<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngamuk Beli Gas Elpiji 3 Kg Susah, Netizen: Lempar Tabung ke Muka Bahlil!</title><description>Media sosial diramaikan dengan kasus antrean pembelian elpiji 3 kg di banyak daerah. Hal ini pun membuat netizen geram dengan kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110412/ngamuk-beli-gas-elpiji-3-kg-susah-netizen-lempar-tabung-ke-muka-bahlil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110412/ngamuk-beli-gas-elpiji-3-kg-susah-netizen-lempar-tabung-ke-muka-bahlil"/><item><title>Ngamuk Beli Gas Elpiji 3 Kg Susah, Netizen: Lempar Tabung ke Muka Bahlil!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110412/ngamuk-beli-gas-elpiji-3-kg-susah-netizen-lempar-tabung-ke-muka-bahlil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110412/ngamuk-beli-gas-elpiji-3-kg-susah-netizen-lempar-tabung-ke-muka-bahlil</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2025 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110412/elpiji-965B_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ngamuk Beli Gas Elpiji 3 Kg Susah, Netizen: Lempar Tabung ke Muka Bahlil! (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110412/elpiji-965B_large.jpg</image><title>Ngamuk Beli Gas Elpiji 3 Kg Susah, Netizen: Lempar Tabung ke Muka Bahlil! (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Media sosial diramaikan dengan kasus antrean pembelian elpiji 3 kg di banyak daerah. Hal ini pun membuat netizen geram dengan kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.&#13;
&#13;
Tidak sedikit netizen yang mengutarakan kekesalannya terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.&#13;
&#13;
1. Netizen Geram&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan, kebijakan baru Bahlil yang menghentikan distribusi elpiji 3 kg ke warung pengecer dinilai telah mempersulit masyarakat untuk mendapatkan elpiji 3 kg. Saat ini masyarakat harus membeli elpiji 3 kg ke pangkalan yang cenderung lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahlil halangi rezeki pengecer gas elpiji 3 kg tapi dia memberikan karpet merah kepada Oligarki macam investor Rempang,&amp;quot; kata salah satu netizen dengan akun @cakkhum, dikutip Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahlil pembunuh, ibu2 antri elpiji sampe kelelahan, bangsat2,&amp;quot; timpal netizen lain dengan akun @kolongkoi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lempar tabung elpiji ke muka Bahlil,&amp;quot; sahut netizen lainnya dengan akun @aliyidincjdw.&#13;
&#13;
2. Penjelasan Bahlil Soal Kebijakan Elpiji&#13;
&#13;
Bahlil sebelumnya telah buka suara terkait kebijakan yang tengah hangat diperbincangkan masyarakat, yakni soal elpiji 3 kg tak lagi disalurkan ke warung pengecer. Menurutnya, hal ini bukan tanpa alasan.&#13;
&#13;
Bahlil menjelaskan bahwa langkah tersebut sengaja diambil untuk menghindari permainan harga yang terjadi di lapangan. Dengan elpiji 3 kg kini hanya bisa didapat dari pangkalan, maka harganya diharapkan bisa lebih tertib dan sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kan Pertamina menyuplai ke agen, agen menyuplai ke pangkalan, pangkalan menyuplai ke pengecer. Laporan yang masuk ke kami itu kan ada yang memainkan harga,&amp;quot; ungkap Bahlil dalam konferensi pers.&#13;
&#13;
Lebih jauh Bahlil mengatakan bahwa seharusnya harga elpiji 3 kg tidak lebih dari Rp5.000-Rp6.000 karena pemerintah telah memberikan subsidi sebesar Rp12.000 per kg. Namun dengan adanya pihak yang memainkan harga, maka harga yang sampai ke masyarakat lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporan yang masuk ke kami, subsidi ini, elpiji ini, ada yang sebagian tidak cepat sesaran. Ya maaf-maaf, tidak bermaksud curiga nih, ada satu kelompok orang yang membeli elpiji dengan jumlah yang tidak wajar. Nah dalam rangka menertibkan (harga), maka kita buatlah regulasi,&amp;quot; ujar Bahlil.&#13;
