg) enggak ada langka, saya jamin. Saya jamin enggak ada langka,&amp;quot; ungkap Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/2/2025).&#13;
&#13;
1. Bahlil Sebut Hanya Pergeseran dari Pengecer ke Pangkalan&#13;
&#13;
Bahlil menyebut yang terjadi hanyalah pergeseran ketersediaan LPG 3 kg dari warung-warung pengecer ke pangkalan. Menurutnya meskipun masyarakat harus mencari LPG 3 kg di pangkalan yang jaraknya relatif lebih jauh, namun harga yang didapat akan lebih stabil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya memahami, contoh di Jakarta Timur, tempat saya tinggal, pengecer itu biasanya cuma 100 meter, sekarang (pangkalan) mungkin 500 meter atau 1 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Bahlil Minta Masyarakat Sabar&#13;
&#13;
Bahlil Lahadalia juga meminta kepada masyarakat yang mengantre untuk membeli LPG 3 kg bersabar pada masa transisi penghapusan pengecer menjadi pangkalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi mohon kasih waktu sedikit kami selesaikan ini,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Penertiban Harga LPG 3 Kg&#13;
&#13;
Bahlil menjelaskan bahwa langkah tersebut sengaja diambil untuk menghindari permainan harga yang terjadi di lapangan. Dengan LPG 3 kg kini hanya bisa didapat dari pangkalan, maka harganya diharapkan bisa lebih tertib dan sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kan Pertamina menyuplai ke agen, agen menyuplai ke pangkalan, pangkalan menyuplai ke pengecer. Laporan yang masuk ke kami itu kan ada yang memainkan harga,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Lebih jauh Bahlil mengatakan bahwa seharusnya harga LPG 3 kg tidak lebih dari Rp5.000-Rp6.000 per kg karena pemerintah telah memberikan subsidi sebesar Rp12.000 per kg. Namun dengan adanya pihak yang memainkan harga, maka harga yang sampai ke masyarakat lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporan yang masuk ke kami, subsidi ini, LPG ini, ada yang sebagian tidak cepat sesaran. Ya maaf-maaf, tidak bermaksud curiga nih, ada satu kelompok orang yang membeli LPG dengan jumlah yang tidak wajar. Nah dalam rangka mentertibkan ini, maka kita buatlah regulasi,&amp;quot; imbuh Bahlil.&#13;
&#13;
4. Masyarakat Dapat LPG 3 Kg Sesuai HET&#13;
&#13;
Bahlil menegaskan bahwa ke depan masyarakat bakal mendapat harga LPG 3 kg dengan harga sebenarnya dan ini akan berlaku sama untuk semua pangkalan. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengontrol langsung besaran harganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena harga sampai di pangkalan itu pemerintah bisa kontrol. Kalau harga di pangkalan itu dinaikkan, izin pangkalannya dicabut, dikasih denda, dan kita bisa tahu siapa pemainnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Menurut data yang dikutip Okezone, saat ini HET LPG 3 kg mencapai Rp18.000 per tabung untuk wilayah Jakarta. Perlu diingat, HET ini berbeda di masing-masing daerah, seperti HET LPG 3 kg di Bekasi mencapai Rp18.750 per tabung, HET LPG 4 kg di Depok, Bogor dan Tangerang Rp19.000 per tabung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
