<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramai #KaburAjaDulu, Menaker: Kesempatan Kerja di Luar Negeri Memang Ada</title><description>Ramai tagar #KaburAjaDulu di media sosial sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/17/320/3114546/ramai-kaburajadulu-menaker-kesempatan-kerja-di-luar-negeri-memang-ada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/17/320/3114546/ramai-kaburajadulu-menaker-kesempatan-kerja-di-luar-negeri-memang-ada"/><item><title>Ramai #KaburAjaDulu, Menaker: Kesempatan Kerja di Luar Negeri Memang Ada</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/17/320/3114546/ramai-kaburajadulu-menaker-kesempatan-kerja-di-luar-negeri-memang-ada</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/17/320/3114546/ramai-kaburajadulu-menaker-kesempatan-kerja-di-luar-negeri-memang-ada</guid><pubDate>Senin 17 Februari 2025 11:20 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/17/320/3114546/menaker-dPRa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ramai #KaburAjaDulu, Menaker: Kesempatan Kerja di Luar Negeri Memang Ada (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/17/320/3114546/menaker-dPRa_large.jpg</image><title>Ramai #KaburAjaDulu, Menaker: Kesempatan Kerja di Luar Negeri Memang Ada (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ramai tagar #KaburAjaDulu di media sosial sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli merespons ramainya tagar #KaburAjaDulu di media sosial. Tagar tersebut merupakan ajakan ramai-ramai meninggalkan Indonesia untuk bekerja ke luar negeri dan viral di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanggapannya, ya itu apa ya ini kan netizen terkait dengan kabur aja, memang di satu sisi saya lihat kesempatan kerja di luar memang ada ya,&amp;quot; kata Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2025).&#13;
&#13;
1. Peluang Kerja di Luar Negeri&#13;
&#13;
Yassierli menekankan bahwa tagar tersebut bukan seruan untuk kabur dari Indonesia. Melainkan, katanya, dorongan untuk meningkatkan skill ke luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi semangatnya bukan kabur sebenarnya, jadi kalau memang ingin untuk meningkatkan skill dan ada peluang kerja di luar negeri. Kemudian, kembali ke Indonesia bisa membangun negeri ya tidak masalah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tantangan Pemerintah&#13;
&#13;
Meski begitu, kata Yassierli, menjadi tantangan bagi pemerintah untuk membuat lapangan kerja yang lebih baik agar tidak ada seruan kabur atau pindah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi, ini tantangan buat kita kalau memang itu adalah terkait dengan aspirasi mereka. Ayok pemerintah create better jobs itu yang kemudian menjadi catatan kami dan concern kami,&amp;quot; ungkapnya&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ramai tagar #KaburAjaDulu di media sosial sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli merespons ramainya tagar #KaburAjaDulu di media sosial. Tagar tersebut merupakan ajakan ramai-ramai meninggalkan Indonesia untuk bekerja ke luar negeri dan viral di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanggapannya, ya itu apa ya ini kan netizen terkait dengan kabur aja, memang di satu sisi saya lihat kesempatan kerja di luar memang ada ya,&amp;quot; kata Yassierli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2025).&#13;
&#13;
1. Peluang Kerja di Luar Negeri&#13;
&#13;
Yassierli menekankan bahwa tagar tersebut bukan seruan untuk kabur dari Indonesia. Melainkan, katanya, dorongan untuk meningkatkan skill ke luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi semangatnya bukan kabur sebenarnya, jadi kalau memang ingin untuk meningkatkan skill dan ada peluang kerja di luar negeri. Kemudian, kembali ke Indonesia bisa membangun negeri ya tidak masalah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tantangan Pemerintah&#13;
&#13;
Meski begitu, kata Yassierli, menjadi tantangan bagi pemerintah untuk membuat lapangan kerja yang lebih baik agar tidak ada seruan kabur atau pindah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi, ini tantangan buat kita kalau memang itu adalah terkait dengan aspirasi mereka. Ayok pemerintah create better jobs itu yang kemudian menjadi catatan kami dan concern kami,&amp;quot; ungkapnya&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