&#13;
Dirinya kemudian menegaskan bahwa ke depan masyarakat bakal mendapat harga elpiji 3 kg dengan harga sebenarnya dan ini akan berlaku sama untuk semua pangkalan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengontrol langsung besaran harganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena harga sampai di pangkalan itu pemerintah bisa kontrol. Kalau harga di pangkalan itu dinaikkan, izin pangkalannya dicabut, dikasih denda, dan kita bisa tahu siapa pemainnya,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Media sosial diramaikan dengan kasus antrean pembelian elpiji 3 kg di banyak daerah. Hal ini pun membuat netizen geram dengan kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.&#13;
&#13;
Tidak sedikit netizen yang mengutarakan kekesalannya terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.&#13;
&#13;
1. Netizen Geram&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan, kebijakan baru Bahlil yang menghentikan distribusi elpiji 3 kg ke warung pengecer dinilai telah mempersulit masyarakat untuk mendapatkan elpiji 3 kg. Saat ini masyarakat harus membeli elpiji 3 kg ke pangkalan yang cenderung lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahlil halangi rezeki pengecer gas elpiji 3 kg tapi dia memberikan karpet merah kepada Oligarki macam investor Rempang,&amp;quot; kata salah satu netizen dengan akun @cakkhum, dikutip Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Bahlil pembunuh, ibu2 antri elpiji sampe kelelahan, bangsat2,&amp;quot; timpal netizen lain dengan akun @kolongkoi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lempar tabung elpiji ke muka Bahlil,&amp;quot; sahut netizen lainnya dengan akun @aliyidincjdw.&#13;
&#13;
2. Penjelasan Bahlil Soal Kebijakan Elpiji&#13;
&#13;
Bahlil sebelumnya telah buka suara terkait kebijakan yang tengah hangat diperbincangkan masyarakat, yakni soal elpiji 3 kg tak lagi disalurkan ke warung pengecer. Menurutnya, hal ini bukan tanpa alasan.&#13;
&#13;
Bahlil menjelaskan bahwa langkah tersebut sengaja diambil untuk menghindari permainan harga yang terjadi di lapangan. Dengan elpiji 3 kg kini hanya bisa didapat dari pangkalan, maka harganya diharapkan bisa lebih tertib dan sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kan Pertamina menyuplai ke agen, agen menyuplai ke pangkalan, pangkalan menyuplai ke pengecer. Laporan yang masuk ke kami itu kan ada yang memainkan harga,&amp;quot; ungkap Bahlil dalam konferensi pers.&#13;
&#13;
Lebih jauh Bahlil mengatakan bahwa seharusnya harga elpiji 3 kg tidak lebih dari Rp5.000-Rp6.000 karena pemerintah telah memberikan subsidi sebesar Rp12.000 per kg. Namun dengan adanya pihak yang memainkan harga, maka harga yang sampai ke masyarakat lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Laporan yang masuk ke kami, subsidi ini, elpiji ini, ada yang sebagian tidak cepat sesaran. Ya maaf-maaf, tidak bermaksud curiga nih, ada satu kelompok orang yang membeli elpiji dengan jumlah yang tidak wajar. Nah dalam rangka menertibkan (harga), maka kita buatlah regulasi,&amp;quot; ujar Bahlil.&#13;
&#13;
Dirinya kemudian menegaskan bahwa ke depan masyarakat bakal mendapat harga elpiji 3 kg dengan harga sebenarnya dan ini akan berlaku sama untuk semua pangkalan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengontrol langsung besaran harganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena harga sampai di pangkalan itu pemerintah bisa kontrol. Kalau harga di pangkalan itu dinaikkan, izin pangkalannya dicabut, dikasih denda, dan kita bisa tahu siapa pemainnya,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
