<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketum Kadin: Ekonomi China Melambat, India dan Indonesia Jadi Sorotan Dunia</title><description>Anindya Novyan Bakrie menyatakan bahwa India dan Indonesia menjadi sorotan dunia setelah ekonomi China mengalami perlambatan. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110618/ketum-kadin-ekonomi-china-melambat-india-dan-indonesia-jadi-sorotan-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110618/ketum-kadin-ekonomi-china-melambat-india-dan-indonesia-jadi-sorotan-dunia"/><item><title>Ketum Kadin: Ekonomi China Melambat, India dan Indonesia Jadi Sorotan Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110618/ketum-kadin-ekonomi-china-melambat-india-dan-indonesia-jadi-sorotan-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/04/320/3110618/ketum-kadin-ekonomi-china-melambat-india-dan-indonesia-jadi-sorotan-dunia</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2025 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110618/ketum_kadin-dAyF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum Kadin Anindya soal Ekonomi RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/04/320/3110618/ketum_kadin-dAyF_large.jpg</image><title>Ketum Kadin Anindya soal Ekonomi RI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menyatakan bahwa India dan Indonesia menjadi sorotan dunia setelah ekonomi China mengalami perlambatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Hal Ini karena kedua negara diprediksi akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dunia.&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;Indonesia Berhasil Menarik Perhatian&#13;
&#13;
&#13;
Anindya menceritakan saat kunjungannya ke Davos, Swiss baru-baru ini, India juga Indonesia berhasil menarik perhatian dan menjadi pembahasan hangat.&#13;
&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan, mengingat pertumbuhan ekonomi China dan Amerika Serikat yang saat ini berada di bawah rata-rata dunia, India dan Indonesia dinilai dapat menjadi penopang ekonomi baru yang mampu mendukung pertumbuhan pada tahun 2025 dan dalam beberapa tahun ke depan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi mereka (dunia) mencari growth story baru. China melambat, Amerika lebih cepat tapi masih di bawah rata-rata dunia, sekitar 2,2%, dunia kan 3%. India dan Indonesia sama-sama di atas 5%. Jadi mereka berpikir ini bisa jadi penopang pertumbuhan di dunia,&amp;quot; ungkapnya di Jakarta, Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;Indonesia telah memiliki target&#13;
&#13;
&#13;
Lebih jauh Anindya mengungkapkan bahwa Indonesia sendiri sebenarnya telah memiliki target untuk bisa tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia. Saat ini Indonesia tengah berupaya untuk tidak hanya bisa sekedar tumbuh, tapi juga bisa tumbuh dengan dengan inklusivitas.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ketika mengatakan optimis, optimisnya tentunya sangat hati-hati. Tapi dunia mengharapkan Indonesia yang maju. Dan saya rasa itu bagus untuk kita memanfaatkan peluang,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menyatakan bahwa India dan Indonesia menjadi sorotan dunia setelah ekonomi China mengalami perlambatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Hal Ini karena kedua negara diprediksi akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dunia.&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;Indonesia Berhasil Menarik Perhatian&#13;
&#13;
&#13;
Anindya menceritakan saat kunjungannya ke Davos, Swiss baru-baru ini, India juga Indonesia berhasil menarik perhatian dan menjadi pembahasan hangat.&#13;
&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan, mengingat pertumbuhan ekonomi China dan Amerika Serikat yang saat ini berada di bawah rata-rata dunia, India dan Indonesia dinilai dapat menjadi penopang ekonomi baru yang mampu mendukung pertumbuhan pada tahun 2025 dan dalam beberapa tahun ke depan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi mereka (dunia) mencari growth story baru. China melambat, Amerika lebih cepat tapi masih di bawah rata-rata dunia, sekitar 2,2%, dunia kan 3%. India dan Indonesia sama-sama di atas 5%. Jadi mereka berpikir ini bisa jadi penopang pertumbuhan di dunia,&amp;quot; ungkapnya di Jakarta, Selasa (4/2/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;Indonesia telah memiliki target&#13;
&#13;
&#13;
Lebih jauh Anindya mengungkapkan bahwa Indonesia sendiri sebenarnya telah memiliki target untuk bisa tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia. Saat ini Indonesia tengah berupaya untuk tidak hanya bisa sekedar tumbuh, tapi juga bisa tumbuh dengan dengan inklusivitas.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ketika mengatakan optimis, optimisnya tentunya sangat hati-hati. Tapi dunia mengharapkan Indonesia yang maju. Dan saya rasa itu bagus untuk kita memanfaatkan peluang,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
