<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Beli Gas LPG 3 Kg Tak Lagi Susah, Zulhas Minta Ibu-Ibu Ucap Terima Kasih Prabowo</title><description>Zulhas meminta para ibu-ibu untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto soal kebijakan LPG 3 kilogram (kg).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/05/320/3110866/beli-gas-lpg-3-kg-tak-lagi-susah-zulhas-minta-ibu-ibu-ucap-terima-kasih-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/05/320/3110866/beli-gas-lpg-3-kg-tak-lagi-susah-zulhas-minta-ibu-ibu-ucap-terima-kasih-prabowo"/><item><title> Beli Gas LPG 3 Kg Tak Lagi Susah, Zulhas Minta Ibu-Ibu Ucap Terima Kasih Prabowo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/05/320/3110866/beli-gas-lpg-3-kg-tak-lagi-susah-zulhas-minta-ibu-ibu-ucap-terima-kasih-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/05/320/3110866/beli-gas-lpg-3-kg-tak-lagi-susah-zulhas-minta-ibu-ibu-ucap-terima-kasih-prabowo</guid><pubDate>Rabu 05 Februari 2025 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/05/320/3110866/zulhas_dan_prabowo-Blae_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Beli Gas LPG 3 Kg Tak Lagi Susah, Zulhas Minta Ibu-Ibu Ucap Terima Kasih Prabowo (Foto: Dokumentasi/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/05/320/3110866/zulhas_dan_prabowo-Blae_large.jpg</image><title> Beli Gas LPG 3 Kg Tak Lagi Susah, Zulhas Minta Ibu-Ibu Ucap Terima Kasih Prabowo (Foto: Dokumentasi/Ist)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta para ibu-ibu untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto soal kebijakan LPG 3 kilogram (kg). Sebab, kini LPG 3 kg kembali boleh dijual di pengecer dan membuat masyarakat tidak lagi kesusahan dan antre panjang membeli LPG 3 kg di pangkalan.&#13;
&#13;
Penjualan LPG 3 kg sudah kembali normal setelah adanya perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto sejak Selasa 4 Februari 2025.&#13;
&#13;
1. Distribusi LPG 3 Kg Lancar&#13;
&#13;
Zulhas mengatakan bahwa distribusi gas LPG 3 kilogram sudah lancar dan kembali seperti semula, memberikan kenyamanan bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi alhamdulillah gas (LPG 3 kg) sudah lancar, kembali normal, setelah ada perintah Bapak Presiden, dikembalikan seperti semula,&amp;quot; kata Zulhas di sela meninjau harga sejumlah komoditas pangan dan gas LPG 3 kg di Pasar Klender, Jakarta Timur, Rabu (5/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ibu-Ibu Ucap Terima Kasih ke Prabowo&#13;
&#13;
Zulhas menambahkan bahwa ibu-ibu di Pasar Klender mengucapkan terima kasih atas kebijakan yang memungkinkan mereka membeli gas kapan saja tanpa kendala.&#13;
&#13;
Menurutnya, keputusan Presiden tersebut mengakhiri kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi sebelumnya dan mengembalikan stabilitas pasokan di pasaran.&#13;
&#13;
Dengan normalisasi pasokan LPG, diharapkan masyarakat dapat memperoleh gas dengan harga wajar dan menghindari potensi kelangkaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gas (LPG 3 kg) tadi sudah enggak ada masalah, tadi ibu-ibu menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden, telah mengembalikan, boleh lagi mereka mengambil gas kapan saja,&amp;quot; ucap Zulhas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Instruksi Prabowo soal LPG 3 Kg&#13;
&#13;
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan kembali pengecer berjualan LPG 3 kg pada Selasa 4 Februari 2025.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad setelah berkomunikasi dengan Presiden pada Senin (3/2) malam terkait dengan perubahan pola distribusi gas subsidi 3 kg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah komunikasi dengan Presiden, Presiden kemudian menginstruksikan kepada ESDM untuk per hari ini, mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa,&amp;quot; kata Dasco kepada wartawan sebelum menghadiri Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta dilansir Antara.&#13;
