<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sri Mulyani Beri Sinyal Gaji ke-13 dan 14 PNS 2025 Tetap Cair meski Anggaran Dipotong</title><description>Sri Mulyani Indrawati memberi sinyal bahwa gaji ke-13 dan 14 (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) termasuk PNS tetap cair.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/06/320/3111344/sri-mulyani-beri-sinyal-gaji-ke-13-dan-14-pns-2025-tetap-cair-meski-anggaran-dipotong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/06/320/3111344/sri-mulyani-beri-sinyal-gaji-ke-13-dan-14-pns-2025-tetap-cair-meski-anggaran-dipotong"/><item><title> Sri Mulyani Beri Sinyal Gaji ke-13 dan 14 PNS 2025 Tetap Cair meski Anggaran Dipotong</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/06/320/3111344/sri-mulyani-beri-sinyal-gaji-ke-13-dan-14-pns-2025-tetap-cair-meski-anggaran-dipotong</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/06/320/3111344/sri-mulyani-beri-sinyal-gaji-ke-13-dan-14-pns-2025-tetap-cair-meski-anggaran-dipotong</guid><pubDate>Kamis 06 Februari 2025 17:59 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/06/320/3111344/sri_mulyani-C2jB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Sri Mulyani Beri Sinyal Gaji ke-13 dan 14 PNS 2025 Tetap Cair meski Anggaran Dipotong (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/06/320/3111344/sri_mulyani-C2jB_large.jpg</image><title> Sri Mulyani Beri Sinyal Gaji ke-13 dan 14 PNS 2025 Tetap Cair meski Anggaran Dipotong (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi sinyal bahwa gaji ke-13 dan 14 (tunjangan hari raya/THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) termasuk PNS tetap cair.&#13;
&#13;
Sri Mulyani telah menyiapkan anggaran untuk gaji ke-13 dan 14 bagi ASN. Namun, dirinya. tak merinci besarannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti tunggu saja ya,&amp;quot; kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (6/2/2025).&#13;
&#13;
Sri Mulyani menambahkan, proses persiapan gaji 13 dan 14 tetap berlanjut. Menkeu meminta publik untuk menunggu pengumuman lebih lanjut soal perkembangan gaji ke-13 dan 14 bagi ASN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Prosesnya ya diproses saja. (Gaji ke-13 dan 14 PNS akan tetap cair?) Insya Allah,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait isu penghapusan THR dan gaji ke-13 bagi ASN.&#13;
&#13;
Airlangga mengatakan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja Yassierli untuk membahas isu tersebut. Namun dirinya tidak menjelaskan lebih lanjut terkait skema atau aturan yang tengah disiapkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin saya sudah berbicara dengan Menteri Ketenagakerjaan. Menteri ketenagakerjaan juga akan mempersiapkan,&amp;quot; kata Airlangga kemarin.&#13;
&#13;
Selanjutnya ketika ditanya soal kejelasan gaji ke-13 bagi ASN, ia enggan berkomentar dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ranah menteri keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu tanyanya ke menteri keuangan, persiapan sudah ada ya,&amp;quot; ujarnya dilansir Antara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun media sosial akhir-akhir ini dihebohkan dengan kabar bahwa pemerintah berencana untuk menghapus THR dan gaji ke-13 ASN di tahun 2025.&#13;
&#13;
Hal itu menyambung arahan efisiensi anggaran APBN 2025 dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025.&#13;
&#13;
Prabowo meminta anggaran pemerintah pada APBN dan APBD TA 2025 dipangkas sebesar Rp306,69 triliun. Rinciannya, anggaran K/L diminta untuk diefisiensikan sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah (TKD) Rp50,59 triliun.&#13;
&#13;
Kemudian, lewat suratnya, Sri Mulyani menetapkan 16 pos belanja yang perlu dipangkas anggarannya dengan persentase bervariasi, mulai dari 10 persen hingga 90 persen.&#13;
&#13;
Dalam surat itu, juga disebutkan bahwa rencana efisiensi itu tidak termasuk belanja pegawai dan bantuan sosial.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi sinyal bahwa gaji ke-13 dan 14 (tunjangan hari raya/THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) termasuk PNS tetap cair.&#13;
&#13;
Sri Mulyani telah menyiapkan anggaran untuk gaji ke-13 dan 14 bagi ASN. Namun, dirinya. tak merinci besarannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti tunggu saja ya,&amp;quot; kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (6/2/2025).&#13;
&#13;
Sri Mulyani menambahkan, proses persiapan gaji 13 dan 14 tetap berlanjut. Menkeu meminta publik untuk menunggu pengumuman lebih lanjut soal perkembangan gaji ke-13 dan 14 bagi ASN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Prosesnya ya diproses saja. (Gaji ke-13 dan 14 PNS akan tetap cair?) Insya Allah,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait isu penghapusan THR dan gaji ke-13 bagi ASN.&#13;
&#13;
Airlangga mengatakan bahwa pihaknya telah bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja Yassierli untuk membahas isu tersebut. Namun dirinya tidak menjelaskan lebih lanjut terkait skema atau aturan yang tengah disiapkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemarin saya sudah berbicara dengan Menteri Ketenagakerjaan. Menteri ketenagakerjaan juga akan mempersiapkan,&amp;quot; kata Airlangga kemarin.&#13;
&#13;
Selanjutnya ketika ditanya soal kejelasan gaji ke-13 bagi ASN, ia enggan berkomentar dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ranah menteri keuangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya itu tanyanya ke menteri keuangan, persiapan sudah ada ya,&amp;quot; ujarnya dilansir Antara.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun media sosial akhir-akhir ini dihebohkan dengan kabar bahwa pemerintah berencana untuk menghapus THR dan gaji ke-13 ASN di tahun 2025.&#13;
&#13;
Hal itu menyambung arahan efisiensi anggaran APBN 2025 dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025.&#13;
&#13;
Prabowo meminta anggaran pemerintah pada APBN dan APBD TA 2025 dipangkas sebesar Rp306,69 triliun. Rinciannya, anggaran K/L diminta untuk diefisiensikan sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah (TKD) Rp50,59 triliun.&#13;
&#13;
Kemudian, lewat suratnya, Sri Mulyani menetapkan 16 pos belanja yang perlu dipangkas anggarannya dengan persentase bervariasi, mulai dari 10 persen hingga 90 persen.&#13;
&#13;
Dalam surat itu, juga disebutkan bahwa rencana efisiensi itu tidak termasuk belanja pegawai dan bantuan sosial.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
