<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Gembok Saham Wijaya Karya (WIKA), Gagal Lunasi Surat Utang</title><description>BEI melakukan suspensi terhadap saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) pada sesi pertama, Selasa (18/2/2025).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/18/278/3114872/bei-gembok-saham-wijaya-karya-wika-gagal-lunasi-surat-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2025/02/18/278/3114872/bei-gembok-saham-wijaya-karya-wika-gagal-lunasi-surat-utang"/><item><title>BEI Gembok Saham Wijaya Karya (WIKA), Gagal Lunasi Surat Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2025/02/18/278/3114872/bei-gembok-saham-wijaya-karya-wika-gagal-lunasi-surat-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2025/02/18/278/3114872/bei-gembok-saham-wijaya-karya-wika-gagal-lunasi-surat-utang</guid><pubDate>Selasa 18 Februari 2025 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/18/278/3114872/bei-brRg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI Gembok Saham WIKA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/18/278/3114872/bei-brRg_large.jpg</image><title>BEI Gembok Saham WIKA (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi terhadap saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) pada sesi pertama, Selasa (18/2/2025).&#13;
&#13;
1. Saham WIKA Tek Bergerak&#13;
&#13;
Pantauan market, saham WIKA tak bergerak sejak bel pembukaan. Pada sesi terakhir Senin (17/2/2025), saham WIKA sempat naik 3,55 persen ke Rp204, beranjak naik ke level psikologis.&#13;
&#13;
Pergerakan awal pekan kemarin terhitung membawa saham WIKA menyentuh level tertinggi dalam sepekan terakhir.&#13;
&#13;
Ini berlangsung seiring reli pada 12-13 Februari lalu, sehingga secara akumulatif (berdasarkan data IDXMobile), saham WIKA terapresiasi 11,48 persen dalam seminggu terakhir.&#13;
&#13;
2. Gagal Bayar Pelunasan Utang&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan adanya gembok terhadap saham entitas BUMN Karya ini. Pasalnya, ini berlangsung setelah WIKA mengumumkan telah gagal membayar pelunasan dua instrumen surat utang tepat pada Senin malam (17/2).&#13;
&#13;
WIKA gagal melunasi Obligasi Berkelanjutan II WIKA Tahap II Tahun 2022 Seri A (WIKA02ACN2) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II WIKA Tahap II Tahun 2022 Seri A (SMWIKA02ACN2).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ini diketahui sehubungan belum efektifnya dana pelunasan pokok dari penerbit efek (WIKA) di rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai waktu yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bersama ini kami informasikan bahwa pembayaran pelunasan pokok kepada pemegang obligasi dan sukuk melalui Pemegang Rekening yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2025 ditunda,&amp;rdquo; tulis KSEI dalam pengumuman.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi terhadap saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) pada sesi pertama, Selasa (18/2/2025).&#13;
&#13;
1. Saham WIKA Tek Bergerak&#13;
&#13;
Pantauan market, saham WIKA tak bergerak sejak bel pembukaan. Pada sesi terakhir Senin (17/2/2025), saham WIKA sempat naik 3,55 persen ke Rp204, beranjak naik ke level psikologis.&#13;
&#13;
Pergerakan awal pekan kemarin terhitung membawa saham WIKA menyentuh level tertinggi dalam sepekan terakhir.&#13;
&#13;
Ini berlangsung seiring reli pada 12-13 Februari lalu, sehingga secara akumulatif (berdasarkan data IDXMobile), saham WIKA terapresiasi 11,48 persen dalam seminggu terakhir.&#13;
&#13;
2. Gagal Bayar Pelunasan Utang&#13;
&#13;
Bukan tanpa alasan adanya gembok terhadap saham entitas BUMN Karya ini. Pasalnya, ini berlangsung setelah WIKA mengumumkan telah gagal membayar pelunasan dua instrumen surat utang tepat pada Senin malam (17/2).&#13;
&#13;
WIKA gagal melunasi Obligasi Berkelanjutan II WIKA Tahap II Tahun 2022 Seri A (WIKA02ACN2) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II WIKA Tahap II Tahun 2022 Seri A (SMWIKA02ACN2).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ini diketahui sehubungan belum efektifnya dana pelunasan pokok dari penerbit efek (WIKA) di rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai waktu yang telah ditentukan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bersama ini kami informasikan bahwa pembayaran pelunasan pokok kepada pemegang obligasi dan sukuk melalui Pemegang Rekening yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2025 ditunda,&amp;rdquo; tulis KSEI dalam pengumuman.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
