<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Waspadai Investor Asing Angkat Kaki dan IHSG Makin Jatuh</title><description>BEI mengambil sikap waspada menyusul  aksi jual bersih dari investor asing.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/11/278/3112799/bei-waspadai-investor-asing-angkat-kaki-dan-ihsg-makin-jatuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/11/278/3112799/bei-waspadai-investor-asing-angkat-kaki-dan-ihsg-makin-jatuh"/><item><title>BEI Waspadai Investor Asing Angkat Kaki dan IHSG Makin Jatuh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/11/278/3112799/bei-waspadai-investor-asing-angkat-kaki-dan-ihsg-makin-jatuh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/11/278/3112799/bei-waspadai-investor-asing-angkat-kaki-dan-ihsg-makin-jatuh</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2025 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/11/278/3112799/bei-PFxn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI Waspada soal Investor Asing Angkat Kaki (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/11/278/3112799/bei-PFxn_large.jpg</image><title>BEI Waspada soal Investor Asing Angkat Kaki (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil sikap waspada menyusul &amp;nbsp;aksi jual bersih dari investor asing, hingga koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;Tekanan Jual dari Investor Asing&#13;
&#13;
&#13;
Dalam beberapa waktu terakhir, tekanan jual dari investor asing bernilai triliunan cukup masif terjadi di bursa, demikian juga IHSG anjlok hingga 7,65 persen dalam sepekan.&#13;
&#13;
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan pihaknya masih optimis melihat kondisi market, tetapi mewaspadai dinamika pasar khususnya di market global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus tetap optimis, tetapi juga waspada. Yang saya takutkan bukan domestik, melainkan kondisi global,&amp;quot; kata Iman saat ditemui di Seminar OJK Unlocking Potential Financial Derivative Development, Selasa (12/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
2. BEI Soroti Tekanan Utama&#13;
&#13;
&#13;
Secara khusus, Iman menyoroti tekanan utama berasal dari sentimen eksternal, terutama kebijakan moneter Amerika Serikat yang mendorong aliran modal keluar dari negara berkembang ke aset-aset yang lebih aman alias fly to quality.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi artinya kita musti mewaspadai semuanya, Karena impact-nya juga. Apalagi kan US, itu fly to quality,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. IHSG Menunjukkan Peningkatan&#13;
&#13;
&#13;
Meski IHSG tertekan, aktivitas perdagangan justru menunjukkan peningkatan. Hingga sepekan lalu, nilai transaksi bursa menembus Rp12,08 triliun, alias naik 7,22 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau dilihat, transaksi kita naik. Itu artinya banyak yang jualin,&amp;rdquo; tambah Iman mempertegas outflow asing.&#13;
&#13;
&#13;
4. Perhatian Utama BEI&#13;
&#13;
&#13;
Tren capital outflow ini menjadi perhatian utama BEI, mengingat investor asing memiliki peran besar dalam stabilitas pasar modal domestik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Data mencatat, aliran modal keluar (outflow) mencapai Rp3,8 triliun sepanjang pekan lalu. Angka ini berlanjut hingga Senin (10/2) senilai Rp921 miliar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya lebih takut asingnya,&amp;rdquo; tegas Iman.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil sikap waspada menyusul &amp;nbsp;aksi jual bersih dari investor asing, hingga koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
1.&amp;nbsp;Tekanan Jual dari Investor Asing&#13;
&#13;
&#13;
Dalam beberapa waktu terakhir, tekanan jual dari investor asing bernilai triliunan cukup masif terjadi di bursa, demikian juga IHSG anjlok hingga 7,65 persen dalam sepekan.&#13;
&#13;
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menegaskan pihaknya masih optimis melihat kondisi market, tetapi mewaspadai dinamika pasar khususnya di market global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus tetap optimis, tetapi juga waspada. Yang saya takutkan bukan domestik, melainkan kondisi global,&amp;quot; kata Iman saat ditemui di Seminar OJK Unlocking Potential Financial Derivative Development, Selasa (12/2/2025).&#13;
&#13;
&#13;
2. BEI Soroti Tekanan Utama&#13;
&#13;
&#13;
Secara khusus, Iman menyoroti tekanan utama berasal dari sentimen eksternal, terutama kebijakan moneter Amerika Serikat yang mendorong aliran modal keluar dari negara berkembang ke aset-aset yang lebih aman alias fly to quality.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi artinya kita musti mewaspadai semuanya, Karena impact-nya juga. Apalagi kan US, itu fly to quality,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. IHSG Menunjukkan Peningkatan&#13;
&#13;
&#13;
Meski IHSG tertekan, aktivitas perdagangan justru menunjukkan peningkatan. Hingga sepekan lalu, nilai transaksi bursa menembus Rp12,08 triliun, alias naik 7,22 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau dilihat, transaksi kita naik. Itu artinya banyak yang jualin,&amp;rdquo; tambah Iman mempertegas outflow asing.&#13;
&#13;
&#13;
4. Perhatian Utama BEI&#13;
&#13;
&#13;
Tren capital outflow ini menjadi perhatian utama BEI, mengingat investor asing memiliki peran besar dalam stabilitas pasar modal domestik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Data mencatat, aliran modal keluar (outflow) mencapai Rp3,8 triliun sepanjang pekan lalu. Angka ini berlanjut hingga Senin (10/2) senilai Rp921 miliar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya lebih takut asingnya,&amp;rdquo; tegas Iman.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
