<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Pastikan Pengecer Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Mulai Hari Ini</title><description>Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Nasbi memastikan pengecer bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg)&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110434/istana-pastikan-pengecer-kembali-jual-gas-lpg-3-kg-mulai-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110434/istana-pastikan-pengecer-kembali-jual-gas-lpg-3-kg-mulai-hari-ini"/><item><title>Istana Pastikan Pengecer Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Mulai Hari Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110434/istana-pastikan-pengecer-kembali-jual-gas-lpg-3-kg-mulai-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110434/istana-pastikan-pengecer-kembali-jual-gas-lpg-3-kg-mulai-hari-ini</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2025 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110434/warung-9kH6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengecer bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg) mulai hari ini. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110434/warung-9kH6_large.jpg</image><title>Pengecer bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg) mulai hari ini. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Nasbi memastikan pengecer bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg) mulai hari ini. Hal ini sesuai instruksi Presiden Prabowo yang meminta pengecer tetap menjual gas elpiji subsidi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini para pengecer bisa kembali berjualan agar tidak terjadi kesulitan akses elpiji di masyarakat,&amp;quot; kata Hasan dalam keterangannya, Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
1. Pengecer Tetap Daftar Jadi Sub Pangkalan Resmi&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, Hasan berharap para pengecer dapat mendaftarkan dirinya masing-masing melalui Merchant Apps Pangkalan (MAP). Hal itu dilakukan agar para pengecer terdaftar sebagai sub pangkalan resmi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bersamaan dengan itu, para pengecer diminta mendaftarkan di aplikasi MAP agar terdaftar sebagai sub pangkalan resmi,&amp;quot; kata Hasan.&#13;
&#13;
Pertamina, kata Hasan, akan mendorong para pengecer mendaftar sebagai sub pangkalan resmi guna melindungi rakyat sebagai konsumen terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan terdaftar resmi di aplikasi MAP sebagai sub pangkalan, maka harga di tingkat konsumen bisa terjaga. Begitu pula distribusi gas elpiji 3 kg bisa disalurkan ke tangan rakyat yang benar-benar berhak mendapatkannya,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
2. Instruksi Presiden Prabowo&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Negara memerintahkan pengecer tetep bisa menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg). Perintah ini dikeluarkan setelah Kementerian ESDM melarang adanya penyaluran gas melon ke pengecer sehingga terjadi kelangkaan di masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat disinggung polemik kelangkaan gas LPG belakangan ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden ihwal hal tersebut pada malam Senin 3 Februari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah komunikasi dengan Presiden, Presiden kemudian telah menginstruksikan kepada ESDM untuk perhari ini mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa,&amp;quot; kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Larangan Bukan Kebijakan Prabowo&#13;
&#13;
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa kebijakan pengecer tak boleh berjualan gas LPG 3 kilogram bukan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya ini bukan kebijakannya dari Presiden untuk kemudian melarang kemarin itu,&amp;quot; kata Dasco.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Nasbi memastikan pengecer bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg) mulai hari ini. Hal ini sesuai instruksi Presiden Prabowo yang meminta pengecer tetap menjual gas elpiji subsidi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini para pengecer bisa kembali berjualan agar tidak terjadi kesulitan akses elpiji di masyarakat,&amp;quot; kata Hasan dalam keterangannya, Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
1. Pengecer Tetap Daftar Jadi Sub Pangkalan Resmi&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, Hasan berharap para pengecer dapat mendaftarkan dirinya masing-masing melalui Merchant Apps Pangkalan (MAP). Hal itu dilakukan agar para pengecer terdaftar sebagai sub pangkalan resmi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bersamaan dengan itu, para pengecer diminta mendaftarkan di aplikasi MAP agar terdaftar sebagai sub pangkalan resmi,&amp;quot; kata Hasan.&#13;
&#13;
Pertamina, kata Hasan, akan mendorong para pengecer mendaftar sebagai sub pangkalan resmi guna melindungi rakyat sebagai konsumen terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan terdaftar resmi di aplikasi MAP sebagai sub pangkalan, maka harga di tingkat konsumen bisa terjaga. Begitu pula distribusi gas elpiji 3 kg bisa disalurkan ke tangan rakyat yang benar-benar berhak mendapatkannya,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
2. Instruksi Presiden Prabowo&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Negara memerintahkan pengecer tetep bisa menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg). Perintah ini dikeluarkan setelah Kementerian ESDM melarang adanya penyaluran gas melon ke pengecer sehingga terjadi kelangkaan di masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat disinggung polemik kelangkaan gas LPG belakangan ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden ihwal hal tersebut pada malam Senin 3 Februari 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah komunikasi dengan Presiden, Presiden kemudian telah menginstruksikan kepada ESDM untuk perhari ini mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa,&amp;quot; kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Larangan Bukan Kebijakan Prabowo&#13;
&#13;
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa kebijakan pengecer tak boleh berjualan gas LPG 3 kilogram bukan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya ini bukan kebijakannya dari Presiden untuk kemudian melarang kemarin itu,&amp;quot; kata Dasco.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
