<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Penyumbang Ekonomi, Ini Cara Efisiensi Bisnis Pertambangan di Tengah Gejolak Harga Komoditas</title><description>Efisiensi sektor pertambangan di tengah gejolak harga komoditas.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/10/278/3112371/penyumbang-ekonomi-ini-cara-efisiensi-bisnis-pertambangan-di-tengah-gejolak-harga-komoditas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/10/278/3112371/penyumbang-ekonomi-ini-cara-efisiensi-bisnis-pertambangan-di-tengah-gejolak-harga-komoditas"/><item><title> Penyumbang Ekonomi, Ini Cara Efisiensi Bisnis Pertambangan di Tengah Gejolak Harga Komoditas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/10/278/3112371/penyumbang-ekonomi-ini-cara-efisiensi-bisnis-pertambangan-di-tengah-gejolak-harga-komoditas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/10/278/3112371/penyumbang-ekonomi-ini-cara-efisiensi-bisnis-pertambangan-di-tengah-gejolak-harga-komoditas</guid><pubDate>Senin 10 Februari 2025 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/10/278/3112371/pertambangan-3aly_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg"> Penyumbang Ekonomi, Ini Cara Efisiensi Bisnis Pertambangan di Tengah Gejolak Harga Komoditas </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/10/278/3112371/pertambangan-3aly_large.jpeg</image><title> Penyumbang Ekonomi, Ini Cara Efisiensi Bisnis Pertambangan di Tengah Gejolak Harga Komoditas </title></images><description>JAKARTA - Efisiensi sektor pertambangan di tengah gejolak harga komoditas. Saat ini sektor pertambangan masih menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia.&#13;
&#13;
Dalam data BPS, lima sektor terbesar yakni industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan mampu memberikan kontribusi 63,9% terhadap PDB 2024.&#13;
&#13;
Melihat kondisi ini, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) optimistis dapat terus berkontribusi memenuhi kebutuhan alat berat di berbagai industri di Indonesia, khususnya sektor pertambangan melalui ekskavator Hitachi ZX490LC-7G serta dump truck Foton 6x4.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meskipun berbagai dinamika bisnis bermunculan terkait harga komoditas, stabilitas politik dan ekonomi, serta berbagai isu lainnya, Hexindo tetap yakin meraih pangsa pasar dengan menawarkan beragam produk dan layanan terbaik,&amp;rdquo; kata Direktur Penjualan HEXA Dwi Swasono dalam keterangannya, Jakarta, Senin (10/2/2025).&#13;
&#13;
1. Kinerja Hexindo Adiperkasa&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perihal kinerja, HEXA membukukan laba tahun berjalan sebesar USD21,19 juta atau Rp348,32 miliar sepanjang April&amp;ndash;Desember 2024. Angka itu turun 51,7 persen secara dari periode yang sama sebelumnya yang sebesar USD43,85 juta atau Rp721,06 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pendapatan HEXA juga tercatat turun sepanjang April&amp;ndash;Desember 2024 yaitu sebesar USD369,23 juta atau Rp6,07 triliun, turun 22,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar USD478,27 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Alat Berat Topang Bisnis Pertambangan&#13;
&#13;
Dalam rangkaian seri Zaxis-7G, salah satu yang menjadi primadona industri pertambangan adalah ZX490LC-7G yang memiliki engine rated power 296kW- (397HP), meningkat dibandingkan seri sebelumnya yaitu 235kW-, bobot operasional 47,900 kg dan jajaran kapasitas bucket yang telah ditingkatkan dari yang semula 3.20 m3 menjadi 3.40 m3.&#13;
&#13;
Dwi menjelaskan, unit ini didukung sistem hidrolik terbaru HIOS-V sehingga mampu meningkatkan produktivitas maupun efisiensi konsumsi bahan. Kontrol hidrolik yang efisien memungkinkan pergerakan front attachment yang lebih cepat dan lancar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kontrol pompa hidrolik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kerja unit pun mampu mengurangi konsumsi bahan bakar dan penurunan biaya operasional. Dibandingkan seri ZX470LC-5G, lanjut Dwi, penurunan konsumsi bahan bakar 14 persen (PWR mode), 24 persen (ECO Mode) dan 2 persen (HP Mode).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain itu, perawatan ekskavator ZX490LC-7G juga tergolong mudah dan sederhana untuk memastikan performa unit dapat terus terjaga dengan baik,&amp;rdquo; ujar Dwi.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, ekskavator Hitachi ZX490LC-7G dapat bersanding dengan dump truck Foton 6x4 untuk kebutuhan operasional bisnis pertambangan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Efisiensi sektor pertambangan di tengah gejolak harga komoditas. Saat ini sektor pertambangan masih menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia.&#13;
&#13;
Dalam data BPS, lima sektor terbesar yakni industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan pertambangan mampu memberikan kontribusi 63,9% terhadap PDB 2024.&#13;
&#13;
Melihat kondisi ini, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) optimistis dapat terus berkontribusi memenuhi kebutuhan alat berat di berbagai industri di Indonesia, khususnya sektor pertambangan melalui ekskavator Hitachi ZX490LC-7G serta dump truck Foton 6x4.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meskipun berbagai dinamika bisnis bermunculan terkait harga komoditas, stabilitas politik dan ekonomi, serta berbagai isu lainnya, Hexindo tetap yakin meraih pangsa pasar dengan menawarkan beragam produk dan layanan terbaik,&amp;rdquo; kata Direktur Penjualan HEXA Dwi Swasono dalam keterangannya, Jakarta, Senin (10/2/2025).&#13;
&#13;
1. Kinerja Hexindo Adiperkasa&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perihal kinerja, HEXA membukukan laba tahun berjalan sebesar USD21,19 juta atau Rp348,32 miliar sepanjang April&amp;ndash;Desember 2024. Angka itu turun 51,7 persen secara dari periode yang sama sebelumnya yang sebesar USD43,85 juta atau Rp721,06 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pendapatan HEXA juga tercatat turun sepanjang April&amp;ndash;Desember 2024 yaitu sebesar USD369,23 juta atau Rp6,07 triliun, turun 22,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar USD478,27 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Alat Berat Topang Bisnis Pertambangan&#13;
&#13;
Dalam rangkaian seri Zaxis-7G, salah satu yang menjadi primadona industri pertambangan adalah ZX490LC-7G yang memiliki engine rated power 296kW- (397HP), meningkat dibandingkan seri sebelumnya yaitu 235kW-, bobot operasional 47,900 kg dan jajaran kapasitas bucket yang telah ditingkatkan dari yang semula 3.20 m3 menjadi 3.40 m3.&#13;
&#13;
Dwi menjelaskan, unit ini didukung sistem hidrolik terbaru HIOS-V sehingga mampu meningkatkan produktivitas maupun efisiensi konsumsi bahan. Kontrol hidrolik yang efisien memungkinkan pergerakan front attachment yang lebih cepat dan lancar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kontrol pompa hidrolik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kerja unit pun mampu mengurangi konsumsi bahan bakar dan penurunan biaya operasional. Dibandingkan seri ZX470LC-5G, lanjut Dwi, penurunan konsumsi bahan bakar 14 persen (PWR mode), 24 persen (ECO Mode) dan 2 persen (HP Mode).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selain itu, perawatan ekskavator ZX490LC-7G juga tergolong mudah dan sederhana untuk memastikan performa unit dapat terus terjaga dengan baik,&amp;rdquo; ujar Dwi.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, ekskavator Hitachi ZX490LC-7G dapat bersanding dengan dump truck Foton 6x4 untuk kebutuhan operasional bisnis pertambangan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
