<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Anjlok 5,16%, Kapitalisasi Pasar Turun Rp724 Triliun</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja perdagangan saham yang cukup variatif pada pekan yang berakhir pada 7 Februari 2025.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/08/278/3111862/ihsg-sepekan-anjlok-5-16-kapitalisasi-pasar-turun-rp724-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/08/278/3111862/ihsg-sepekan-anjlok-5-16-kapitalisasi-pasar-turun-rp724-triliun"/><item><title>IHSG Sepekan Anjlok 5,16%, Kapitalisasi Pasar Turun Rp724 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/08/278/3111862/ihsg-sepekan-anjlok-5-16-kapitalisasi-pasar-turun-rp724-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/08/278/3111862/ihsg-sepekan-anjlok-5-16-kapitalisasi-pasar-turun-rp724-triliun</guid><pubDate>Sabtu 08 Februari 2025 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/08/278/3111862/ihsg-xje2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan Anjlok 5,16%, Kapitalisasi Pasar Turun Rp724 Triliun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/08/278/3111862/ihsg-xje2_large.jpg</image><title>IHSG Sepekan Anjlok 5,16%, Kapitalisasi Pasar Turun Rp724 Triliun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja perdagangan saham yang cukup variatif pada pekan yang berakhir pada 7 Februari 2025. Saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh lebih dari 5%, justru terjadi peningkatan atas rata-rata volume dan frekuensi transaksi.&#13;
Tekanan terhadap market berimbas terhadap kapitalisasi pasar yang turun Rp724 triliun, dari Rp12.319 triliun menjadi Rp11.595 triliun dalam sepekan terakhir, demikian menurut data BEI, Sabtu (8/2/2025).&#13;
&#13;
1. IHSG Anjlok&#13;
&#13;
IHSG mengalami koreksi cukup dalam sebesar 5,16%. Indeks komposit yang pada pekan lalu masih berada di level 7.109,196, kini harus terkoreksi ke posisi 6.752,576.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Transaksi Bursa&#13;
&#13;
Dalam catatan BEI, rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini mengalami lonjakan sebesar 26,60% menjadi 20,75 miliar lembar saham, dibandingkan 16,39 miliar lembar pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
Kenaikan ini juga sejalan dengan peningkatan rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 13,06%, mencapai 1,31 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,16 juta kali transaksi.&amp;nbsp;&#13;
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian turut mengalami kenaikan sebesar 7,22% menjadi Rp12,08 triliun, dari Rp11,27 triliun pada pekan sebelumnya.&#13;
&#13;
3. Aksi Jual&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pelemahan ini mencerminkan meningkatnya aksi jual yang dilakukan oleh pelaku pasar, terutama investor asing yang masih melakukan aksi net sell.&#13;
Investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp3,8 triliun dalam sepekan. Alhasil angka ini mengakumulasi net sell asing sepanjang 2025 senilai Rp7,52 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja perdagangan saham yang cukup variatif pada pekan yang berakhir pada 7 Februari 2025. Saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh lebih dari 5%, justru terjadi peningkatan atas rata-rata volume dan frekuensi transaksi.&#13;
Tekanan terhadap market berimbas terhadap kapitalisasi pasar yang turun Rp724 triliun, dari Rp12.319 triliun menjadi Rp11.595 triliun dalam sepekan terakhir, demikian menurut data BEI, Sabtu (8/2/2025).&#13;
&#13;
1. IHSG Anjlok&#13;
&#13;
IHSG mengalami koreksi cukup dalam sebesar 5,16%. Indeks komposit yang pada pekan lalu masih berada di level 7.109,196, kini harus terkoreksi ke posisi 6.752,576.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Transaksi Bursa&#13;
&#13;
Dalam catatan BEI, rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini mengalami lonjakan sebesar 26,60% menjadi 20,75 miliar lembar saham, dibandingkan 16,39 miliar lembar pada pekan sebelumnya.&amp;nbsp;&#13;
Kenaikan ini juga sejalan dengan peningkatan rata-rata frekuensi transaksi harian sebesar 13,06%, mencapai 1,31 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,16 juta kali transaksi.&amp;nbsp;&#13;
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian turut mengalami kenaikan sebesar 7,22% menjadi Rp12,08 triliun, dari Rp11,27 triliun pada pekan sebelumnya.&#13;
&#13;
3. Aksi Jual&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pelemahan ini mencerminkan meningkatnya aksi jual yang dilakukan oleh pelaku pasar, terutama investor asing yang masih melakukan aksi net sell.&#13;
Investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp3,8 triliun dalam sepekan. Alhasil angka ini mengakumulasi net sell asing sepanjang 2025 senilai Rp7,52 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
