<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antrean Pembeli LPG 3 Kg Mengular, Warga: Tahun Lalu Oke Gas, Sekarang Gas Habis!</title><description>Gas LPG 3 kilogram sulit didapat setelah warung pengecer atau warung kelontong tidak mendapatkan pengiriman gas dari pangkalan&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110478/antrean-pembeli-lpg-3-kg-mengular-warga-tahun-lalu-oke-gas-sekarang-gas-habis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110478/antrean-pembeli-lpg-3-kg-mengular-warga-tahun-lalu-oke-gas-sekarang-gas-habis"/><item><title>Antrean Pembeli LPG 3 Kg Mengular, Warga: Tahun Lalu Oke Gas, Sekarang Gas Habis!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110478/antrean-pembeli-lpg-3-kg-mengular-warga-tahun-lalu-oke-gas-sekarang-gas-habis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110478/antrean-pembeli-lpg-3-kg-mengular-warga-tahun-lalu-oke-gas-sekarang-gas-habis</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2025 13:24 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110478/antrean_gas_elpiji_mengular-xERl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gas LPG 3 kilogram sulit didapat setelah warung pengecer atau warung kelontong tidak mendapatkan pengiriman. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110478/antrean_gas_elpiji_mengular-xERl_large.jpg</image><title>Gas LPG 3 kilogram sulit didapat setelah warung pengecer atau warung kelontong tidak mendapatkan pengiriman. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>DEPOK - Gas LPG 3 kilogram sulit didapat setelah warung pengecer atau warung kelontong tidak mendapatkan pengiriman gas dari pangkalan. Antrean sangat panjang terjadi di sejumlah pangkalan di Kota Depok, Jawa Barat, hari ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Seperti di pangkalan gas wilayah Jalan Waru Jaya, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Antrean warga mengular untuk bisa membeli gas. Hal ini pun membuat arus lalu lintas di sekitar tersendat.&#13;
&#13;
1. Kata Masyarakat&#13;
&#13;
Seorang Ibu Rumah Tangga Biah mengaku, telah keliling mencari gas melon bersubsidi di sejumlah tempat. Dirinya pun rela antre supaya bisa memasak imbas gas habis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah keliling tiga tempat akhirnya ke sini dikasih tahu teman tadi baru ini antrenya panjang,&amp;quot; ujar Buah saat ditemui di Sukmajaya, Depok, Selasa (4/2).&#13;
&#13;
&amp;quot;Pusing saya gas habis semalam (paginya) bingung mau masak. (Kalau sampai bulan Ramadhan). Antre lagi bisa batal puasa ini kita kerjaan ditinggal bukan antre gas saja ya,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
2. Kritisi Kebijakan Pemerintah&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Biah sambil menenteng gas melon berwarna hijau mengkritisi kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian ESDM yang melarang pengecer menjual gas melon. Ia pun menyinggung tagline dari Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024 silam &amp;#39;Oke Gas&amp;#39;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oke gas mantap kan ini (antre gas), tahun lalu kita oke gas sekarang betul-betul oke gas, gas habis,&amp;quot; ucapnya dengan nada tinggi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Biah menyebut rakyat Indonesia menderita akibat kelangkaan gas melon tersebut di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa ini merdeka? Rakyat menderita, rakyat kecil ini biasa masak pagi pagi gak ada gas,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Menanggapi kelangkaan gas 3 Kg di sejumlah wilayah, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Nasbi memastikan pengecer bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg) mulai hari ini. Hal ini sesuai instruksi Presiden Prabowo yang meminta pengecer tetap menjual gas elpiji subsidi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini para pengecer bisa kembali berjualan agar tidak terjadi kesulitan akses elpiji di masyarakat,&amp;quot; kata Hasan dalam keterangannya, Selasa (4/2/2025).&#13;
</description><content:encoded>DEPOK - Gas LPG 3 kilogram sulit didapat setelah warung pengecer atau warung kelontong tidak mendapatkan pengiriman gas dari pangkalan. Antrean sangat panjang terjadi di sejumlah pangkalan di Kota Depok, Jawa Barat, hari ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Seperti di pangkalan gas wilayah Jalan Waru Jaya, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Antrean warga mengular untuk bisa membeli gas. Hal ini pun membuat arus lalu lintas di sekitar tersendat.&#13;
&#13;
1. Kata Masyarakat&#13;
&#13;
Seorang Ibu Rumah Tangga Biah mengaku, telah keliling mencari gas melon bersubsidi di sejumlah tempat. Dirinya pun rela antre supaya bisa memasak imbas gas habis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah keliling tiga tempat akhirnya ke sini dikasih tahu teman tadi baru ini antrenya panjang,&amp;quot; ujar Buah saat ditemui di Sukmajaya, Depok, Selasa (4/2).&#13;
&#13;
&amp;quot;Pusing saya gas habis semalam (paginya) bingung mau masak. (Kalau sampai bulan Ramadhan). Antre lagi bisa batal puasa ini kita kerjaan ditinggal bukan antre gas saja ya,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
2. Kritisi Kebijakan Pemerintah&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Biah sambil menenteng gas melon berwarna hijau mengkritisi kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian ESDM yang melarang pengecer menjual gas melon. Ia pun menyinggung tagline dari Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat Pilpres 2024 silam &amp;#39;Oke Gas&amp;#39;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oke gas mantap kan ini (antre gas), tahun lalu kita oke gas sekarang betul-betul oke gas, gas habis,&amp;quot; ucapnya dengan nada tinggi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Biah menyebut rakyat Indonesia menderita akibat kelangkaan gas melon tersebut di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa ini merdeka? Rakyat menderita, rakyat kecil ini biasa masak pagi pagi gak ada gas,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Menanggapi kelangkaan gas 3 Kg di sejumlah wilayah, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Nasbi memastikan pengecer bisa kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (Kg) mulai hari ini. Hal ini sesuai instruksi Presiden Prabowo yang meminta pengecer tetap menjual gas elpiji subsidi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini para pengecer bisa kembali berjualan agar tidak terjadi kesulitan akses elpiji di masyarakat,&amp;quot; kata Hasan dalam keterangannya, Selasa (4/2/2025).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