&#13;
Kementerian ESDM bersama Pertamina kemudian melakukan tata kelola para pengecer LPG 3 kg statusnya kini diubah menjadi sub-pangkalan sehingga dapat kembali berjualan kebutuhan rumah tangga tersebut.&#13;
&#13;
Sub-pangkalan dinilai menjadi solusi untuk mengatur distribusi LPG 3 kg bisa dijual dengan harga yang tepat ke masyarakat sesuai juga dengan pemberian subsidi dari Pemerintah.&#13;
&#13;
Kebijakan itu diambil setelah sebelumnya aturan mengenai pelarangan pengecer menjual LPG 3 kg diberlakukan dan penjualan gas tersebut hanya boleh dilakukan di pangkalan pada 1 Februari 2025.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta para ibu-ibu untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto soal kebijakan LPG 3 kilogram (kg). Sebab, kini LPG 3 kg kembali boleh dijual di pengecer dan membuat masyarakat tidak lagi kesusahan dan antre panjang membeli LPG 3 kg di pangkalan.&#13;
&#13;
Penjualan LPG 3 kg sudah kembali normal setelah adanya perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto sejak Selasa 4 Februari 2025.&#13;
&#13;
1. Distribusi LPG 3 Kg Lancar&#13;
&#13;
Zulhas mengatakan bahwa distribusi gas LPG 3 kilogram sudah lancar dan kembali seperti semula, memberikan kenyamanan bagi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi alhamdulillah gas (LPG 3 kg) sudah lancar, kembali normal, setelah ada perintah Bapak Presiden, dikembalikan seperti semula,&amp;quot; kata Zulhas di sela meninjau harga sejumlah komoditas pangan dan gas LPG 3 kg di Pasar Klender, Jakarta Timur, Rabu (5/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Ibu-Ibu Ucap Terima Kasih ke Prabowo&#13;
&#13;
Zulhas menambahkan bahwa ibu-ibu di Pasar Klender mengucapkan terima kasih atas kebijakan yang memungkinkan mereka membeli gas kapan saja tanpa kendala.&#13;
&#13;
Menurutnya, keputusan Presiden tersebut mengakhiri kelangkaan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi sebelumnya dan mengembalikan stabilitas pasokan di pasaran.&#13;
&#13;
Dengan normalisasi pasokan LPG, diharapkan masyarakat dapat memperoleh gas dengan harga wajar dan menghindari potensi kelangkaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gas (LPG 3 kg) tadi sudah enggak ada masalah, tadi ibu-ibu menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden, telah mengembalikan, boleh lagi mereka mengambil gas kapan saja,&amp;quot; ucap Zulhas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Instruksi Prabowo soal LPG 3 Kg&#13;
&#13;
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan kembali pengecer berjualan LPG 3 kg pada Selasa 4 Februari 2025.&#13;
&#13;
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad setelah berkomunikasi dengan Presiden pada Senin (3/2) malam terkait dengan perubahan pola distribusi gas subsidi 3 kg.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah komunikasi dengan Presiden, Presiden kemudian menginstruksikan kepada ESDM untuk per hari ini, mengaktifkan kembali pengecer-pengecer yang ada untuk berjualan seperti biasa,&amp;quot; kata Dasco kepada wartawan sebelum menghadiri Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta dilansir Antara.&#13;
&#13;
Kementerian ESDM bersama Pertamina kemudian melakukan tata kelola para pengecer LPG 3 kg statusnya kini diubah menjadi sub-pangkalan sehingga dapat kembali berjualan kebutuhan rumah tangga tersebut.&#13;
&#13;
Sub-pangkalan dinilai menjadi solusi untuk mengatur distribusi LPG 3 kg bisa dijual dengan harga yang tepat ke masyarakat sesuai juga dengan pemberian subsidi dari Pemerintah.&#13;
&#13;
Kebijakan itu diambil setelah sebelumnya aturan mengenai pelarangan pengecer menjual LPG 3 kg diberlakukan dan penjualan gas tersebut hanya boleh dilakukan di pangkalan pada 1 Februari 2025.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
